{"id":1960,"date":"2022-06-15T06:00:42","date_gmt":"2022-06-14T23:00:42","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=1960"},"modified":"2022-06-15T10:23:02","modified_gmt":"2022-06-15T03:23:02","slug":"tips-membudidayakan-tanaman-hias","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-membudidayakan-tanaman-hias\/","title":{"rendered":"5 Tips Mudah Membudidayakan Tanaman Hias"},"content":{"rendered":"<p>Saat ini,\u00a0masyarakat perkotaan sangat sering berhadapan dengan lingkungan luar ruangan yang penuh debu dan polusi lainnya. Bahkan, pertambahan jumlah penduduk dan urbanisasi yang\u00a0terjadi\u00a0setiap tahun mempersempit ruang terbuka hijau yang nyaman untuk bersantai.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, bagi sebagian besar orang\u00a0urban (orang yang tinggal diperkotaan),\u00a0tanaman hias merupakan solusi yang utama dan paling diminati untuk menciptakan ruang terbuka hijau pribadi. Tanaman hias juga banyak digunakan sebagai\u00a0fasilitas publik\u00a0seperti di\u00a0cafe, restoran,\u00a0hingga hotel untuk menarik minat pengunjung untuk menggunakan layanan mereka.<\/p>\n<p>Nah, hal itu merupakan peluang besar yang bisa Anda\u00a0manfaatkan untuk mulai membudidayakan\u00a0tanaman hias. Ketersediaan pasar yang masih luas dan keuntungan yang bisa dihasilkan juga cukup besar. Namun, sebelum kamu mulai budidaya tanaman hias, Anda perlu terlebihan dahulu mengetahui hal-hal berikut ini.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #008000;\">Apa itu tanaman hias?<\/span><\/h2>\n<p>Tanaman hias adalah salah satu pengelompokkan tanaman hortikultura yang berfungsi untuk menambah keindahan lingkungan sekitarnya. Dengan kata lain, setiap jenis tanaman hortikultura yang kita anggap bisa menambah keindahan suatu ruangan atau lingkungan, berarti tanaman tersebut termasuk ke\u00a0dalam jenis tanaman hias, walaupun tanaman itu juga termasuk kedalam tanaman sayuran.<\/p>\n<p>Namun, pada umumnya,\u00a0tanaman hias bunga merupakan tanaman hias yang paling digemari oleh masyarakat\u00a0karena memiliki warna dan kelopak bunga yang sangat beragam dan menarik serta memiliki nilai keindahan tersendiri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-1964 aligncenter\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Membudidayakan-Tanaman-Hias.jpeg\" alt=\"Membudidayakan Tanaman Hias\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><\/p>\n<p>Hal itulah yang menjadikan tanaman hias bunga sering dimanfaatkan sebagai media untuk mempercantik halaman maupun ruangan rumah, sekaligus tempat bersantai menghilangkan penat pekerjaan sehari-hari. Contoh dari tanaman hias bunga yang sering kita temui adalah bunga kamboja, bunga melati, bunga mawar, bunga lily, bunga kertas,\u00a0dan lain sebagainya.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #008000;\">Tips Memulai Membudidayakan Tanaman Hias<\/span><\/h2>\n<p>Membudidayakan\u00a0tanaman hias sering kali mengalami kegagalan bagi petani pemula. Hal ini terjadi karena tidak adanya pengalaman serta\u00a0minimnya pengetahuan dan\u00a0keahlian yang memadai. Maka dari itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk memulai membudidayakan tanaman hias agar mengurangi resiko kegagalan dan bisa laris dijual.<\/p>\n<h3>1. Memilih jenis tanaman hias<\/h3>\n<p>Tanaman hias memiliki masa-masa populer\u00a0sehingga terkadang terdapat tren-tren tanaman hias yang banyak dicari di pasaran. Sebagai contoh, bunga Anthurium sangat laris pada tahun 2000-an. Bahkan,\u00a0harga satu pohon bunga bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun, harga bunga tersebut saat ini tidak terlalu mahal dan sudah banyak di jumpai di pasaran.<\/p>\n<p>Jadi, kamu harus jeli melihat peluang trend bunga yang akan laris di masa mendatang ya. Atau cara yang lain, kamu bisa memanfaatkan sistem pre-<em><i>order<\/i><\/em>, yaitu dengan menerima penawaran terlebih dahulu dari konsumen mengenai jenis bunga yang mereka inginkan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/produksi-bunga-potong-indonesia\/\"><strong>Produksi Bunga Potong di Tanah Air<\/strong><\/a><\/p>\n<h3>2. Memilih bibit<\/h3>\n<p>Pemilihan bibit juga langkah yang penting\u00a0agar tanaman hias yang dihasilkan semakin menarik minat pembeli. Nah, faktor utama dalam pemilihan bibit adalah melihat kuntum bunga indukan yang bagus dan banyak.