{"id":14802,"date":"2023-02-22T01:24:59","date_gmt":"2023-02-21T18:24:59","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14802"},"modified":"2023-02-23T09:26:59","modified_gmt":"2023-02-23T02:26:59","slug":"pemanfaatan-popok-bayi-diapers-menjadi-pupuk-tanaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pemanfaatan-popok-bayi-diapers-menjadi-pupuk-tanaman\/","title":{"rendered":"Pemanfaatan Popok Bayi (Diapers) menjadi Pupuk Tanaman"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-14803 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-225x300.jpg 225w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-768x1024.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-1535x2048.jpg 1535w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-scaled.jpg 1919w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Popok bayi atau diapers merupakan salah satu limbah yang kerap kali menjadi masalah pada lingkungan. Berdasarkan faktanya, diapers baru dapat terurai pada waktu 100 tahun. Di berbagai wilayah Indonesia khususnya yang sering terkena banjir, limbah diapers ini seringkali terbawa arus hingga sampai ke perumahan warga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mongabay pada tahun 2017 melaporkan bahwa diapers merupakan penyumbang limbah terbesar kedua di laut yaitu sekitar 21 %. Berdasarkan hal ini, diapers merupakan salah satu masalah yang cukup serius terkait dampak yang ditimbulkan pada lingkungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengetahui-lebih-jauh-mengenai-pupuk-za-amonium-sulfat\/\">Mengetahui Lebih Jauh Mengenai Pupuk ZA (Amonium Sulfat)<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sifat dari diapers yang dapat menyerap cairan ternyata bisa dimanfaatkan menjadi pupuk lho, Irwan Budianto (28) , warga Desa Sambirejo, Kecamatan Geger, Madiun, menemukan cara mengubah diapers menjadi pupuk. Irwan sendiri mengatakan bahwa diapers dapat langsung dijadikan sebagai media tanam. Diapers sendiri mengandung unsur ammonia yang didapat dari air seni, namun ammonia sendiri dapat merusak tanaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian hal yang dilakukan Irwan selanjutnya yaitu memisahkan gel yang terdapat pada diapers yang kemudian dicampur dengan MOL (Mikroorganisme Lokal), untuk MOL sendiri bisa dengan mudah didapatkan melalui took \u2013 took pertanian atau bisa juga dibuat sendiri. Irwan juga menjelaskan bahwa ia membuat MOL sendiri melalui campuran keong, air kelapa, air tebu dan juga air cucian beras, yang kemudian dicampur dengan gel dari diaper dan dilakukan fermentasi selama 10 \u2013 14 hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 80px;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/hemat-penggunaan-pupuk-dengan-sabut-kelapa\/\">Hemat Penggunaan Pupuk dengan Sabut Kelapa<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah fermentasi selesai gel diapers dapat digunakans sebagai media tanam dan air hasil fermentasi digunakan menjadi pupuk. \u201cKalau biasanya pemberian pupuk dua pekan sekali, ini dapat tiga pekan sekali\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-14804 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-200x300.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-200x300.jpg 200w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-683x1024.jpg 683w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-768x1152.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-1024x1536.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-1365x2048.jpg 1365w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-2_Diapers-scaled.jpg 1707w\" sizes=\"(max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah sukses memanfaatkan limbah popok bayi tersebut, Irwan memberitahukan kepada keluarga dan juga para masyarakat di daerahnya tinggal. Ia juga berharap hal ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi limbah popok bayi (diapers).<\/span><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di .<\/p>\n<p>Sumber :<\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/zerowaste.id\/minim-sampah-rumah-tangga\/mengurangi-sampah-popok-mengolahnya-menjadi-pupuk\/<\/li>\n<li>https:\/\/regional.kompas.com\/read\/2020\/10\/28\/21070691\/popok-bayi-ternyata-bisa-dimanfaatkan-jadi-pupuk-tanaman-ini-caranya?page=all<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber gambar : unsplash.com<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Popok bayi atau diapers merupakan salah satu limbah yang kerap kali menjadi masalah pada lingkungan. Berdasarkan faktanya, diapers baru dapat terurai pada waktu 100 tahun. Di berbagai wilayah Indonesia khususnya&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14803,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,70,19,1],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Gambar-1_Diapers-scaled.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14802"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14802"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14805,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14802\/revisions\/14805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}