{"id":1565,"date":"2023-05-17T17:01:54","date_gmt":"2023-05-17T10:01:54","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=1565"},"modified":"2023-05-17T16:00:34","modified_gmt":"2023-05-17T09:00:34","slug":"komoditas-pertanian-berpotensi-diekspor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/komoditas-pertanian-berpotensi-diekspor\/","title":{"rendered":"13 Komoditas Pertanian yang Berpotensi Diekspor"},"content":{"rendered":"<p>Pertanian di Indonesia seakan tidak bisa dipisahkan dari\u00a0kehidupan masyarakat sehari-hari. Produk-produk pertanian,\u00a0selain telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat,\u00a0juga merupakan potensi yang besar bagi Indonesia. Ditambah lagi,\u00a0Indonesia terletak di jalur kathulistiwa sehingga hampir seluruh tanaman ada di Indonesia sepanjang tahun.<\/p>\n<p>Ada pepatah yang mengatakan bahwa negara yang kuat adalah negara yang memiliki ketahanan pangan yang kuat. Jika kuat ketahanan\u00a0pangannya,\u00a0maka kuat juga sektor yang lain. Namun,\u00a0jika lemah pangannya,\u00a0maka lemah juga sektor yang lain.<\/p>\n<p>Oleh karena itu,\u00a0tentu ketahanan pangan didapatkan\u00a0dari hasil pertanian yang baik dan optimal. Jika kita telah maksimal dalam bidang pertanian maka ketahanan pangan yang baik akan dicapai, bahkan bukan tidak mungkin bisa untuk ekspor ke luar negeri.<\/p>\n<p>Seperti yang kita ketahui,\u00a0sektor pertanian merupakan sektor pokok bagi kemajuan Indonesia, seharusnya ini dapat membawa dampak yang positif\u00a0bagi para petani sehingga petani lebih\u00a0sejahtera. Namun,\u00a0menurut Badan Pusat Statistik 2018,\u00a048,7% penduduk miskin yang ada di Indonesia adalah petani.<\/p>\n<p>Petani miskin disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yakni rendahnya tingkat harga jual hasil pertanian, dan\u00a0ditambah kualitas hasil tani yang hanya memenuhi pasar lokal sehingga pendapatan petani cenderung rendah.<\/p>\n<p>Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani adalah\u00a0dengan melakukan ekspor hasil-hasil pertanian. Bagi para petani,\u00a0untuk melakukan ekspor,\u00a0tentu memiliki banyak persyaratan dan kualifikasi khusus. Namun,\u00a0secara garis besar,\u00a0berikut adalah komoditi pertanian yang berpotensi untuk diekspor ke luar negeri.<\/p>\n<p>Dilihat dari perkembangan ekspor di Indonesia, produk ekspor Indonesia didominasi oleh ekspor non-migas (BPS). Pada ekspor non-migas,\u00a0terdiri dari pertanian, hasil pengolahan\u00a0dan pertambangan lainnya.<\/p>\n<h2>Komoditas tanaman semusim, tanaman hias, dan tanaman tahunan<\/h2>\n<h4>1. Sayur-sayuran dan buah-buahan<\/h4>\n<p>Banyak sayuran yang diekspor ke luar negeri seperti kubis, sawi, bunga kol dan 77 jenis sayuran lainnya, sedangkan buah yang diekspor antara lain kelapa, manggis, pisang,\u00a0dan ada 176 jenis buah lainnya.<\/p>\n<p>Indonesia untuk komoditas sayur dan buah telah mengekspor ke 29 negara dan China, Jepang,\u00a0dan Malaysia menjadi 3\u00a0negara terbesar yang mengimpor buah pisang dari Indonesia (Kementan).<\/p>\n<h4>2. Tembakau<\/h4>\n<p>Ada beberapa Negara yang masih sering mengimpor tembakau dari Indonesia, tercatat pada BPS,\u00a0seperti Amerika, Srilanka, Belgia, Belanda,\u00a0dan Republik Dominika.<\/p>\n<p>Amerika Serikat mengimpor 2.827,3 ton tembakau, Srilanka mengimpor 1.086 ton, Belgia mengimpor 992,7 ton, Belanda mengimpor 871,8 ton, dan Republik Dominika mengimpor 753,3 ton pada tahun 2017 silam. <em><i>(okezone.com)<\/i><\/em><\/p>\n<p><strong>Baca: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tidak-disangka-ternyata-tembakau-memiliki-dampak-positif\/\"><strong>Tidak Disangka, Ternyata Tembakau Memiliki Dampak Positif<\/strong><\/a><\/p>\n<h4>3. Kopi<\/h4>\n<p>Pada tahun 2017,\u00a0Indonesia mengekspor kopi, baik jenis Arabika maupun Robusta sebanyak sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Ekspor kopi ke Amerika 63.237,6 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Jerman 44.739,6 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Jepang 29.503 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Malaysia 41.394,1 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Italia 38.102,9 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Rusia 36.920,3 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Belgia 13.156,2 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Mesir 24.039,6 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Inggris 21.937,5 ton,<\/li>\n<li>Ekspor kopi ke Kanada 4.173,9 ton.