{"id":14921,"date":"2023-12-16T14:24:16","date_gmt":"2023-12-16T07:24:16","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14921"},"modified":"2023-12-16T11:37:51","modified_gmt":"2023-12-16T04:37:51","slug":"5-cara-budidaya-tanaman-buah-manga-di-dalam-pot-agar-cepat-berbuah-dengan-lebat-tanpa-kenal-musim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-cara-budidaya-tanaman-buah-manga-di-dalam-pot-agar-cepat-berbuah-dengan-lebat-tanpa-kenal-musim\/","title":{"rendered":"5 Cara Budidaya Tanaman Buah manga di dalam Pot Agar Cepat berbuah dengan Lebat, Tanpa Kenal Musim"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-14922\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-768x512.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/delicious-raw-mango-fruit-tree-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanaman buah manga dapat dijumpai baik di kota maupun desa. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanaman yang satu ini memang sudah sangat familiar dengan masyarakat Indonesia, disetiap sudut desa daerah selalu rendah bertemu dengan tanaman manga. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanaman ini sangat terkenal dengan ketahanan terhadap penyakit dan cukup rajin berbuah dan dapat mudah berbuah, bahkan diluar musim. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pada umumnya tanaman ini dapat hidup hingga lebih dari 100 tahun. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pohon manga berbentuk seperti membayar, dengan buah yang dihasilkan berukuran relatif besar dengan bentuk bulat hingga lonjong\/memanjang. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Bijinya besar gepeng yang diliputi daging tebal dan lunak. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Buah yang matang ada yang berwarna kuning, merah hingga hijau kebiruan serta aroma yang sangat harum. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Rasa daging buahnya masam hingga manis. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tergantung dengan jenis dan varietasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanaman yang memiliki nama latin <\/span><\/span><em><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Magnifera Indica L<\/span><\/span><\/em><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\"> . <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">ini dapat tumbuh dengan optimal pada dataran rendah dengan ketinggian &lt; 600 m di atas permukaan air laut. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanaman ini dapat mencapai tinggi hingga lebih dari 5 meter jika dibudidayakan di lahan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Jika dibudiayakan dengan optimal tanaman buah manga dapat berbuah pada 3-4 tahun, namun jika dibudidayakan dalam pot akan berbuah pada umur 2-3 tahun. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Beberapa varietas tanaman unggulan buah manga yang layak untuk dibudiayakan baik dilahan maupun pot antara lain: manga golek, manga arumanis, manga manalagi, manga apel, manga chokanan, manga Irwin, mangga haden, dan gedong gincu.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Bagi pecinta tanaman buah mangga, saat ini tanaman yang memiliki daging buah yang tebal dan rasa manis ini ternyata dapat dibudidayakan di pot juga lo. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Jadi kali ini, kami akan membagikan tips buat kalian yang ingin menanam mangga walaupun memiliki lahan yang sempit.<\/span><\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Berikut ini Tips Cerdas dalam Budidaya Tanaman buah mangga di dalam Pot agar rajin berbuah:<\/span><\/span><\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Bibit Pemilihan<\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam rangka budidaya sebaiknya memilih pot sebaiknya memilih sifat genjah atau bibit yang mudah berbuah, hal ini bertujuan agar anda tidak terlalu lama menunggul tanaman mangga anda berbuah, adapun jenis mangga yang bersifat genjah seperti: mangga chokonan, mangga arumanis dan mangga manalagi. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Selain itu, pilihlah bibit mangga yang berasal dari cangkok dan okulasi.<\/span><\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pemilihan Media Tanam<\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam budidaya mangga didalam pot sebaiknya memilih media tanam yang memiliki tekstur remah, gembur, agak berbutir dan tentunya kaya akan unsur hara dan juga keropos, usahakan media tanam memiliki berat yang cukup ringan, hal ini bertujuan memudahkan anda jika hendak dipindahkan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Selain itu, media juga harus bebas dari hama dan penyakit.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Media tanam yang sering dipakai untuk tanaman mangga yang akan ditanam dalam pot yaitu dengan perbandingan Tanah: Pupuk kandang: Sekam = 2 : 0 : 1 : 1. Bibit tanaman buah yang baik digunakan untuk tabulampot mangga adalah bibit yang diperoleh dari hasil okulasi dan cangkok .<\/span><\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tahap Penamanan Bibit<\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Berikut tahapan dalam menanam mangga didalam pot:<\/span><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Siapkan bibit, pilihlah bibit dengan tinggi antara 50-70 cm dan diameter batang 1 \u2013 1,5 cm, warna abtang hijau tua coklat, serta bentuk batang lurus dan tidak bercabang, warna hijau mengkilap dan telah membentuk tigal flush dan berumur enam bulan atau lebih.