{"id":2520,"date":"2023-12-19T02:00:41","date_gmt":"2023-12-18T19:00:41","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=2520"},"modified":"2023-12-19T15:07:23","modified_gmt":"2023-12-19T08:07:23","slug":"ciri-ciri-tanah-subur-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ciri-ciri-tanah-subur-baik\/","title":{"rendered":"Apa Saja Ciri-Ciri Tanah Subur yang Baik?"},"content":{"rendered":"<p>Tanah memiliki peranan yang sangat penting sebagai penunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanah juga berperan sebagai tempat tumbuh tegak tanaman, tempat persediaan udara, air dan unsur hara, serta sebagai tempat hidup organisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.<\/p>\n<p>Apa saja yang menjadi ciri-ciri\u00a0tanah subur yang baik untuk aktivitas\u00a0pertanian? Pertanyaan seperti ini mungkin sering muncul di dalam benak Anda. Secara umum,\u00a0yang dimaksud dengan kesuburan tanah adalah suatu kondisi dan kemampuan tanah untuk mendukung pertumbuhan tanaman dengan berbagai komponen yang ada di\u00a0dalamnya.<\/p>\n<p>Tanah yang subur adalah impian semua orang. Tidak ada seorangpun yang menginginkan tanah mereka tidak subur. Bagi petani, tanah yang subur merupakan media yang sangat penting karena dapat berpengaruh terhadap bentuk tanaman yang dihasilkan. Untuk itu,\u00a0perlu adanya pengetahuan untuk mengenal ciri-ciri\u00a0tanah yang subur. Apa sajakah itu?\u00a0Mari simak penjelasan berikut ini.<\/p>\n<h3>Kadar hara tinggi<\/h3>\n<p>Hara merupakan salah satu zat paling penting yang diperlukan oleh tanaman. Salah satu cara untuk mengetahui tanah tersebut mengandung hara atau tidak yaitu bisa dengan melihat\u00a0warna tanah. Tanah yang mengandung banyak hara biasanya mempunyai warna khas yaitu coklat kehitaman. Akan tetapi,\u00a0ini bukan patokan\u00a0utama untuk menentukan tanah tersebut subur atau tidak.<\/p>\n<h3>Kadar PH netral<\/h3>\n<p>Tanah yang subur memiliki kadar PH yang netral yaitu berkisar antara 6,5-7,5. Hal ini berpengaruh terhadap ketersediaan berbagai unsur di\u00a0dalam tanah. Dengan PH yang netral,\u00a0tanah mempunyai kemungkinan untuk memiliki berbagai unsur kimiawi tanah yang seimbang dan akan lebih mudah menyerap ion-ion unsur hara serta menjaga mikroorganisme tanah. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi PH tanah\u00a0yaitu bahan induk tanah, pertumbuhan tanaman, vegetasi alami, pengendapan, kedalaman tanah,\u00a0dan pupuk nitrogen.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"link link--forsure\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mempertahankan-kesuburan-tanah\/\"><strong>Cara Mempertahankan Kesuburan Tanah yang Efektif<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-2522 aligncenter\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/Lahan-Pertanian.jpg\" alt=\"Lahan Pertanian\" width=\"1280\" height=\"720\" \/><\/p>\n<h3>Memiliki tekstur lempung<\/h3>\n<p>Tanah yang subur akan bertekstur lempung yang berfungsi untuk mengikat berbagai mineral sehingga tidak mudah hanyut terbawa air. Selain itu,\u00a0kandungan pasir yang cukup juga berfungsi sebagai drainase.<\/p>\n<h3>Terdapat organisme tanah<\/h3>\n<p>Organisme dalam tanah berperan sebagai pengurai unsur-unsur yang terkandung dalam tanah dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Contoh organisme tanah adalah cacing. Cacing mampu membuat tanah menjadi gembur\u00a0sehingga membuat pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.<\/p>\n<h3>Mengandung unsur mineral<\/h3>\n<p>Tanah yang subur\u00a0memiliki kandungan mineral yang dibutuhkan oleh tanaman. Mineral diperlukan oleh tanaman terutama untuk mengalirkan zat-zat dalam proses fotosintesis. Unsur mineral diantaranya seperti boron, kobalt, besi, mangan, zink, magnesium, klorin, molibdenum,\u00a0dan sulfur.<\/p>\n<h3>Cocok untuk berbagai tanaman<\/h3>\n<p>Cara yang paling mudah untuk mendeteksi tanah subur atau tidak adalah dengan melihat secara langsung vegetasi tanaman di\u00a0atas tanah tersebut. Tanah yang subur akan mudah ditumbuhi berbagai macam tanaman.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Nah, itulah 6 ciri tanah subur yang baik untuk kegiatan pertanian. Mengetahui ciri-ciri tanah yang subur sangat penting, terutama petani, karena dapat menentukan apakah suatu tanaman layak dibudidayakan atau tidak.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"wpp-post-title\" title=\"4 Cara Mengukur Tingkat Keasaman Tanah, Tanpa pH Meter\" href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-mengukur-tingkat-keasaman-tanah-tanpa-ph-meter\/\" target=\"_self\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>4 Cara Mengukur Tingkat Keasaman Tanah, Tanpa pH Meter<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Diya Antika<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanah memiliki peranan yang sangat penting sebagai penunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanah juga berperan sebagai tempat tumbuh tegak tanaman, tempat persediaan udara, air dan unsur hara, serta sebagai tempat&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2521,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,847],"tags":[617,616,199,615],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/Apa-Saja-Ciri-Ciri-Tanah-Subur-yang-Baik.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2520"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2520"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3912,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2520\/revisions\/3912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}