{"id":3418,"date":"2024-08-27T01:00:25","date_gmt":"2024-08-26T18:00:25","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=3418"},"modified":"2024-08-27T19:12:48","modified_gmt":"2024-08-27T12:12:48","slug":"berhasil-membudidayakan-jagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/berhasil-membudidayakan-jagung\/","title":{"rendered":"Ingin Berhasil Membudidayakan Jagung? Terapkan 5 Hal Ini"},"content":{"rendered":"<p>Jagung merupakan makanan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia\u00a0karena jagung bisa menjadi pengganti makanan pokok seperti nasi. Tak sedikit masyarakat indonesia yang memilih untuk membudidayakan tanaman jagung. Pasalnya, selain jagung bisa diolah menjadi berbagai makanan, janggel, batang, klobot, dan daun jagung pun bisa dijadikan sebagai pakan ternak.<\/p>\n<p>Jagung merupakan tanaman biji-bijian yang merupakan keluarga rumput-rumputan jenis pangan. Di Indonesia sendiri, sudah banyak yang membudidayakan jagung, dan yang paling banyak adalah jenis jagung hibrida. Jagung hibrida berkualitas unggul sering ditemukan di pasar.<\/p>\n<p>Dalam membudidayakan jagung, diperlukan pengetahuan tentang syarat tumbuh dan faktor keberhasilan yang akan mempengaruhi produksi jagung. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tanaman jagung bisa dipanen dengan baik. Nah, bagi Anda yang berencana untuk menanam jagung, berikut ini adalah faktor-faktor keberhasilan dalam membudidayakan jagung.<\/p>\n<h2><strong><b>Perhatikan kondisi lingkungan<br \/>\n<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Banyak orang yang berpaham bahwa jagung bisa ditanam di\u00a0mana saja\u00a0dan dalam kondisi apa saja. Hal itu memang benar. Namun,\u00a0ada beberapa hal yang harus diketahui untuk membuat produksi\u00a0hasil jagung memuaskan\u00a0yaitu\u00a0suhu udara (iklim), tempat,\u00a0dan jenis tanah. Mari kita bahas satu per\u00a0satu\u00a0di bawah ini.<\/p>\n<ul>\n<li><b><\/b><strong><b>Iklim<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Iklim yang baik untuk tanaman jagung adalah\u00a0tropis atau subtropis. Hal itu berarti cocok di wilayah Indonesia\u00a0yaitu sekitar daerah yang terletak pada 0-500 LU sampai 0-400\u00a0LS. Suhu yang baik dibutuhkan oleh tanaman jagung yaitu sekitar 21-34 derajat Celcius, dengan minimal 8 jam intensitas cahaya matahari dalam satu hari.<\/p>\n<ul>\n<li><b><\/b><strong><b>T<\/b><\/strong><strong><b>empat <\/b><\/strong><strong><b>d<\/b><\/strong><strong><b>an Jenis Tanah<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tanaman jagung ditanam di tempat yang memiliki ketinggian sekitar 1000 sampai 1800 mdpl dan ketinggian optimum sekitar 50 sampai 600 mdpl. Kemiringan tanah yang diperlukan yaitu kurang dari 7%.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jenis-penyakit-jagung-cara-mengatasinya\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Kenali Ragam Jenis Penyakit Jagung dan Cara Mengatasinya<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-3421 aligncenter\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Lahan-Jagung.jpg\" alt=\"Lahan Jagung\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><\/p>\n<h2><strong><b>Memilih benih jagung yang berkualitas<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Setiap tanaman yang tumbuh berdasarkan kualitasnya yang baik, maka hasil produksi yang maksimal\u00a0pun akan dinikmati. Begitu\u00a0pun dengan tanaman jagung, dalam membudidayakannya, para petani harus pintar dalam memilih benih yang akan ditanam. Di Indonesia sendiri,\u00a0sudah tersedia benih jagung unggul yaitu\u00a0benih jagung hibrida.\u00a0Biasanya,\u00a0benih tersebut dilapisi\u00a0oleh\u00a0fungisida, agar tanaman terlindung dari wabah penyakit dan dapat tumbuh dengan baik.<\/p>\n<h2><strong><b>Waktu <\/b><\/strong><strong><b>y<\/b><\/strong><strong><b>ang tepat <\/b><\/strong><strong><b>u<\/b><\/strong><strong><b>ntuk menanam jagung<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Dalam menanam jagung,\u00a0juga diperlukan waktu yang tepat, sehingga dapat dipanen dengan baik. Biasanya,\u00a0bulan Mei hingga Juli adalah waktu yang baik untuk menanam jagung\u00a0karena intensitas hujan telah menurun, bahkan selesai, sehingga sangat cocok untuk melakukan penanaman jagung.<\/p>\n<h2><strong><b>Memberi pupuk<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Salah satu cara untuk merawat tanaman jagung yaitu dengan memberi pupuk secara teratur. Pupuk yang digunakan untuk menaburi lahan adalah pupuk kandang\/kompos sebanyak 10 hingga 20 ton per hektar. Setelah itu,\u00a0beri 5 kg GDM Black Bos untuk per hektar\u00a0agar tanah menjadi lebih subur.\u00a0Jangan lupa juga untuk melakukan pembajakan tanah 5 hari sebelum penanaman dengan kedalaman 20 sampai 30 cm.<\/p>\n<h2><strong><b>Merawat tanaman jagung<br \/>\n<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Untuk merawat tanaman jagung,\u00a0ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Merawat tanaman jagung bisa melalui tahap penjarangan dan penyulaman, yakni proses mengganti tanaman mati dengan tanaman yang baru. Setelah itu,\u00a0lakukan pembersihan pada tanaman pengganggu.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Nah, itulah 5 faktor keberhasilan yang perlu Anda perhatikan untuk membudidayakan jagung. Semakin rajin merawat tanaman jagung, maka semakin baik pula hasil yang akan diperoleh.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-memanfaatkan-limbah-jagung\/\" target=\"_top\" rel=\"bookmark noopener noreferrer\"><strong>4 Cara Memanfaatkan Limbah Jagung secara Maksimal<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Epin Supini<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jagung merupakan makanan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia\u00a0karena jagung bisa menjadi pengganti makanan pokok seperti nasi. Tak sedikit masyarakat indonesia yang memilih untuk membudidayakan tanaman jagung. Pasalnya, selain jagung&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3420,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,1],"tags":[788,64,789,493],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Terapkan-5-Hal-Ini-Supaya-Berhasil-Membudidayakan-Jagung.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3418"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3418"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3422,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3418\/revisions\/3422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}