{"id":2306,"date":"2026-03-07T06:00:45","date_gmt":"2026-03-06T23:00:45","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=2306"},"modified":"2026-03-11T11:02:42","modified_gmt":"2026-03-11T04:02:42","slug":"membuat-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membuat-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis SGDB"},"content":{"rendered":"<p>Pada <a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sgdb-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis\/\">artikel sebelumnya<\/a>, sudah dituliskan tentang alat pemberi pakan ikan otomatis yang bernama SGDB \u201cSudarno Goyang Dikit Blorot\u201d karya Sudarno asal Indramayu. Alat tersebut mendapatkan\u00a0penghargaan juara 1 Teknologi Tepat Guna se-Jawa Barat karena\u00a0alatnya\u00a0berasal dari bahan \u2013 bahan yang mudah ditemukan dan proses pembuatannya pun tidak terlalu rumit. Selain itu,\u00a0alat tersebut juga tidak membutuhkan energi sehingga tidak membutuhkan biaya operasional.<\/p>\n<p>Pak Sudarno, orang yang menemukan alat tersebut,\u00a0tidak terpikir akan memasarkan alat yang diciptakannya secara massal karena siapapun bisa membuatnya\u00a0dengan mudah. Dia berharap alatnya itu dapat menginspirasi para peternak ikan yang lain.<\/p>\n<p>\u201cAlat ini sederhana, tapi manfaatnya luar biasa. Mungkin itu yang menjadi penilaian tim juri kemudian efek tepat gunanya bagi masyarakat. Masyarakat bisa memproduksi, membuat, dan memperbanyak sendiri tanpa biaya, embel-embel hak paten,\u00a0atau beli di toko, alatnya bisa di buat siapa saja,\u201c kata Pak Sudarno.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-2153 aligncenter\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/SGDB-Alat-Pemberi-Pakan-Ikan-Otomatis-yang-Sederhana.jpg\" alt=\"SGDB, Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis yang Sederhana\" width=\"1135\" height=\"719\" \/><\/p>\n<p>Maka dari itu,\u00a0mari kita simak cara membuat alat pemberi pakan ikan otomatis temuan\u00a0Pak Sudarno berikut ini.<\/p>\n<h2>Alat dan Bahan<\/h2>\n<p>Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat alat pemberi pakan otomatis ini tidak terlalu sulit. Bahannya bisa berasal dari barang barang bekas. Bahan yang dibutuhkan antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>1 buah galon air<\/li>\n<li>1 buah botol bekas yang agak keras (bukan bekas air mineral)<\/li>\n<li>Pipa paralon dengan panjang secukupnya<\/li>\n<li>Busa bekas alas sandal jepit dibentuk bulatan sesuai dengan diameter pipa paralon 2buah<\/li>\n<li>Paku berukuran kecil, dan<\/li>\n<li>Keni sambung dan keni T masing masing satu buah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pembuatan alat ini hanya membutuhkan gergaji besi yang digunakan untuk memotong galon dan botol bekas serta\u00a0solder untuk melubangi botol bekas.<\/p>\n<h2>6 Langkah Membuat Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis<\/h2>\n<p>Setelah semua bahan dan alat di atas\u00a0sudah disiapkan, Anda bisa sudah membuat alat pemberi pakan ikan otomatis ini dengan mengerjakan langkah \u2013 langkah di bawah ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Hal yang dilakukan pertama kali adalah memotong bagian bawah atau dasar galon dengan menggunakan gergaji besi, usahakan memotong serapih mungkin sehingga bagian bawah galon terbuka yang nantinya sebagai tempat untuk memasukan pakan ikan.\n<p><figure id=\"attachment_2308\" aria-describedby=\"caption-attachment-2308\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-2308\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Memotong-Bagian-Dasar-Galon.jpg\" alt=\"Memotong Bagian Dasar Galon\" width=\"600\" height=\"338\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2308\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: youtube.com<\/em><\/figcaption><\/figure><\/li>\n<li>Ambil pipa paralon kemudian sambungkan ujung pipa dengan keni T. Tutup bagian kedua ujung keni T dengan menggunakan busa sendal jepit yang sudah disiapkan tadi.