{"id":4167,"date":"2024-01-11T05:00:37","date_gmt":"2024-01-10T22:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=4167"},"modified":"2024-01-11T08:13:40","modified_gmt":"2024-01-11T01:13:40","slug":"mulai-beternak-jangkrik-dengan-langkah-langkah-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mulai-beternak-jangkrik-dengan-langkah-langkah-ini\/","title":{"rendered":"Memulai Beternak Jangkrik dengan Langkah Sederhana"},"content":{"rendered":"<p>Jangkrik merupakan jenis serangga yang sering dipakai untuk pakan burung berkicau. Hewan yang memiliki nama latin Gryllus termasuk dalam keluarga\u00a0Gryllidae\/keluarga belalang. Bagi para kicau mania, jangkrik merupakan hewan berharga yang wajib dimiliki saat burung mereka lapar.\u00a0Beternak jangkrik pun bisa dilakukan oleh para kicau mania.<\/p>\n<p>Para kicau mania biasanya membeli jangkrik di toko yang menyediakan pakan burung. Bahkan,\u00a0sekarang jangkrik sendiri sudah ada yang mengonsumsinya, tak hayal jangkrik di pasaran memiliki harga yang fantastis. Harga jangkrik di pasaran bisa mencapai 90 ribu\/kg bahkan di waktu-waktu tertentu jangkrik ini bisa memiliki harga di atas 100 ribu\/kg, mengalahkan harga daging ya.<\/p>\n<p>Dengan adanya para kicau mania yang mana mereka sangat tergantung pada jangkrik untuk meningkatkan nutrisi burung mereka, membuat sebagian orang di Indonesia berinovasi untuk beternak jangkrik. Bahkan,\u00a0di daerah saya,\u00a0untuk harga minimal jangkrik mencapai 40 ribu\/kg. Lumayan bukan?<\/p>\n<p>Untuk pemasaran jangkriknya sendiri,\u00a0tidak begitu sulit bahkan tergolong mudah, bisa kita setorkan ke toko pakan burung atau jika kalian beternak\u00a0jangkrik dengan skala besar,\u00a0kalian bisa mencari buyer atau bekerja sama dengan perusahaan yang memproduksi Por burung.<\/p>\n<p>Untuk budidaya jangkrik sendiri,\u00a0tidak memakan biaya yang mahal. Untuk persiapan membuat kandang, kita bisa menggunakan kayu usuk\/balok kecil. Triplek untuk kandangnya bisa kita buat panggung dengan 4 kaki di pojok-pojoknya atau dengan menaruhnya di tanah,\u00a0yang penting tanah kering.<\/p>\n<h2>Persiapan Bahan dan Pembuatan kandang<\/h2>\n<p>Pada umumnya,\u00a0kandang jangkrik memiliki bentuk kotak seperti peti. Untuk bahan-bahannya,\u00a0terbilang mudah dicari di toko bangunan.<\/p>\n<ul>\n<li>Siapkan kayu usuk\/kaso potong kayu untuk rangkanya, tingginya 120 cm, lebar 80 cm,dan panjang 3 meter.<\/li>\n<li>Siapkan triplek untuk dindingnya lalu potong triplek sesuai dengan ukuran rangka, setelah itu paku triplek seperti membuat peti.<\/li>\n<li>Setelah jadi,lalu tutup bagian lubang yang ada pada box kandang jangkrik agar\u00a0nantinya jangkrik tidak keluar.<\/li>\n<li>Pada umumnya,para peternak jangkrik di sini membuat ukuran kandangnya agak tinggi agar nantinya jangkrik yang dibudidayakan tidak melompat keluar, dengan ukuran lebar 80-100 cm, tinggi 120-150 cm, dan panjang 3-4 meter.<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4169\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Jangkrik.jpg\" alt=\"Jangkrik\" width=\"1280\" height=\"847\" \/><\/p>\n<p>Setelah kandangnya\u00a0jadi,\u00a0periksa kembali kandangnya apakah ada yang berlubang atau kurang kuat bagian rangkanya. Setelah semua dirasa cukup,\u00a0maka kandang sudah siap di gunakan. Oh iya,\u00a0di bagian pinggir kandang,\u00a0bagian atas dikasih lakban putih agar nantinya jangkrik yang menempel di bagian dinding-dinding tidak pada keluar kandang.<\/p>\n<p>Untuk lebih baiknya,\u00a0kandang jangkrik ditempatkan di ruang yang sepi dan gelap agar tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan agar jangkrik tidak saling melompat-lompat dan tidak stres.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/alasan-beternak-ayam-kampung\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Ini Dia 10 Alasan Beternak Ayam Kampung<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2>Penetasan Telur<\/h2>\n<p>Para peternak jangkrik di daerah saya biasanya tidak memelihara jangkrik dari indukannya. Mereka membeli telur jangkrik lalu mereka tetaskan untuk dibesarkan. Untuk penetasan telurnya sendiri, adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li>Siapkan telur jangkrik, biasanya di sini membeli dari pengepul jangkrik. Jika di daerah kalian tidak ada, kalian bisa beli secara online.<\/li>\n<li>Siapkan media pasir, ayak\/saring pasir terlebih dahulu,ambil pasir yang paling lembut kemudian untuk menghindari bakteri,\u00a0pasir bisa dicuci lalu dijemur dulu atau bisa juga disangrai\u00a0agar terhindar dari bakteri.<\/li>\n<li>Siapkan nampan dan isi nampan tersebut dengan pasir yang sudah steril tadi tetapi jangan terlalu penuh, cukup dengan ketebalan 1-2 cm saja.<\/li>\n<li>Setelah itu, taburkan telur jangkrik yang sudah kita siapkan tadi secara merata. Jika sudah, taburan telur ditutup kembali dengan pasir secara merata, yang penting tertutup saja, jangan tebal-tebal, supaya telurnya bisa menetas.<\/li>\n<li>Setelah itu, nampan yang berisi telur tadi dipindahkan ke kandang box yang sudah dibuat. Pastikan di dalam box tidak ada jangkrik dewasa atau semut dan hewan lainya.<\/li>\n<li>Setelah itu, kita mengontrol telur secara berkala. Jangan lupa untuk menyemprot media telur tadi, tipis-tipis saja jangan sampai terlalu basah.<\/li>\n<li>Biasanya, untuk penetasan dengan sistem media pasir ini, memakan waktu 10-12 hari hingga telur ini menetas dan menjadi jangkrik kecil.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Itulah langkah-langkah dalam beternak jangkrik yang bisa kalian coba praktekkan. Nah, bagaimana? Apakah Sobat PTD untuk beternak jangkrik?<\/p>\n<blockquote><p><strong>Klik &amp; Baca: <\/strong><a class=\"wpp-post-title\" title=\"Cara Beternak Ulat Hongkong Bagi Pemula\" href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-beternak-ulat-hongkong\/\" target=\"_self\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Cara Beternak Ulat Hongkong Bagi Pemula<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <em><strong>Ahmad Masruchi Anwar<br \/>\n<\/strong><\/em>(Peternak burung murai batu)<\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di <strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jangkrik merupakan jenis serangga yang sering dipakai untuk pakan burung berkicau. Hewan yang memiliki nama latin Gryllus termasuk dalam keluarga\u00a0Gryllidae\/keluarga belalang. Bagi para kicau mania, jangkrik merupakan hewan berharga yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4168,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[842,1],"tags":[898,897],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Langkah-Langkah-Beternak-Jangkrik.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4167"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4167"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14517,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4167\/revisions\/14517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}