{"id":2200,"date":"2023-12-04T01:00:50","date_gmt":"2023-12-03T18:00:50","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=2200"},"modified":"2023-12-04T08:27:44","modified_gmt":"2023-12-04T01:27:44","slug":"review-buku-lahan-rawa-sulfat-masam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/review-buku-lahan-rawa-sulfat-masam\/","title":{"rendered":"[Review Buku] Lahan Rawa, Sifat dan Pengelolaan Tanah Bermasalah Sulfat Masam"},"content":{"rendered":"<p>Lahan miskin hara merupakan jenis lahan yang tidak banyak dilirik oleh para petani untuk mengembangkan prospek pertanian. Salah satu lahan tersebut adalah lahan rawa. Rawa termasuk ke\u00a0dalam lahan basah dimana daerahnya sering tergenang oleh air. Lahan rawa termasuk ke\u00a0dalam lahan sulfat masam dimana banyak mengandung\u00a0sulfida yang apabila teroksidasi,\u00a0akan menyebabkan pH tanah menjadi sangat asam sehingga sulit untuk dilakukan budidaya tanaman.<\/p>\n<p>Buku ini tergolong menarik untuk dibaca karena penulis memaparkan mengenai gambaran lahan rawa secara spesifik serta kemungkinan untuk mengelola lahan rawa yang bagi sebagian orang tidak mungkin dilakukan. Pembaca juga tidak perlu ragu mengenai isi buku ini karena merupakan hasil karya penulis dari penelitian pribadinya pada pengembangan lahan rawa sulfat masam dalam rangka menyusun program Disertasi Doktor pada Progarm Studi Ilmu Tanah di Universitas Gajah Mada.<\/p>\n<p>Kelebihan dari buku ini adalah\u00a0isi yang dipaparkan cukup jelas dan runut\u00a0dimana penulis tidak serta merta langsung menuju ke pokok permasalahan tetapi memulainya dengan pendahuluan seperti mengenalkan apa itu lahan rawa dan lahan masam serta bagaimana gambaran perkembangan pertanian di Indonesia saat ini.<\/p>\n<p>Di\u00a0lain sisi,\u00a0penulis tidak hanya menjelaskan seluruh isi bukunya dalam bentuk tulisan, tetapi disertai pula peta persebaran lahan rawa di Indonesia maupun luar negeri.\u00a0Berbagai jenis tabel dan grafik juga disajikan yang menunjang kondisi lahan rawa seperti curah hujan, profil tanah, tipe vegetasi rawa, daur sulfur,\u00a0waktu pasang purnama,\u00a0dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Yang menariknya, penulis tidak sekedar memberikan informasi mengenai keadaan lahan rawa sulfat masam semata. Penulis juga memaparkan tentang\u00a0cara pengelolaan lahan rawa sulfat masam sehingga bisa digunakan sebagai lahan pertanian dan pertambakan. Hal ini tertulis pada bab terakhir yaitu bab keempat\u00a0dimana penulis menjelaskan mengenai mekanisme pengelolaan lahan rawa sulfat masam. Mulai dari lahan, bahan organik yang terdapat di rawa, air, pengelolaan hara, pengapuran, serta proses pemupukan.<\/p>\n<p>Penulis juga memberikan gambaran mengenai komoditas serta varietas apa saja yang bisa dibudidayakan di\u00a0lahan rawa sulfat masam, serta cara pengelolaan lahan rawa secara berkelanjutan. Jadi, informasi yang terdapat dalam buku ini termasuk lengkap dan beragam.<\/p>\n<p>Saya rasa buku ini sangat dibutuhkan terutama bagi para peneliti, mahasiswa, maupun para petani yang ingin menekuni dan mengelola tanah-tanah bersifat masam sebagai lahan pertanian maupun pertambakan agar menjadi lebih produktif di kemudian hari.<\/p>\n<p>Kekurangan dari buku ini adalah penjelasan tiap bab yang cenderung sangat panjang.\u00a0Isinya monoton dengan warna hitam putih. Grafik serta tabel yang ditampilkan juga tidak berwarna sehingga pembaca merasa kesulitan untuk membaca grafik dan tabel yang agak rumit apabila hanya ditandai dengan simbol-simbol.<\/p>\n<h2>Informasi Buku<\/h2>\n<p>Judul : Lahan Rawa, Sifat dan Pengelolaan Tanah Bermasalah Sulfat Masam<br \/>\nNama Penulis : Muhamad Noor<br \/>\nKota Penerbitan : Jakarta<br \/>\nPenerbit : PT Raja Grafindo Persada<br \/>\nTahun Terbit : September 2004<br \/>\nJumlah Halaman : 241 halaman<br \/>\nISBN : 979-3654-28-7<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/lahan-gambut-perkebunan-sawit\/\"><strong>Apakah Lahan Gambut Cocok untuk Perkebunan Sawit?<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Novita Awalia Rahmah<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lahan miskin hara merupakan jenis lahan yang tidak banyak dilirik oleh para petani untuk mengembangkan prospek pertanian. Salah satu lahan tersebut adalah lahan rawa. Rawa termasuk ke\u00a0dalam lahan basah dimana&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2201,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[19,529],"tags":[530,533,534,531,532,535],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Buku-Lahan-Rawa-Muhammad-Noor.jpg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2200"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2200"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2239,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2200\/revisions\/2239"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}