{"id":14998,"date":"2023-05-08T19:42:02","date_gmt":"2023-05-08T12:42:02","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14998"},"modified":"2023-05-08T19:42:02","modified_gmt":"2023-05-08T12:42:02","slug":"mengenal-pepaya-jepang-dan-manfaatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengenal-pepaya-jepang-dan-manfaatnya\/","title":{"rendered":"Mengenal Pepaya Jepang dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah sobat PTD mengenal tanaman pepaya Jepang? Tanaman ini saat ini cukup menjadi tren. Selain disebut pepaya Jepang, masyarakat juga menyebutnya chaya. Tanaman ini dikenal memiliki pucuknya yang enak dimakan. Tanaman ini memiliki batang yang kecil dan batang yang runcing seperti daun pepaya, namun warnanya lebih gelap. Tanaman ini disebut pepaya karena daunnya, padahal secara kekerabatan lebih dekat dengan singkong. Cara menanamnya pun mudah dengan stek batang, seperti menanam singkong dengan menancapkan batang keras pada tanah dengan kondisi yang baik.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15001 \" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"389\" height=\"389\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1-150x150.jpg 150w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1-768x768.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cara-menanam-pepaya-jepang-1.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 389px) 100vw, 389px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber gambar: Toko Tanaman<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun disebut pepaya Jepang, sebenarnya tanaman ini tidak berasal dari Jepang, melainkan dari Semenanjung Yucan, Meksiko. Selain enak dimakan, tanaman pepaya juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Berikut ini beberapa manfaat pepaya Jepang:<\/span><\/p>\n<p><b>Mencegah Anemia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daun pepaya mengandung zat besi yang tinggi yang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah. Bahkan kandungan zat besinya lebih tinggi daripada bayam. Dalam 100 gram pepaya Jepang mengandung 11,4 mg zat besi, sedangkan 100 gram bayam mengandung 3,5 mg zat besi, Bahkan kandungan zat besi dalam pepaya Jepang lebih dari dua kali kandungan zat besi dalam bayam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Zat besi ini berperan dalam membentuk sel darah merah, mencegah anemia, dan membantu meningkatkan konsentrasi.<\/span><\/p>\n<p><b>Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengandung zat besi yang tinggi, daun pepaya Jepang juga mengandung vitamin C. Setiap 100 gram daun pepaya Jepang mengandung 165 mg vitamin C. Vitamin C dikenal berperan dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Selain membantu meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C juga berperan dalam membantu pembentukan pembuluh darah, pembentukan tulang rawan dan kolagen pada tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Berperan dalam Pembentukan Otot<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya protein didapat dari mengkonsumsi sumber hewani, meskipun ada sayuran yang mengandung protein, namun tidak banyak. Pepaya Jepang merupakan salah satu sayuran yang mengandung protein, dalam 100 gram daun pepaya Jepang mengandung 5,7 gram protein. Manfaat protein antara lain membantu pembentukan otot dan memperkuat jaringan tubuh, dan membuat kenyang lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15002 \" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/2360072359-300x200.png\" alt=\"\" width=\"449\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/2360072359-300x200.png 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/2360072359.png 750w\" sizes=\"(max-width: 449px) 100vw, 449px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber gambar: Berita Sukoharjo<\/p>\n<p><b>Berperan dalam Meningkatkan Kesehatan Tulang<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengandung zat besi, vitamin C, dan protein, daun pepaya Jepang juga mengandung 199 mg kalsium. Daun pepaya Jepang juga memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan jantung, dan menjaga syaraf berfungsi dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><b>Dimanfaatkan Sebagai Obat Tradisional<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Journal of Medicinal Plants Research, terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa daun pepaya Jepang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional karena memiliki sifat antioksidan, antidiabetes, dan hepatoprotektif. Hepatoprotektif sendiri merupakan senyawa yang mempunyai efek teurapetik dalam mengobati penyakit liver.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah sobat PTD, selain mudah dibudidayakan ternyata pepaya Jepang juga memiliki segudang manfaat ya? Kita akan membahas mengenai budidaya\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>https:\/\/www.simulasikredit.com\/daun-pepaya-jepang-superfood-dari-suku-maya\/<\/p>\n<p>https:\/\/hellosehat.com\/nutrisi\/fakta-gizi\/manfaat-daun-pepaya-jepang\/<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah sobat PTD mengenal tanaman pepaya Jepang? Tanaman ini saat ini cukup menjadi tren. Selain disebut pepaya Jepang, masyarakat juga menyebutnya chaya. Tanaman ini dikenal memiliki pucuknya yang enak dimakan.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15003,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[2370],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Untitled-design-2023-05-08T204124.311.png","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14998"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15005,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14998\/revisions\/15005"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15003"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}