<\/p>\n<h3>3. Menyiapkan media tanam<\/h3>\n<p>Pastikan kamu menggunakan media tanam yang baru\u00a0untuk mencegah penyakit yang mungkin bisa menjangkit tanaman hias yang akan ditanam. Penambahan pupuk kompos pada media tanam juga sebaiknya dilakukan. Beberapa jenis media tanam yang dapat digunakan antara lain pot, kaleng bekas, botol bekas, kain, dll.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-1962 aligncenter\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Media-Tanam.jpg\" alt=\"Media Tanam\" width=\"1920\" height=\"1280\" \/><\/p>\n<h3>4. Perawatan Tanaman<\/h3>\n<p>Perawatan tanaman perlu dilakukan untuk menghindari tanaman terserang penyakit ataupun mengalami kelayuan. Perawatan tanaman hias yang perlu kamu lakukan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penyiraman<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tanaman hias membutuhkan air secara rutin untuk mencegah kelayuan. Banyaknya\u00a0air yang disiram juga harus disesuaikan dengan masing-msing kebutuhan tanaman. Jangan menyiram terlalu berlebihan ataupun terlalu kekurangan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pemupukan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemupukan perlu dilakukan untuk menjaga tumbuh kembang tanaman hias. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk kompos ataupun pupuk kimia, sesuai dengan kebutuhan tanaman.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pemberian pestisida dan insektisida<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Pestisida berfungsi untuk mencegah rumput liar dan insektsida untuk membasmi hama yang menyerang tanaman. Dengan kata lain, kamu perlu mencegah datangnya penyakit tanaman.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pemangkasan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemangkasan perlu dilakukan untuk merawat tumbuh kembang tanaman serta meningkatkan keindahan dari tanaman itu sendiri.<\/p>\n<h3>5. Promosi dan pemasaran<\/h3>\n<p>Zaman digital saat ini bisa kamu manfaatkan\u00a0sebagai media promosi yang gratis. Namun, akan sangat sulit bagi pemula untuk menampilkan postingannya jika dianggap tidak terlalu populer oleh algoritma media sosial yang ada. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari <em><i>digital marketing<\/i><\/em>\u00a0untuk membantu pemasaran produk tanaman hias milikmu.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Nah, itulah\u00a05\u00a0tips mudah yang perlu Anda\u00a0tahu untuk menghindari kegagalan dalam membudidayakan tanaman hias. Tentu saja, Anda tidak langsung mahir dalam membudidayakan tanaman hias dan jago dalam memasarkannya. Tetap saja dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang tinggi. Yang pasti,\u00a0tetap berusaha\u00a0ya.<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0 <a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/inspirasi-produk-pertanian\/\">3 Inspirasi Cantik dari Produk Pertanian<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini,\u00a0masyarakat perkotaan sangat sering berhadapan dengan lingkungan luar ruangan yang penuh debu dan polusi lainnya. Bahkan, pertambahan jumlah penduduk dan urbanisasi yang\u00a0terjadi\u00a0setiap tahun mempersempit ruang terbuka hijau yang nyaman&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1961,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[841,1],"tags":[40,143,420,16,52,421,422,8,161],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Tips-Mudah-Membudidayakan-Tanaman-Hias.jpeg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1960"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1965,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1960\/revisions\/1965"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}