{"id":3245,"date":"2024-10-15T01:00:15","date_gmt":"2024-10-14T18:00:15","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3245"},"modified":"2024-10-15T08:56:29","modified_gmt":"2024-10-15T01:56:29","slug":"syarat-tumbuh-kedelai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-kedelai\/","title":{"rendered":"Ketahui 5 Syarat Tumbuh Kedelai Sebelum Membudidayakannya"},"content":{"rendered":"<p>Tanaman kedelai memiliki syarat-syarat tumbuh yang perlu diketahui sebelum membudidayakannya. Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menghasilkan protein. Tahu, tempe, kecap, dan susu adalah salah satu produk yang dihasilkan dari olahan kedelai.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, permintaan tanaman ini, dalam skala lokal dan nasional, cukup tinggi. Namun, saat ini, produksi kedelai terbilang cukup rendah. Banyak pengusaha yang mengeluhkan rendahnya suplai kedelai. Kedelai sendiri sudah cukup banyak dikembangkan demi memenuhi kebutuhan nasional.<\/p>\n<p>Pertumbuhan kedelai sangat dipengaruhi oleh iklim dan tempat tumbuh, agar perkembangannya bisa optimal. Berikut ini adalah syarat dan lokasi tumbuh kedelai\u00a0yang perlu diketahui.<\/p>\n<h2><strong><b>Lokasi tumbuh kedelai<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Kedelai akan tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dengan ketinggian hingga 300 mdpl untuk varietas kedelai yang berbiji kecil. Sementara,\u00a0kedelai dengan varietas berbiji besar akan tumbuh optimal pada ketinggian 300 hingga 500 mdpl. Lokasi budidaya kedelai sebaiknya di lahan datar agar lebih mudah dalam pemeliharaannya.<\/p>\n<p>Pemilihan lokasi tanam kedelai juga harus dilakukan dengan analisis yang tepat, seperti mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. Hal ini terkait juga\u00a0dengan \u00a0penyerapan tenaga kerja karena kita menciptakan lapangan kerja baru. Selanjutnya,\u00a0mengetahui permintaan kedelai di lokasi tanam cukup penting agar memudahkan pendistribusian kedelai ketika panen sudah tiba.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-tanaman-salak-cepat-berbuah\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Ingin Menanam Tanaman Salak yang Cepat Berbuah? Ketahui Tips Ini<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Iklim<\/h2>\n<p>Kedelai dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada iklim tropis dan subtropis. Iklim dengan kondisi udara yang kering juga lebih baik jika dibandingkan dengan iklim yang lembab.<\/p>\n<h2>Curah hujan<\/h2>\n<p>Kondisi dengan curah hujan sekitar 100 hingga 400 mm\/bulan merupakan kondisi terbaik bagi pertumbuhan kedelai. Sementara,\u00a0untuk mendapatkan kondisi optimal,\u00a0curah hujan yang dibutuhkan sekitar 100 hingga 200 mm\/bulan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3247\" aria-describedby=\"caption-attachment-3247\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-3247\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Bibit-Kedelai.jpg\" alt=\"Bibit Kedelai\" width=\"1280\" height=\"960\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3247\" class=\"wp-caption-text\"><em>Bibit Kedelai<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h2>Suhu udara<\/h2>\n<p>Suhu udara yang tepat untuk menanam kedelai adalah sekitar 21 hingga 34<sup>o <\/sup>C. Suhu yang optimal sekitar 23 hingga 27<sup>o <\/sup>C. Pada saat benih kedelai sedang berkecambah,\u00a0suhu yang cocok adalah 30<sup>o <\/sup>C.<\/p>\n<h2>Media tanam<\/h2>\n<p>Kedelai lebih menyukai kondisi tanah yang tidak terlalu basah dengan ketersediaan air yang cukup. Jenis tanah yang cocok adalah andosol, latosol, grumosol, regosol, dan alluvial.<\/p>\n<p>Pada saat awal penanaman,\u00a0kedelai perlu diberi pipik kompos untuk memperbaiki struktur tanah dan memperbanyak biota tanah. Media tanam juga perlu diberi bakteri Rhizobium yang dapat membantu kedelai untuk mengikat Nitrogen.<\/p>\n<p>Kondisi pH tanah juga perlu diperhatikan. Toleransi keasaman tanah yang baik bagi kedelai yaitu sekitar pH= 5.8 hingga 7.0. Lebih dari itu,\u00a0kedelai akan mengalami pembusukan. Sementara,\u00a0jika keasaman tanahnya kurang,\u00a0maka kedelai dapat tumbuh namun pertumbuhannya terhambat.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Kedelai juga bisa ditanam bersamaan dengan tanaman lain. Contoh tanaman yang paling cocok jika ditumpangsari-kan\u00a0dengan kedelai adalah jagung. Jagung memiliki kondisi syarat tumbuh yang cocok dengan kedelai. Barometernya adalah jika suatu lokasi bisa ditanami jagung, maka lokasi tersebut bisa juga ditanami kedelai.<\/p>\n<p>Itulah 5 syarat tumbuh tanaman kedelai yang wajib kamu ketahui jika berencana membudidayakannya. Dengan memenuhi syarat-syarat tumbuh tersebut, kedelai pun akan tumbuh dengan baik.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-tanaman-kopi\/\" rel=\"bookmark\"><strong>4 Syarat Tumbuh Tanaman Kopi yang Wajib Diketahui<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Boiman Manik<br \/>\n<\/strong><em>Lulusan Agribisnis 2018 Universitas Brawijaya<\/em><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman kedelai memiliki syarat-syarat tumbuh yang perlu diketahui sebelum membudidayakannya. Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menghasilkan protein. Tahu, tempe, kecap, dan susu adalah salah satu produk yang dihasilkan dari&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3246,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,4],"tags":[740,710,709,741,739],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Ini-Dia-Syarat-Tumbuh-Tanaman-Kedelai.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3245"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3245"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3245\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3252,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3245\/revisions\/3252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}