{"id":15031,"date":"2023-05-12T14:18:51","date_gmt":"2023-05-12T07:18:51","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=15031"},"modified":"2023-05-12T14:18:51","modified_gmt":"2023-05-12T07:18:51","slug":"ingin-menanam-jeruk-dekopon-ikuti-langkah-berikut-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ingin-menanam-jeruk-dekopon-ikuti-langkah-berikut-ini\/","title":{"rendered":"Ingin Menanam Jeruk Dekopon? Ikuti Langkah Berikut Ini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeruk dekopon merupakan jeruk yang berasal dari Jepang dan memiliki rasa manis serta tidak memiliki biji. Kelebihan lainnya adalah ukurannya yang besar. Jeruk dekopon juga merupakan tanaman yang cepat berbuah. Baik ditanam di dataran rendah atau di dataran tinggi, namun karena sebenarnya buah ini sebaiknya ditanam di dataran tinggi, ukuran buahnya tidak akan sebesar jika ditanam di dataran tinggi.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15033 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Jeruk-Dekopon-2.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Jeruk-Dekopon-2.jpg 640w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Jeruk-Dekopon-2-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber gambar: Bibit Online<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sobat PTD ingin menanam jeruk dekopon, simak langkah berikut:<\/span><\/p>\n<p><b>Siapkan Bibit<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bibit merupakan salah satu faktor yang penting dalam membudidayakan semua tanaman. Jika ingin mendapatkan hasil panen yang baik, tentunya sobat juga harus memulai dengan bibit yang baik. Oleh sebab itu, pilihlah bibit dengan kualitas yang baik. Gunakan bibit vegetatif seperti dari okulasi dan cangkok agar mendapatkan hasil yang sama dengan induknya. Sehingga hasilnya dapat diprediksi, selain itu dengan bibit vegetatif tanaman juga lebih cepat berbuah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Siapkan Lubang Tanam<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lubang tanam merupakan salah satu faktor terpenting dalam budidaya jeruk dekopon, lubang tanam sangat berpengaruh dalam perkembangan awal bibit dekopon. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x50 cm. Semakin besar lubang tanam, akan semakin baik karena semakin besar lubang tanam, cadangan makanan juga semakin banyak. Sangat penggalian, pisahkan \u00be bagian atas tanah dan \u00bc bagian di bagian bawahnya. Campur \u00be tahan galian bagian atas dengan kotoran kambing yang sudah difermentasi dengan perbandingan 1:1.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah dicampur dengan rata, biarkan selama sekitar 1 bulan dan lubang tanam siap ditanami.\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara sisa tanah di \u00bc bagian bawah akan digunakan untuk penutup atas setelah penanaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-15034 \" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/WhatsApp-Image-2023-05-12-at-15.17.48-1024x632.jpeg\" alt=\"\" width=\"825\" height=\"509\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/WhatsApp-Image-2023-05-12-at-15.17.48-1024x632.jpeg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/WhatsApp-Image-2023-05-12-at-15.17.48-300x185.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/WhatsApp-Image-2023-05-12-at-15.17.48-768x474.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/WhatsApp-Image-2023-05-12-at-15.17.48.jpeg 1087w\" sizes=\"(max-width: 825px) 100vw, 825px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber gambar: Upworthy<\/p>\n<p><b>Penanaman<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Letakkan bibit di tengah-tengah lubang tanam, lakukanlah dengan hati-hati agar tidak rusak serta tanaman tidak stres. Aturlah peletakan sedemikian rupa agar tanaman tidak miring, setelah dimasukkan, timbunlah dengan media tanam yang tersisa sampai pangkal batang. Kemudian buat gundukan pada pangkal batang tanaman agar lebih tinggi dari permukaan tanah agar saat musim hujan tidak mudah tergenang. Hindari air yang menggenang untuk mencegah pembusukan akar.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian padatkan tanah dan pastikan tertopang dengan kuat. Kemudian siramlah dengan air untuk mempertahankan kelembaban. Mengenai waktu penanaman, sebaiknya lakukan pada pagi atau sore hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah sobat PTD, itu tadi langkah-langkah bagaimana menanam jeruk dekopon. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga berhasil!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kampustani.com\/cara-menanam-jeruk-dekopon\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.kampustani.com\/cara-menanam-jeruk-dekopon\/<\/span><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jeruk dekopon merupakan jeruk yang berasal dari Jepang dan memiliki rasa manis serta tidak memiliki biji. Kelebihan lainnya adalah ukurannya yang besar. Jeruk dekopon juga merupakan tanaman yang cepat berbuah.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15032,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1345,2370],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Untitled-design-2023-05-12T151649.602.png","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15031"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15031"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15031\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15035,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15031\/revisions\/15035"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15032"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}