<\/li>\n<\/ol>\n<p><em><i>(Indonesia dalam angka. BPS \u00a02018)<\/i><\/em><\/p>\n<h4>4. Tanaman obat aromatik dan rempah-rempah<\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-1566 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/Tanaman-Aromatik-Komoditi-Pertanian-yang-Berpotensi-Diekspor.jpg\" alt=\"Tanaman Aromatik, Komoditas Pertanian yang Berpotensi Diekspor\" width=\"1297\" height=\"810\" \/><\/p>\n<p>Tanaman obat yang biasa diekspor Indonesia seperti jahe, kunyit, minyak atsiri, lada, vanili, kayu manis, pala, dan cengkeh.<\/p>\n<p>Beberapa negara pengimpor tanaman obat aromatik dan rempah-rempah dari Indonesia antara lain Pakistan, Thailand, Amerika Serikat, India, Vietnam, Singapura, Belanda, China, Bangladesh, Jerman,\u00a0dan negara-negara lainnya.<\/p>\n<h4>5. Lada hitam<\/h4>\n<p>Negara yang mengimpor lada hitam dari Indonesia seperti Vietnam, Amerika, India, Perancis, China, Jerman, Belanda, Singapura, Italia, Srilanka, dan lainnya.<\/p>\n<h4>6. Tanaman hias<\/h4>\n<p>Indonesia kaya akan komoditas tanaman hias, ada 173 jenis tanaman hias yang tumbuh di Indonesia. Bunga tilansia, Bunga Sain Polia, Aglonema, Caloncoe diekspor ke Eropa seperti Belanda, Italia, Denmark,\u00a0dan Jerman<\/p>\n<h2><b><\/b>Komoditas perikanan tangkap, perikanan budidaya, dan peternakan<\/h2>\n<h4>1. Ikan segar\/dingin hasil tangkap<\/h4>\n<p>Ikan segar\/dingin yang diekspor semakin tahun semakin menurun. Data BPS menunjukkan, pada tahun 2017, Indonesia hanya mengekspor 53.982,2 ton\u00a0sedangkan\u00a0pada tahun 2013 mencapai 98 ribu ton.\u00a0(BPS 2018)<\/p>\n<h4>2. Rumput laut dan ganggang lainnya<\/h4>\n<p>Rumput laut dan ganggang juga tersedia banyak di Indonesia. Namun, permintaan pasarnya fluktuatif dan naik turun. Negara dengan tujuan impor paling banyak yaitu\u00a0China dengan total impor rumput laut dan ganggang dari Indonesia sebanyak 148.452 ton pada tahun 2017.<\/p>\n<h4>3. Sarang burung<\/h4>\n<p>Sarang burung tidak terlalu banyak diekspor karena memang ketersediaannya sedikit. Tercatat,\u00a0Indonesia mengekspor 1.286,7 ton pada tahun 2017 dan terus meningkat dari tahun ke tahun<\/p>\n<h2><b><\/b>Komoditas pertanian lainnya<\/h2>\n<h4>1. Gaharu<\/h4>\n<figure id=\"attachment_1567\" aria-describedby=\"caption-attachment-1567\" style=\"width: 768px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-1567\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/Pohon-Gaharu.jpg\" alt=\"Pohon Gaharu\" width=\"768\" height=\"579\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1567\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: satujam.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Indonesia merupakan negara pengekspor kayu gaharu terbesar di dunia dengan daerah penghasil terbesar yakni di Kalimantan Utara.\u00a0Ekspor negara terbesar yakni Timur Tengah dan China. (Kompas.com 2018)<\/p>\n<h4>2. Getah karet dan sejenisnya<\/h4>\n<p>Berdasarkan data BPS,\u00a0volume ekspor karet remah (<em><i>crumb rubber<\/i><\/em>) mencapai 2,49 juta ton dengan nilai 729,2 miliar US$.<\/p>\n<h4>3. Kelapa sawit<\/h4>\n<p>Tanaman kelapa sawit cukup populer di Indonesia, terbukti dari semakin menjamurnya tanaman perkebunan ini. Pada tahun 2017\u00a0lalu,\u00a0seluas 12.538.000 ha ladang sawit ada di Indonesia. Indonesia mengekspor 287.703.000 ton minyak kelapa sawit.\u00a0(BPS.2018)<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/komoditas-pertanian-laris-pasar-internasional\/\"><strong>Wajib Tahu! 6 Komoditas Pertanian yang Laris di Pasar Internasional<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Hanif Nalas Wafi<br \/>\n<\/strong><em>Mahasiswa Universitas Andalas Kampus II, Payakumbuh, Sumatra Barat<\/em><\/p>\n<hr \/>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertanian di Indonesia seakan tidak bisa dipisahkan dari\u00a0kehidupan masyarakat sehari-hari. Produk-produk pertanian,\u00a0selain telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat,\u00a0juga merupakan potensi yang besar bagi Indonesia. Ditambah lagi,\u00a0Indonesia terletak di jalur kathulistiwa&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5199,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[863,4,929],"tags":[65,268,6],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/13-Komoditas-Pertanian-yang-Berpotensi-Diekspor.jpeg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1565"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2781,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1565\/revisions\/2781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}