<\/li>\n<li>Ambil botol bekas yang sudah disiapkan tadi kemudian potong bagian mulut botol dengan menggunakan gergaji. Lubangi bagian dasar botol bekas tersebut menggunakan solder dengan ukuran yang sama dengan pipa paralon yang digunakan<\/li>\n<li>Ambil galon yang sudah dipotong, kemudian masukan pipa paralon yang sudah disambung keni T, dengan posisi keni T berada di dalam galon\n<p><figure id=\"attachment_2309\" aria-describedby=\"caption-attachment-2309\" style=\"width: 528px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-2309 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Memasukkan-pipa-paralon-ke-dalam-galon.jpg\" alt=\"Memasukkan pipa paralon ke dalam galon\" width=\"528\" height=\"291\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2309\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: youtube.com<\/em><\/figcaption><\/figure><\/li>\n<li>Tahap selanjutnya adalah memasukkan botol dari bagian bawah pipa paralon kemudian geserkan ke atas sehingga botol bekas tersebut bersentuhan dengan mulut dari galon tersebut. Kemudian,buat lubang kecil pada pipa paralon dekat dengan bagian ujung botol sebagai tempat untuk memasang paku yang bertujuan untuk mengganjal botol supaya tidak bergeser dan jatuh ke bawah\n<p><figure id=\"attachment_2310\" aria-describedby=\"caption-attachment-2310\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-2310\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Memasukkan-botol.jpg\" alt=\"Memasukkan botol\" width=\"600\" height=\"338\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2310\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: youtube.com<\/em><\/figcaption><\/figure><\/li>\n<li>Pasang keni sambung pada bagian ujung pipa paralon yang nantinya digunakan untuk menyambungkanpipa paralon pada saat pemasangan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah alat SGDB ini selesai dibuat, kita harus menguji terlebih dahulu keefektifan keluarnya pakan dengan cara mengisi pakan ke dalam alat tersebut kemudian coba goyang-goyangkan pipa paralon. Jika pakan tidak keluar atau kurang efektif keluarnya dari mulut galon,\u00a0maka kita harus menggeserkan sedikit botol tersebut ke bawah kemudian coba lagi dengan menggoyang-goyangkan pipa paralon. Pengujian ini terus diulangi sampai pakan yang keluar dari alat ini tepat.<\/p>\n<p>Untuk mengaplikasikan alat ini, kita dapat memasangnya pada tepi kolam dengan membuat seperti jembatan di tepi kolam, kemudian pipa paralon berada pada posisi di bawah.\u00a0Usahakan pipa tersebut sampai dengan dasar kolam dan juga dapat bergerak bebas supaya memudahkan ikan untuk menggoyang-goyangkan pipa dan pakan pun bisa keluar. Semakin tinggi jarak alat ini dari\u00a0permukaan air,\u00a0maka semakin efisien mekanisme kerja alat.<\/p>\n<p>Untuk mengisi pakan,\u00a0kita cukup menuangkan pakan ke dalam galon. Nantinya, pakan akan keluar lewat mulut galon. Jadi, jika paralon tersentuh atau digoyang-goyangkan oleh ikan, secara otomatis botol bekas yang menutupi mulut galon akan sedikit tergeser sehingga memberikan sedikit lubang untuk pakan jatuh ke kolam.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Nah, itulah langkah-langkah dalam membuat alat pemberi pakan ikan otomatis yang bisa Anda praktekkan sendiri. Dengan membuat alat yang sederhana ini, Anda tidak perlu membeli lagi alat pemberi pakan yang biayanya tidak murah.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/probiotik-peningkatan-kualitas-ikan\/\"><strong>Probiotik, Solusi Peningkatan Kualitas Ikan yang Ramah Lingkungan<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sumber gambar utama: youtube.com<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:<strong> M. Rizki Permadi Putra<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel sebelumnya, sudah dituliskan tentang alat pemberi pakan ikan otomatis yang bernama SGDB \u201cSudarno Goyang Dikit Blorot\u201d karya Sudarno asal Indramayu. Alat tersebut mendapatkan\u00a0penghargaan juara 1 Teknologi Tepat Guna&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[843,844,1],"tags":[507,322,552,317,500,553],"featured_image_src":null,"author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2306"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2306"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2311,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2306\/revisions\/2311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}