{"id":1737,"date":"2022-06-26T04:00:19","date_gmt":"2022-06-25T21:00:19","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=1737"},"modified":"2022-06-26T10:30:41","modified_gmt":"2022-06-26T03:30:41","slug":"tips-menerapkan-sistem-mina-padi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-menerapkan-sistem-mina-padi\/","title":{"rendered":"6 Tips Menerapkan Sistem Mina Padi di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Mina padi merupakan perpaduan tanaman padi dan perikanan dalam satu lahan. Mina\u00a0padi\u00a0dapat diterapkan melalui pemanfaatan irigasi sawah dengan melakukan pemeliharaan ikan atau udang pada lahan yang ditanami padi saat usia tertentu. Selain itu,\u00a0mina padi hanya bisa dilakukan pada lahan yang memiliki irigasi baik dan genangan sawah tidak boleh surut secara berlebihan atau bahkan sampai mengering.<\/p>\n<p>Selain keuntungan dari tanaman padi,\u00a0petani juga mendapatkan\u00a0keuntungan dari hasil pembesaran ikan\u00a0sekaligus mengurangi biaya pestisida dan pupuk. Namun,\u00a0penggunaan aliran irigasi lahan tidak boleh tercemari. Nah, terdapat 6 tips yang perlu diketahui untuk menerapkan sistem mina padi di Indonesia, yaitu sebagai berikut.<\/p>\n<h2>Mempersiapkan Lahan Sawah<\/h2>\n<p>Sistem mina padi harus diawali dengan pembuatan lahan sawah, pembuatan drainase sistem pembuangan,\u00a0dan pembuatan jalur irigasi masuk ke lahan sawah. Untuk pengelolaan tanah dan pembajakan,\u00a0bisa dilakukan dengan cara modern yaitu menggunakan traktor\u00a0maupun secara manual. Sebaiknya,\u00a0tanah dibajak agak dalam,\u00a0kurang lebih 60\u00a0cm\u00a0dari pembatas pematang sawah layaknya kolam biasa.<\/p>\n<h2>Sistem Pemupukan<\/h2>\n<p>Pupuk yang diberikan haruslah pupuk organik supaya plankton-plankton bisa berkembangbiak yang akan dijadikan makanan ikan nantinya. Pupuk yang diberikan sebaiknya kotoran ayam\u00a0karena tidak mengandung zat hara yang tinggi.<\/p>\n<p>Pupuk organik diberikan sebanyak 1-2 ton per hektar. Selain kotoran ayam,\u00a0petani juga bisa menggunakan pupuk buatan jenis NPK dengan takaran\u00a0sesuai label. Jika menggunakan pupuk buatan,\u00a0maka petani tidak boleh sampai melewati batas sedikit\u00a0pun dari dosis yang tertera di label karena akan berpengaruh terhadap kehidupan ikan nantinya.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengenal-sistem-mina-padi\/\"><strong>Sistem Mina Padi, Kombinasi Lahan Sawah dengan Budidaya Ikan<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Jenis Ikan dan Padi<\/h2>\n<figure id=\"attachment_1738\" aria-describedby=\"caption-attachment-1738\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-1738\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/Menerapkan-Sistem-Mina-Padi.jpg\" alt=\"Menerapkan Sistem Mina Padi\" width=\"1024\" height=\"758\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1738\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Wikipedia<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Semua jenis padi yang dipilih adalah jenis padi yang tahan terhadap genangan pada awal pertumbuhan tunasnya serta berakar kuat dan lebat. Jenis padi yang cocok untuk sistem mina\u00a0padi adalah jenis ciherang dengan menggunakan 2:1 sampai 4:1 untuk jarak penanaman.<\/p>\n<p>Sedangkan,\u00a0jenis ikan yang dipilih adalah jenis ikan yang pertumbuhannya cepat, tahan terhadap penyakit, banyak diminati konsumen, harga jual yang tinggi,\u00a0dan berwarna cerah. <strong>Tidak semua jenis ikan dapat dibesarkan di lahan tanaman padi<\/strong>. Ikan yang tidak bersifat hidup di dalam lumpur yaitu\u00a0ikan nila, mujair, emas, koi dan lain-lain.<\/p>\n<h2>Penebaran Benih Ikan<\/h2>\n<p>Penebaran benih ikan yang tepat yaitu ketika tanaman padi sudah mencapai 30\u00a0HST (hari setelah tanam)\u00a0atau setelah pemupukan. Jumlah ikan sendiri berjumlah 1000 \u2013 2000 ekor\/ha dan ditebarkan pada sore atau pagi hari.<\/p>\n<p>Pengaturan irigasi keluar masuk air sangat penting. Jika air terlalu tinggi,\u00a0akan berpengaruh terhadap pertumbuhan padi dan jika air terlalu rendah juga,\u00a0akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan. Buatlah desain\u00a0pintu keluar dan masuk air sebaik mungkin dan disertai pemasangan jaring\/kawat.<\/p>\n<h2>Pemeliharaan Ikan dan Pemberian Pupuk Padi<\/h2>\n<p>Ikan diberi makan jarak 3 hari setelah penebaran dan jenis pakan apung diberikan\u00a02 kali sehari yaitu pagi dan sore hari. Pupuk padi sebaiknya diberikan setelah ikan berumur 3 minggu dan menggunakan pupuk organik\u00a0kotoran ayam.<\/p>\n<h2>Pemanenan Sistem Mina Padi<\/h2>\n<p>Pemanenan padi dilakukan setelah 90% tanaman padi menguning dan ikan dipanen 10 hari sebelum padi dipanen. Pemanenan ikan sendiri dapat dilakukan dengan cara mengeringkan lahan sawah dan diberi jaring pada jalur keluar irigasi, bisa juga menggunakan alat penangkap khusus.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/teknologi-peningkatan-produksi-padi\/\"><strong>3 Teknologi Peningkatan Produksi Padi<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Irjaun Naim<\/strong><\/p>\n<hr \/>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Klik di .<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mina padi merupakan perpaduan tanaman padi dan perikanan dalam satu lahan. Mina\u00a0padi\u00a0dapat diterapkan melalui pemanfaatan irigasi sawah dengan melakukan pemeliharaan ikan atau udang pada lahan yang ditanami padi saat usia&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":463,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,843,1],"tags":[322,232,334,46,335,141],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/minapadi.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1737"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1737"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1737\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1788,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1737\/revisions\/1788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}