{"id":3089,"date":"2023-12-01T01:06:54","date_gmt":"2023-11-30T18:06:54","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3089"},"modified":"2023-12-01T09:47:45","modified_gmt":"2023-12-01T02:47:45","slug":"syarat-tumbuh-tanaman-kopi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-tanaman-kopi\/","title":{"rendered":"4 Syarat Tumbuh Tanaman Kopi yang Wajib Diketahui"},"content":{"rendered":"<p>Kopi merupakan salah satu komoditi pertanian yang cukup menggiurkan untuk dikembangkan,\u00a0melihat potensi pasar mencapai mancanegara sehingga dalam perkembangannya, kopi mengalami modernisasi. Tuntutan pasar untuk mendapatkan kopi yang berkualitas semakin tinggi. Oleh karena itu, petani harus mengetahui syarat dan lokasi tumbuh\u00a0tanaman kopi bila supaya lebih laku di pasaran.<\/p>\n<p>Adapun penilaian akan kualitas kopi secara umum dibedakan melalui 2\u00a0cara yaitu\u00a01) <strong><b>Mutu Fisik <\/b><\/strong>yang ditentukan berdasarkan nilai cacat dalam biji kopi berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia) atau SCAA (Standar Specialty Coffee Association of America) dan 2) <strong><b>Mutu Cita<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0R<\/b><\/strong><strong><b>asa<\/b><\/strong>\u00a0yang ditentukan melalui uji organoleptik oleh analis sensorial yang dilakukan oleh panelis.<\/p>\n<p>Berikut ini akan dijabarkan tentang\u00a0syarat dan lokasi tumbuh tanaman kopi untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas:<\/p>\n<h2><b><\/b><strong><b>Varietas<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Secara umum,\u00a0kopi dibedakan atas 3 jenis yang dikenal oleh masyarakat yaitu kopi jenis Arabika dan <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengetahui-karakteristik-kopi-robusta\/\">Robusta<\/a> namun masih ada lagi jenis kopi lain yaitu kopi Liberika tetapi tidak begitu dikenal. Ketiga jenis kopi tersebut terbagi dalam berbagai varietas yang berbeda-beda untuk menentukan produksi serta mutu kopi yang diinginkan.<\/p>\n<p>Adapun varietas yang dianjurkan oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka)\u00a0adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li><b><\/b><strong><b>Arabika<\/b><\/strong>: S 795, Andungsari 1, Sigarar Utang, Andungsari 2K, Gayo 1, Gayo 2 dan Komasti<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Robusta<\/b><\/strong>: BP 42, BP 358, BP 409, BP 534, BP 936, BP 939, SA 203, BP 308<\/li>\n<li><strong><b>Liberika<\/b><\/strong>: khusus untuk lahan gambut seperti Liberoid Meranti 1 dan Liberoid Meranti 2<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kopi-rengganis-kopi-manis-indonesia\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Kopi Rengganis, Kopi Manis dari Bumi Nusantara<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b><\/b><strong><b>Iklim<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Kopi yang berkualitas akan diperoleh bila tumbuh pada iklim yang sesuai. Kopi Arabika utamanya tumbuh di atas ketinggian 1000 mdpl, jenis Robusta dapat tumbuh pada ketinggian\u00a0300-900 mdpl, sedangkan jenis Liberika banyak ditanam di tanah gambut atau dekat dengan permukaan laut.<\/p>\n<p>Ketinggian yang berbeda-beda tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan aroma pada kopi. Hal ini dipengaruhi oleh\u00a0curah hujan yang paling sering pada Arabika yaitu sekitar 1-3 bulan sedangkan pada Robusta dan Liberika sekitar 3 bulan. Pengaruh lainnya adalah suhu pada Arabika berkisar 15 \u2013 25<sup>o<\/sup>C, Robusta 21 \u2013 24<sup>o<\/sup>C,\u00a0dan Liberika 21 \u2013 30<sup>o<\/sup>C.