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Siapkan pot dengan diameter 60 yang memiliki lubang dasar sebagai tempat keluarnya air siraman.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Masukkan potongan batu bata atau genteng ke dasar pot dengan ketinggian sekitar 5 cm agar media tanam tidak dibawa bersama air siraman.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Isikan media tanam ke dalam pot hingga mendekati bibir pot<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Lepaskan polybag dengan cara digunting, lalu ditarik perlahan-lahan agar tanaman tidak rusak. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tanah ayang menempel pada akar tetap dibiarkan masuk ke dalam pot.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Masukkan bibit tanaman buah mangga ke dalam pot, kemudian atur posisi hingga tepat. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tutup bagian yang kosong dengan campuran media tanam hingga mendekati bibir pot.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">lakukan penyiraman media tanaman sehingga memadat secara alami<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Biarkan tabulampot hingga berada ditempat yang teduh hingga muncul tunas \u2013tunas<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">baru, kemudian pindahkan ke bagian halaman yang terkena sinar matahari langsung.<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tahap Perawatan<\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-14923\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/mangga.jpg\" alt=\"\" width=\"260\" height=\"194\" \/><\/p>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Agar tanaman mangga bisa berbuah dengan optimal tanaman harus mendapatkan perawatan intensif yang meliputi penyiraman, penyiranan, penggemburan dan pemupukan.<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">penyiraman<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Sebaiknyua penyiraman dilakukan secara teratur setiap hari, terutama awal penanaman dan musim kemarau. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Setelah agak dewasa penyiraman dilakukan tiga kali dalam seminggu. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Penyiraman hingga media tanam basah, tetapi tidak menggenang dengan penggunaan gembor atau spingkler agar siraman air dapat merata dan tidak merusak tanaman.<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Penyiangan dan penggemburan<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Penyiangan dilakukan saat penggemburan dan pemupukan. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Gulma dicabut dengan menggunakan cangkul atau tangan.<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pemangkasan<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pemangkasan tanaman dilakukan saat tanaman setinggi 70-80 cm.<\/span><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pemupukan<\/span><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Adapun pemupukan dilakukan dalam 6 bulan sekali dengan pupuk kandang. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Penggunaanya untuk penanaman di pot sebanyak lima kg per pot. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dan untuk pupuk kimia dilakukan pada saat umur satu bulan setelah tanam dengan komposisi 25: 7:7 dengan konsentrasi 10g\/liter air dan pada umur 3 bulan berikan pupuk mutiara dengan komposisi 16:16:16 dengan kosentrasi 10g\/liter air<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Tahap panen<\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"vertical-align: inherit;\"><span style=\"vertical-align: inherit;\">Masa berbuah tanaman mangga berbeda-beda, jika tanaman mangga berasal dari hasil cangkok biasanya akan berbuah pada umur 4 tahun, sedangkan mangga akan berbuah pada 3-4 tahun. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Pada panen pertama buah mungkin akan sedikitnya 10-15 buah. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Produksi buah akan bertambah seiring pertambahan umur. <\/span><span style=\"vertical-align: inherit;\">Dalam memanen sebaiknya dilakukan pada sore hari dengan menggunakan pisau.<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir?\u00a0Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0\u00a0<\/span><strong><\/strong><span>\u00a0.<\/span><\/p>\n<p><span>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru?\u00a0Langsung saja klik di\u00a0\u00a0<\/span><strong><\/strong><span>\u00a0.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman buah manga dapat dijumpai baik di kota maupun desa. Tanaman yang satu ini memang sudah sangat familiar dengan masyarakat Indonesia, disetiap sudut desa daerah selalu rendah bertemu dengan tanaman&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,2370,4,70],"tags":[],"featured_image_src":null,"author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14921"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14921"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14925,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14921\/revisions\/14925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}