{"id":3125,"date":"2024-10-30T01:00:15","date_gmt":"2024-10-29T18:00:15","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3125"},"modified":"2024-10-30T08:00:13","modified_gmt":"2024-10-30T01:00:13","slug":"teknologi-sensor-sawah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/teknologi-sensor-sawah\/","title":{"rendered":"Kenali 3 Teknologi Sensor Pada Lahan Sawah"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kegiatan sehari-hari, mungkin kita sudah tidak asing\u00a0dengan teknologi sensor, secara zaman sekarang gitu loeh!. Contoh sederhana yang kita temukan sehari-hari adalah teknologi sensor pada kartu\u00a0seperti kartu ATM, <em><i>Vouc<\/i><\/em><em><i>h<\/i><\/em><em><i>er<\/i><\/em>,<em><i>\u00a0<\/i><\/em>hingga sensor sidik jari pada <em><i>Smar<\/i><\/em><em><i>t<\/i><\/em><em><i>phone<\/i><\/em>.<\/p>\n<p>Teknologi sensor diartikan sebagai alat yang dapat merespon kondisi tertentu secara otomatis dengan menggunakan sistem kendali dan sistem kontrol yang merupakan kumpulan alat dengan \u00a0kemampuan mengendalikan, memerintah,\u00a0dan mengatur keadaan dari satu sistem.<\/p>\n<p>Saat ini, teknologi sensor juga sudah banyak digunakan pada dunia pertanian atau\u00a0yang\u00a0dikenal dengan \u201c<em><i>Smart Farming<\/i><\/em>\u201d. Petani yang sudah mengenal dan mampu menggunakan s<em><i>martphone<\/i><\/em>\u00a0dapat dengan mudah memantau kondisi lahan dan tanamannya dari rumah.<\/p>\n<p>Tidak hanya memantau, dengan menggunakan teknologi sensor pada lahan sawah dan tanaman,\u00a0petani\u00a0bisa mendapatkan\u00a0informasi dan rekomendasi tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi tertentu pada lahan maupun tanamannya. Pesan akan otomatis diterima oleh s<em><i>martphone,<\/i><\/em>\u00a0apabila kondisi lahan atau tanaman mengalami masalah.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah teknologi sensor pada lahan sawah yang sudah dan sedang dikembangkan:<\/p>\n<h2><b><i><\/i><\/b><strong><em><b><i>Soil <\/i><\/b><b>and<\/b><b><i> Weather Sensor <\/i><\/b><\/em><\/strong><strong><b>(Sensor Tanah dan Cuaca) <\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Teknologi ini diperkenalkan oleh PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) pada 24 September 2018 dengan konsep bernama \u201cSmart Farming 4.0\u201d.<\/p>\n<p>Alat sensor ditempatkan pada lahan sawah dan secara otomatis akan mengirim informasi berupa pesan yang diterima oleh s<em><i>mar<\/i><\/em><em><i>t<\/i><\/em><em><i>phone<\/i><\/em>\u00a0petani.\u00a0Alat ini akan melaporkan kondisi tanah dan cuaca terbaru secara akurat sehingga petani dapat mengetahui keadaan dan kebutuhan serta tindakan yang harus dilakukan pada lahan dan tanaman.\u00a0Selain itu, juga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian perlakuan\u00a0seperti pengairan, penyemprotan pestisida,\u00a0dan pemupukan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3127\" aria-describedby=\"caption-attachment-3127\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-3127\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Soil-Weather-Sensor-MSMB-Indonesia.png\" alt=\"Soil &amp; Weather Sensor MSMB Indonesia\" width=\"600\" height=\"600\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3127\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: msmbindonesia.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Teknologi <em><i>Soil and Weather Sensor<\/i><\/em>\u00a0juga dapat memprediksi serangan hama dan penyakit sehingga petani dapat menghindari terjadinya serangan hama dan penyakit pada satu musim pada tanaman mereka.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sensor-cerdas-dunia-pertanian\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Sensor Cerdas dalam Dunia Pertanian<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><strong><b>Teknologi Pengairan Otomatis Berbasis <\/b><\/strong><strong><em><b><i>Mikrokontroler<\/i><\/b><\/em><\/strong><\/h2>\n<p>Alat ini terpasang dan terhubung dengan pintu sistem irigasi Primer, Sekunder,\u00a0Tersier,\u00a0hingga saluran pembuangan sehingga mampu mengontrol debit air yang mengalir ke sawah secara otomatis. Petani tidak perlu bersusah payah mendatangi irigasi untuk membuka dan menutup pintu air irigasi sawah mereka.<\/p>\n<h2><b><\/b><strong><b>Teknologi Otomatis Irigasi Pipa Lahan Sawah Berbasis Tenaga Surya<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Dengan berlatar belakang kondisi sumber\u00a0daya air yang semakin terbatas dan terganggu akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan,\u00a0kebutuhan air untuk semakin terbatas. Lahan sawah sangat bergantung pada\u00a0ketersediaan air untuk tanaman padi dapat berproduksi secara maksimal.<\/p>\n<p>Untuk itu,\u00a0teknologi ini diperkenalkan supaya penggunaan air yang terbatas dapat dioptimalkan. Teknologi ini mengacu pada kendali tinggi permukaan air di lahan sawah. Pengaturan tinggi air menggunakan rotasi kran air elektris Valworx 561086 dan mikrokontroler Alduino Uno ATMega328P dengan perancangan sistem perpipaan jaringan irigasi otomatis di lahan sawah.<\/p>\n<p>Dengan adanya teknologi ini, petani dapat dengan mudah mengatur tinggi muka air di lahan sawah, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi dan efisiensi tenaga kerja.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sistem-irigasi-otomatis-tanpa-kabel\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Mengenal Sistem Irigasi Otomatis Tanpa Kabel (Wireless Sensor Network)<\/strong><\/a><\/p>\n<hr \/>\n<p>Ketiga sistem sensor untuk lahan sawah yang sudah dan sedang dikembangkan tersebut akan mengubah banyak hal dalam kegiatan pertanian. Tidak hanya meningkatkan produksi dan efisiensi kegiatan pertanian,\u00a0namun akan mengubah citra petani sebagai individu yang berada di level bawah.<\/p>\n<p>Metode <em><i>Smart Farming <\/i><\/em>akan terus berkembang sehingga di\u00a0masa depan bukan tidak mungkin petani yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dapat melakukan kegiatan pertanian\u00a0di\u00a0manapun mereka berada. Segalanya bisa dilakukan dalam jarak dan waktu yang tidak terbatas.<\/p>\n<p>Semangat Bertani<br \/>\nPetani Berdaya, Kaya dan Bahagia!<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/teknologi-petani-padi\/\" rel=\"bookmark\"><strong>5 Teknologi Tepat Guna yang Dibutuhkan Petani Padi<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sumber gambar utama: onesoil.ai<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/sulassky\/\">Sulassky<\/a><br \/>\n<\/strong><em>Farmer \u2013 Traveller \u2013 Blogger<\/em><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kegiatan sehari-hari, mungkin kita sudah tidak asing\u00a0dengan teknologi sensor, secara zaman sekarang gitu loeh!. Contoh sederhana yang kita temukan sehari-hari adalah teknologi sensor pada kartu\u00a0seperti kartu ATM, Voucher,\u00a0hingga sensor&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3126,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,844],"tags":[247,720,719,27,718],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Kenali-3-Teknologi-Sensor-Pada-Lahan-Sawah.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3125"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3130,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3125\/revisions\/3130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}