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-3091 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Kopi.jpg\" alt=\"Biji Kopi Berkualitas\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><\/p>\n<h2><b><\/b><strong><b>Kualitas Tanah<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Kualitas tanah yang baik akan memberikan mutu yang baik pada biji yang dihasilkan\u00a0oleh\u00a0tanaman kopi,\u00a0mengingat kandungan di dalam tanah diserap sebagai makanan oleh tanaman kopi untuk menghasilkan biji kopi berkualitas. Utamanya,\u00a0kandungan tanah akan berpengaruh secara langsung terhadap rasa yang dihasilkan oleh kopi.<\/p>\n<p>Rasa dasar dikelompokkan atas 4 yakni\u00a0<em><i>sweet<\/i><\/em>\u00a0(manis), <em><i>sour<\/i><\/em>\u00a0(asam), <em><i>salt<\/i><\/em>\u00a0(asin) dan umami (gurih). Adapun faktor yang mempengaruhi kualitas tanah ialah kemiringan tanah &lt; 30%, kedalaman\u00a0tanah efektif 100 cm, tekstur tanah berlempung dengan lapisan atas remah, kadar bahan organik 3,5% atau kadar C &gt; 2 %, Lapasitas Pertukaran Kation &gt;15 me\/100 g, kejenuhan basa &gt; 35 %, pH tanah 5,5 \u2013 6,5 (kecuali pada Liberika dapat tumbuh pada pH 4 \u2013 6,5)\u00a0serta memiliki kandungan unsur hara yang tinggi meliputi N, P, K, Ca,\u00a0dan Mg.<\/p>\n<h2><b><\/b><strong><b>Kesesuaian Lahan<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Kesesuaian lahan yang tepat akan memberikan hasil yang berkualitas pula. Kesesuaian ini ditentukan berdasarkan tipe penggunaan lahan yang dilakukan dalam bertanam kopi. Adapun kesesuaian lahan terdiri dari 3 kategori tempat tumbuh yaitu sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li><b><\/b><strong><b>Sangat sesuai<\/b><\/strong> : tanaman kopi ditanam di lahan yang sangat sesuai sehingga penerapan pengelolaan lahan yang dibutuhkan tidak akan berpengaruh nyata terhadap produktivitas lahan yang dikelola.<\/li>\n<li><strong><b>Sesuai<\/b><\/strong> :tanaman kopi ditanam di\u00a0lahan yang sesuai sehingga penerapan pengelolaan lahan yang dibutuhkan akan berpengaruh nyata terhadap produktivitas lahan yang dikelola sehingga memerlukan masukan untuk meningkatkan keuntungan.<\/li>\n<li><strong><b>Tidak Sesuai<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong>: tanaman kopi ditanam pada lahan marginal bahkan tidak sesuai sehingga lebih baik untuk tidak melanjutkan pengembangan lahan serta melakukan penilaian atas keuntungan yang diperoleh.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Itulah 4 syarat tumbuh tanaman kopi yang wajib diketahui oleh Anda yang berencana menanam kopi. Jadi, bukan hanya kualitas bibit yang harus unggul tetapi juga kesesuaian lahannya. Jika bibit unggul di lahan yang tidak bagus atau tidak subur, maka hasilnya kemungkinan akan tidak sesuai juga.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui syarat-syarat tumbuh tanaman kopi, Anda sudah tidak perlu ragu-ragu lagi untuk menanam kopi di lahan yang tersedia.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-menanam-memupuk-tanaman-kopi\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Tips Menanam dan Memupuk Tanaman Kopi yang Efektif<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Penulis : <strong>Suryadi Pappa<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kopi merupakan salah satu komoditi pertanian yang cukup menggiurkan untuk dikembangkan,\u00a0melihat potensi pasar mencapai mancanegara sehingga dalam perkembangannya, kopi mengalami modernisasi. Tuntutan pasar untuk mendapatkan kopi yang berkualitas semakin tinggi.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":3090,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,841],"tags":[711,17,710,709,428],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/4-Syarat-Tumbuh-Tanaman-Kopi-yang-Wajib-Diketahui.jpg","author_info":{"display_name":"Suryadi Pappa","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/suryadi-pappa\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3089"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4209,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089\/revisions\/4209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}