{"id":2382,"date":"2024-01-29T01:00:26","date_gmt":"2024-01-28T18:00:26","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=2382"},"modified":"2024-01-29T11:38:31","modified_gmt":"2024-01-29T04:38:31","slug":"review-buku-produksi-bio-etanol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/review-buku-produksi-bio-etanol\/","title":{"rendered":"[Review Buku] Produksi Bio-Etanol dari Limbah Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>Aktivitas pemanenan dan pengolahan produk pertanian pasca panen tidak lepas dari berbagai limbah yang dihasilkan, seperti tandan kelapa sawit, tongkol jagung, daun dan kulit sayur-sayuran atau buah-buahan,\u00a0serta masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Di\u00a0lain sisi, saat ini,\u00a0produksi bio-etanol masih mengandalkan bahan-bahan organik yang juga termasuk ke\u00a0dalam kategori bahan pangan seperti singkong, jagung, sagu, dan lain-lain. Walaupun bio-etanol yang dihasilkan tergolong bagus, penggunaan bahan pangan sebagai bahan dasarnya dirasa kurang efektif\u00a0karena tingkat kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan masih sangat tinggi.<\/p>\n<p>Buku ini mampu menjawab permasalahan tersebut dengan menghadirkan solusi yang menarik yaitu dengan memanfaatkan limbah hasil pertanian sebagai bio-etanol. Penulis memaparkan bahwa potensi limbah pertanian untuk diubah menjadi bio-etanol sangat tinggi karena limbah pertanian memiliki kandungan selulosa rata-rata 40%, lignin 25%, dan hemiselulosa sebanyak 24%.<\/p>\n<h2>Kelebihan Buku<\/h2>\n<p>Kelebihan dari buku ini adalah mampu menyajikan berbagai informasi dasar yang dibutuhkan\u00a0oleh\u00a0pembaca mengenai potensi limbah pertanian sebagai bio-etanol, seperti pengenalan komponen kimia apa saja yang terdapat di dalam limbah pertanian.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0dipaparkan juga informasi mengenai tahapan yang harus dilakukan dalam melakukan produksi bio-etanol seperti <em><i>pre-treatment<\/i><\/em>\u00a0terhadap\u00a0limbah sebelum dilakukan proses pembuatan bio-etanol, perlakuan hidrolisis untuk mengurai enzim limbah menjadi lebih sederhana,\u00a0dan fermentasi untuk mengubah enzim sederhana tadi menjadi etanol.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2390\" aria-describedby=\"caption-attachment-2390\" style=\"width: 698px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-2390\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Limbah-Pertanian.jpg\" alt=\"Limbah Pertanian\" width=\"698\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2390\" class=\"wp-caption-text\"><em>Limbah Pertanian | Sumber: Kompasiana (Lourdy Mul)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Di\u00a0dalam buku ini,\u00a0juga dikenalkan berbagai jenis mikroorganisme yang cocok digunakan dalam proses fermentasi limbah\u00a0dan berbagai teknik analisis kadar senyawa yang harus dilakukan pasca pembuatan bio-etanol.<\/p>\n<p>Informasi dalam buku ini termasuk jelas dan sederhana, serta tidak menggunakan bahasa yang rumit sehingga sangat cocok dibaca oleh para petani, mahasiswa, ataupun peneliti yang ingin mencari referensi produksi bio-etanol dari bahan-bahan yang belum termanfaatkan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengolah-kotoran-ternak-biogas\/\"><strong>Cara Mengolah Limbah Kotoran Ternak Menjadi Biogas<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Kekurangan Buku<\/h2>\n<p>Kekurangan dari buku ini adalah tidak adanya contoh aplikasi atau praktik pembuatan bio-etanol yang dijelaskan secara rinci. Isi buku hanya berupa informasi dasar saja yang memang harus diketahui oleh para pembaca jika ingin melakukan produksi bio-etanol.<\/p>\n<p>Walaupun judul buku tergolong inovatif, hal ini belum didukung oleh desain covernya yang masih sederhana. Isi dari buku juga terlalu monoton dengan warna hitam putih. Iinformasi berupa gambar yang dihadirkan belum mencakup hingga ke tahapan aplikasi di tiap prosesnya seperti pada proses hidrolisis dan fermentasi.<\/p>\n<p>Kekurangan yang ada pada buku ini menyebabkan pembaca baru mendapatkan informasi dasar dari proses pembuatan bio-etanol dari limbah pertanian namun belum sampai ke tahap praktik pembuatan bio-etanol.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Ke\u00a0depannya,\u00a0diharapkan penulis mampu menambahkan informasi dalam buku mengenai praktik pembuatan dan produksi bio-etanol, disertai dengan gambar yang jelas dan menarik. Dengan begitu, pembaca tidak hanya mengetahui informasi dasar saja namun dapat langsung mencoba proses pembuatannya di lapangan.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/review-buku-29-teknik-urban-farming\/\"><strong>[Review Buku] 29 Teknik Urban Farming<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Informasi Buku<\/h2>\n<p>Judul: Produksi Bioetanol dari Limbah Pertanian<br \/>\nNama penulis: In-In Hanidah,Ratu Safitri, Toto Subroto<br \/>\nKota Penerbitan: Jatinangor<br \/>\nPenerbit: Bitread Publishing<br \/>\nTahun Terbit: 2018<br \/>\nJumlah Halaman: 74<br \/>\nISBN: &#8211;<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Novita Awalia Rahmah<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktivitas pemanenan dan pengolahan produk pertanian pasca panen tidak lepas dari berbagai limbah yang dihasilkan, seperti tandan kelapa sawit, tongkol jagung, daun dan kulit sayur-sayuran atau buah-buahan,\u00a0serta masih banyak lagi.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2388,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,19,529],"tags":[573,574,187,575,6],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/Review-Buku-Produksi-Bio-Etanol-dari-Limbah-Pertanian.jpg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2382"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2382"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2391,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2382\/revisions\/2391"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}