{"id":3295,"date":"2024-01-03T01:00:30","date_gmt":"2024-01-02T18:00:30","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3295"},"modified":"2024-01-03T13:19:36","modified_gmt":"2024-01-03T06:19:36","slug":"syarat-tumbuh-tanaman-kale","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-tanaman-kale\/","title":{"rendered":"Ini Dia Syarat-Syarat Tumbuh Tanaman Kale"},"content":{"rendered":"<p>Tanaman Kale merupakan salah satu tanaman family <em><i>Brassicaceae,<\/i><\/em>\u00a0sering disebut juga dengan tanaman Kailan (<em><i>Brassica Oleraceae <\/i><\/em>var <em><i>achepala)<\/i><\/em>. Kale termasuk salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat. Tanaman ini berdaun tebal, mengkilap, berwarna hijau, dan batangnya tebal dengan sejumlah kepala bunga yang berukuran kecil, mirip dengan bunga brokoli.<\/p>\n<p>Dengan mengandung sumber vitamin K yang sangat baik dalam membantu proses pembekuan darah, vitamin A untuk kesehatan mata, dan warna hijau yang mengandung isotiosianat (senyawa yang menangkal kanker), tanaman ini sangat popular di kalangan masyarakat (Hendra dan Andoko, 2014).<\/p>\n<p>Permintaan masyarakat yang tinggi terhadap sayuran kailan ini dapat memiliki nilai komersial yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai sebuah \u00a0usaha. Usaha yang harus dilakukan untuk meningkatkan produksinya\u00a0adalah\u00a0dengan memperluas areal penanaman, menjaga kesuburan tanah,\u00a0serta menerapkan teknik budidaya yang baik.<\/p>\n<h2>Syarat Tumbuh Tanaman Kale<\/h2>\n<p>Nah, dalam perluasan areal penanaman,\u00a0kita perlu memperhatikan syarat tumbuh tanaman kale terlebih dahulu.\u00a0Apa saja syarat-syarat tumbuhnya? Silahkan simak di bawah ini.<\/p>\n<p>Tanaman kale\u00a0cocok ditanam di tanah yang lempung berpasir, gambut,\u00a0dan mengandung bahan organik\u00a0serta dapat ditanam pada ketinggian 700-1500 mdpl. Suhu rata-rata hariannya sekitar 15<sup>0<\/sup>C\u00a0&#8211;\u00a025<sup>0<\/sup>C. Jika pada saat suhu yang rendah,\u00a0tanaman tersebut menunjukkan nekrosa pada jaringan daunnya sehingga dapat mengakibatkan kematian pada tanaman itu sendiri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-3298\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Tanaman-Kale.jpg\" alt=\"Tanaman Kale\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><\/p>\n<p>pH optimum yang dibutuhkan adalah 6,0 &#8211; 6,8. Syarat tumbuh tanaman kale yang lain yaitu lokasi atau lahan yang dijadikan sebagai tempat budidaya haruslah terbuka dan memperoleh sinar matahari langsung serta drainase yang cukup (Wahyudi, 2010).<\/p>\n<p>Tanaman Kale\u00a0tidak hanya dibudidayakan di\u00a0media tanah tetapi juga dapat dibudidayakan secara hidroponik. Tanaman ini\u00a0biasanya dipanen pada umur 50-70 hari sesudah biji ditanam. Kale juga dapat dibudidayakan di\u00a0lahan yang sempit dengan sistem vertikultur.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/masalah-sistem-penanaman-vertikultur\/\" rel=\"bookmark\"><strong>3 Masalah yang Muncul pada Sistem Penanaman Vertikultur<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Sistem\u00a0vertikultur merupakan cara budidaya yang dilakukan dengan menetapkan media tanam yang digunakan pada wadah yang disusun secara vertikal dengan upaya hal tersebut dapat memanfaatkan ruang ke\u00a0arah vertikal. Keuntungan budidaya tanaman kale\u00a0dengan sistem vertikultur yaitu hemat lahan, air, umur tanaman relatif pendek, mendukung pertanian organik, wadahnya dapat disesuaikan dengan tempat budidayanya, dan dapat diaplikasikan oleh semua orang yang berminat. Media yang sering digunakan yaitu dengan <em><i>top soil<\/i><\/em>, pasir,\u00a0dan kompos dengan perbandingan 3:1:1.<\/p>\n<p>Dalam budidaya kale,\u00a0dibutuhkan pupuk organik cair\u00a0yang dapat melengkapi serta menambah ketersediaan bahan organik dalam tanah. Selain itu, unsur N merupakan unsur yang penting untuk tanaman Kailan, unsur N sangat membantu proses fotosintesis.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Nah, itulah syarat-syarat tumbuh tanaman kale yang perlu kamu ketahui. Bagaimana menurut kamu Sobat PTD? Apakah kamu tertarik untuk membudidayakan tanaman kale?<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-tanaman-kopi\/\" rel=\"bookmark\"><strong>4 Syarat Tumbuh Tanaman Kopi yang Wajib Diketahui<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Wiwi Sepriani<br \/>\n<\/strong><em>Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana<\/em><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di .<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman Kale merupakan salah satu tanaman family Brassicaceae,\u00a0sering disebut juga dengan tanaman Kailan (Brassica Oleraceae var achepala). Kale termasuk salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat. Tanaman ini berdaun&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3296,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,4],"tags":[753,752,755,756,754,751],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Ini-Dia-Syarat-Syarat-Tumbuh-Tanaman-Kale.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3295"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3300,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3295\/revisions\/3300"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}