{"id":2152,"date":"2023-09-21T01:00:57","date_gmt":"2023-09-20T18:00:57","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=2152"},"modified":"2023-09-21T09:57:32","modified_gmt":"2023-09-21T02:57:32","slug":"sgdb-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sgdb-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis\/","title":{"rendered":"SGDB, Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis yang Sederhana"},"content":{"rendered":"<p>Pemberian pakan merupakan salah satu tahapan budidaya yang wajib dilakukan karena sangat berpengaruh terhadap makhluk hidup yang dibudidayakan. Dalam hal budidaya ikan,\u00a0petani pada umumnya akan memberikan pakan secara manual yaitu dengan cara menebar langsung ke tambak atau ke kolam. Hal ini akan menyita waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Selain itu,\u00a0pemberian pakan yang berlebihan juga dapat mengakibatkan terganggunya kesehatan\u00a0hingga kematian ikan.<\/p>\n<p>Melihat permasalahan tersebut, tercetus ide dari Sudarno, salah satu pembudidaya ikan yang berasal dari Indramayu untuk menciptakan suatu alat pemberi pakan ikan otomatis. Alat tersebut diberi nama <strong>SGDB \u201cSudarno Goyang Dikit Blorot\u201d<\/strong>. Sesuai dengan namanya,\u00a0mekanisme alat kerja ini adalah dengan memasang alat di\u00a0tepi kolam dimana jika pipa yang ada di permukaan kolam tersentuh oleh ikan,\u00a0maka pakan pun akan secara otomatis jatuh ke kolam.<\/p>\n<p>Sebelum adanya alat tersebut, Pak Sudarno harus kerepotan untuk memberikan sekitar 10 tambak ikannya, belum lagi ongkos tenaga kerja yang harus dibayarkan. Selain itu, faktor cuaca juga mengganggu proses pemberian pakan\u00a0karena jika hujan, ikan\u00a0pun perlu diberi pakan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/probiotik-peningkatan-kualitas-ikan\/\"><strong>Probiotik, Solusi Peningkatan Kualitas Ikan yang Ramah Lingkungan<\/strong><\/a><\/p>\n<figure id=\"attachment_2154\" aria-describedby=\"caption-attachment-2154\" style=\"width: 1263px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-2154 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/Alat-Pemberi-Pakan-Ikan-Otomatis.jpg\" alt=\"Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis\" width=\"1263\" height=\"717\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2154\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Youtube<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Dengan adanya inovasi tersebut, Pak Sudarno\u00a0mendapatkan\u00a0penghargaan sebagai juara 1 Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018. Sebelum itu,\u00a0Pak Sudarno\u00a0juga\u00a0telah mendapatkan\u00a0penghargaan dari Lomba Cipta Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Indramayu.<\/p>\n<h2>Pembuatan alat pemberi pakan ikan otomatis yang sederhana<\/h2>\n<p>Cara membuat alat ini dapat dibilang sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun mudah didapatkan. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat alat pemberi pakan otomatis ini terdiri dari galon bekas, botol bekas,\u00a0dan pipa. Pipa dihubungkan sedemikian rupa sehingga pakan yang tersimpan di dalam galon dapat jatuh ke dalam kolam apabila pipa tersebut tersentuh oleh ikan.\u00a0Untuk menggunakan alat ini, kita cukup memasukkan pakan apung yang akan diberikan ke dalam galon.<\/p>\n<p>Alat pemberi pakan otomatis yang diciptakan oleh Pak Sudarno ini dinilai sangat efektif\u00a0karena dapat meminimalisir tercecernya pakan yang tidak termakan oleh ikan. Sesuai dengan cara kerjanya, pakan akan jatuh ke dalam kolam apabila ada ikan yang menyentuh pipa tersebut.<\/p>\n<p>Selain dapat meminimalisir tercecernya pakan, alat ini juga mempunyai beberapa kelebihan yaitu\u00a0dapat meningkatkan hasil panen, menekan pengeluaran dimana dapat meminimalisir tenaga kerja,\u00a0dan tidak memerlukan energi lain seperti energi mesin listrik dan lain sebagainya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2155\" aria-describedby=\"caption-attachment-2155\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-2155\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/SGDB-\u201cSudarno-Goyang-Dikit-Blorot\u201d.jpg\" alt=\"SGDB \u201cSudarno Goyang Dikit Blorot\u201d\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2155\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: Youtube<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut pengalaman Pak Sudarno sendiri, dengan menggunakan alat ini, hasil panen bandengnya dapat meningkat mencapai 2,2 ton dengan berat ikan 1,8\u00a0kg\/ekor yang biasanya\u00a0hasil panennya jauh di bawah itu. Ukuran ikan\u00a0pun dapat seragam. Jika sebelumnya\u00a0membutuhkan 3 orang pekerja untuk memberi pakan ikan di tambaknya, kini hanya membutuhkan 1 orang yang hanya bertugas untuk memasukan pakan ke dalam\u00a0alat pemberi pakan otomatis ini.<\/p>\n<p>Dengan diciptakan alat yang sederhana dan mudah dibuat ini,\u00a0harapannya\u00a0adalah semua pelaku budidaya ikan dapat memanfaatkan alat pemberi pakan ikan otomatis ini dengan optimal sehingga dapat meningkatkan hasil serta kualitas ikan yang dibudidayakan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membudidayakan-ikan-koi-kolam-terpal\/\"><strong>Cara Membudidayakan Ikan Koi di Kolam Terpal<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sumber gambar utama: youtube.com<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:<strong> M. Rizki Permadi Putra<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemberian pakan merupakan salah satu tahapan budidaya yang wajib dilakukan karena sangat berpengaruh terhadap makhluk hidup yang dibudidayakan. Dalam hal budidaya ikan,\u00a0petani pada umumnya akan memberikan pakan secara manual yaitu&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2153,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,843,844],"tags":[298,322,374,317,500,287,364],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/SGDB-Alat-Pemberi-Pakan-Ikan-Otomatis-yang-Sederhana.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2152"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2152"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2152\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2156,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2152\/revisions\/2156"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}