{"id":3118,"date":"2024-11-22T01:00:12","date_gmt":"2024-11-21T18:00:12","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3118"},"modified":"2024-11-22T09:37:14","modified_gmt":"2024-11-22T02:37:14","slug":"ragam-fungsi-pertanian-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ragam-fungsi-pertanian-modern\/","title":{"rendered":"Ragam Fungsi Pertanian Modern Jangka Panjang Bagi Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Dahulu,\u00a0sebelum mengenal pertanian modern,\u00a0para petani kurang mengenal bagaimana proses pembibitan yang baik. Sekarang,\u00a0pertanian modern sudah banyak sekali dilakukan tetapi terutama di wilayah-wilayah yang sudah tersentuh oleh teknologi. Pertanian modern memiliki bentuk dan metode bervariatif, di antaranya penggunaan alat untuk mempermudah proses bertanam,\u00a0penggunaan bahan\u00a0kimia,\u00a0dan berbagai penelitian terhadap beberapa bibit yang bisa diunggulkan dalam proses pertanian.<\/p>\n<p>Penggunaan bahan kimia\u00a0sudah mulai banyak dilakukan tetapi dampaknya haruslah dipikirkan karena tidak boleh dilakukan secara berkepanjangan, khawatir akan merusak lingkungan. Oleh karena itu,\u00a0para petani haruslah pintar dalam memilih dan memulai pertanian modern yang berdampak positif bagi lingkungan tanpa merugikan pihak\u00a0manapun.<\/p>\n<h2>Fungsi Pertanian Modern<\/h2>\n<p>Adapun beberapa fungsi pertanian modern bagi Indonesia\u00a0yaitu sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li>Munculnya kepercayaan diri Indonesia mengenai modernitas pertanian yang bisa membuktikan dimata dunia bahwa Indonesia mampu memiliki daya saing di bidang pertanian<\/li>\n<li>Mempermudah para petani dalam memperoleh hasil pertanian unggul<\/li>\n<li>Lebih menambah wawasan mengenai pola tanam secara alami. Ingat,modern bukan berarti harus menggunakan yang serba mahal tetapi lebih berinovasi untuk memperoleh bibit kompos dari bahan bahan yang ada.<\/li>\n<li>Meringankan kinerja para petani<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaat-teknologi-drone-pertanian\/\" rel=\"bookmark\"><strong>5 Manfaat Teknologi Drone Untuk Sektor Pertanian<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3122\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Traktor-yang-digunakan-Petani.jpg\" alt=\"Traktor yang digunakan Petani\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><\/p>\n<h2>Dampak Positif<\/h2>\n<p>Dampak positif yang bisa dirasakan langsung oleh\u00a0Indonesia yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>Tingginya nilai ekspor yang dilakukan di Indonesia dengan menggunakan pertanian modern. Sudah pasti hasil yang didapatkan sangatlah berkualitas sehingga bisa mengirim hasil produksi ke negara lain.<\/li>\n<li>Sudah pasti banyak sekali penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan untuk para petani guna mengembangkan dan lebih banyak mengaplikasikan pertanian modern di Indonesia<\/li>\n<li>Menggabungkan beberapa konsep yang sudah ada dengan berbagai inovasi baru<\/li>\n<li>Selain itu,dengan adanya pertanian modern,\u00a0sudah banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, membuat beberapa kegiatan berkala yang berkaitan dengan pertanian<\/li>\n<li>Bisa memproduksi berbagai variasi tanaman dan meningkatkan taraf hidup pertanian<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Solusi<\/h2>\n<p>Adapun beberapa pilihan solusi yang digunakan oleh\u00a0pertanian modern\u00a0adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ol>\n<li>Menerapkan bahan terintegrasi dengan menggunakan bahan alami (tanpa bahan kimia) dan pupuk organik yang ramah lingkungan yangbisa langsung diciptakan oleh petani.\u00a0Selain itu,\u00a0bisa juga digunakan\u00a0sebagai pestisida sehingga tidak merusak lingkungan bahkan tumbuhan itu sendiri.<\/li>\n<li>Pertanian hidroponik, kegiatan ini dilakukan dengan membudidayakan tanamantanpa memerlukan tanah sebagai unsur dalam bertanam. Biasanya air dicampurkan dengan nutrisi sehingga dengan penanaman ini,\u00a0tidak memerlukan lahan yang luas.<\/li>\n<li>Pertanian hortikultura,kegiatan ini menanam jenis-jenis\u00a0tanaman sehingga hasil panen dapat bervariasi,\u00a0mulai dari pembibitan hingga produksinya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain itu,\u00a0ada beberapa contoh mesin teknologi modern yang sudah banyak disebarluaskan oleh pemerintah guna mempermudah para petani,\u00a0diantaranya:<\/p>\n<ol>\n<li>Mesin Pemanen Padi Indo Combine Harvester memiliki cara kerja super cepat 3-6 hektar.\n<p><figure id=\"attachment_3120\" aria-describedby=\"caption-attachment-3120\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-3120 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Mesin-Pemanen-Padi-Indo-Combine-Harvester-pertanian.go_.id_.jpg\" alt=\"Mesin Pemanen Padi Indo Combine Harvester\" width=\"400\" height=\"300\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3120\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: pertanian.go.id<\/em><\/figcaption><\/figure><\/li>\n<li>Alat Penanaman Padi Jarwo Transplanter, sangat direkomendasikan oleh Litbang Kementerian Pertanian\u00a0yang meningkatkan penanaman\u00a0padi hingga 30 persen.\n<p><figure id=\"attachment_3121\" aria-describedby=\"caption-attachment-3121\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-3121\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Jarwo-Transplanter-bebeja.com_.jpg\" alt=\"Jarwo Transplanter\" width=\"500\" height=\"382\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3121\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: bebeja.com<\/em><\/figcaption><\/figure><\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p>Diharapkan dengan adanya pertanian modern,\u00a0para petani bisa lebih terbuka untuk membuat hasil olah tanamannya berkualitas.\u00a0Yang harus diingat,\u00a0pertanian modern bukan berarti menggunakan peralatan dengan harga yang mahal tetapi mengubah pola tanam dari manual, hasil yang kurang maksimal,\u00a0menjadi hasil yang lebih baik.<\/p>\n<p>Jadi, sudah siapkah kamu sebagai generasi muda memajukan pertanian Indonesia?<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pentingnya-edukasi-pola-tanam\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Pentingnya Edukasi Sistem Pola Tanam Bagi Petani<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Rina Romadona<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di .<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dahulu,\u00a0sebelum mengenal pertanian modern,\u00a0para petani kurang mengenal bagaimana proses pembibitan yang baik. Sekarang,\u00a0pertanian modern sudah banyak sekali dilakukan tetapi terutama di wilayah-wilayah yang sudah tersentuh oleh teknologi. Pertanian modern memiliki&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3119,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,844],"tags":[717,402,6,120],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Ragam-Fungsi-Pertanian-Modern-Jangka-Panjang-Bagi-Indonesia.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3118"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3118"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3118\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3124,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3118\/revisions\/3124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3119"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}