{"id":4314,"date":"2023-05-10T21:00:52","date_gmt":"2023-05-10T14:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=4314"},"modified":"2023-05-10T19:44:02","modified_gmt":"2023-05-10T12:44:02","slug":"langkah-membudidayakan-kacang-kapri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-membudidayakan-kacang-kapri\/","title":{"rendered":"5 Langkah Membudidayakan Kacang Kapri"},"content":{"rendered":"<p>Kacang kapri merupakan jenis tanaman yang termasuk ke\u00a0dalam kacang polong-polongan dan memiliki manfaat yang banyak bagi tubuh. Mungkin selama ini banyak orang yang tidak sadar bahwa\u00a0mengonsumsi kacang kapri bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Selain itu, Anda juga bisa membudidayakan kacang kapri sendiri.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #008000;\">Manfaat Kacang Kapri<\/span><\/h2>\n<p>Kacang kapri memiliki kandungan yang sangat bermanfaat dan mampu menyehatkan tubuh. Kacang kapri ini juga bisa disajikan dalam bentuk makanan seperti sup, sambal goreng, dan bahkan camilan. Berikut ini adalah\u00a0manfaat dari mengonsumsi kacang kapri untuk kesehatan tubuh,\u00a0di\u00a0antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li><strong><b> Menyehatkan Mata<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Bukan hanya wortel saja yang memiliki vitamin A, namun kacang kapri juga memilikinya untuk kesehatan mata. Oleh karena itu, bila mengonsumsi kacang kapri,\u00a0bisa menghindari penyakit yang menyerang mata.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><b> Baik Dikonsumsi Bagi Ibu Hamil<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kandungan mineral dan juga vitamin yang terdapat dalam kacang kapri baik dikonsumsi oleh ibu hamil setiap hari. Hal itu bisa menyehatkan pertumbuhan janin dan mencegah terjadinya kecacatan fisik pada janin\u00a0karena kacang kapri memiliki kandungan vitamin yang banyak seperti vitamin C, K,\u00a0dan asam folat.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><b> Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kacang kapri juga memiliki vitamin B (riboflavin), bila dikonsumsi,\u00a0bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang\u00a0sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah terkena penyakit.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kacang-lurik-varietas-unggul\/\" rel=\"bookmark\"><strong>Kacang Lurik, Kacang Tanah Varietas Unggul yang Tahan Penyakit<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Langkah-Langkah Membudidayakan Kacang Kapri<\/b><\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Banyak orang mengonsumsi\u00a0kacang kapri, mengingat banyaknya manfaat yang bisa diambil dari kacang tersebut. Maka\u00a0dari itu, tak ada salahnya bila Anda ingin membudidayakan tanaman kacang kapri ini. Namun,\u00a0ada beberapa hal yang harus dipenuhi saat membudidayakan kacang kapri.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4317\" aria-describedby=\"caption-attachment-4317\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-4317 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Kacang-Kapri.jpg\" alt=\"Kacang Kapri\" width=\"750\" height=\"497\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4317\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: nusantaranews.co<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikut ini adalah langkah-langkah membudidayakan kacang kapri yang baik.<\/p>\n<ol>\n<li><strong><b> Siapkan Lahan Tanam Yang Cocok<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sebelum menanam kacang kapri, siapkan lahan tanam yang sudah dibersihkan dari gulma dan juga tanaman pengganggu lainnya, karena hal itu bisa menghambat pertumbuhan kacang kapri.<\/p>\n<p>Bajak atau cangkul tanah sedalam 30 cm, setelah itu ratakan kembali agar tanah menjadi gembur. Disarankan untuk memilih lahan yang berada di dataran tinggi minimal 700 mdpl atau lebih. Selain\u00a0itu,\u00a0tanah yang baik untuk menanam kacang kapri juga memiliki ph 5,5 sampai 6,5.<\/p>\n<p>Buatlah bedengan pada lahan tanam dengan ukuran lebar 80 cm dan tinggi 30 cm, sesuaikan dengan panjang yang dimiliki oleh lahan tanam. Beri jarak sekitar 20 sampai 30 cm antar bedengan,\u00a0yang digunakan untuk membuat parit.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><b> Siapkan Benih Tanaman Kacang Kapri<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Bibit untuk penanaman kacang kapri harus memiliki kualitas yang baik dengan memilih polong dari tanaman yang sehat. Biji dari kacang polong yang baik diambil adalah ketika polong sudah berumur 3 sampai 4 bulan, lalu dijemur selama 3 hari hingga air yang terkandung di dalamnya menurun.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><b> Penanaman Tanaman Kacang Kapri<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kacang kapri bisa ditanam langsung dari biji benih yang telah direndam dalam air agar lebih cepat proses perkecambahannya.<\/p>\n<p>Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2,5 sampai 5 cm dan berilah jarak sekitar 15 sampai 20 cm. Setiap lubang diisi 2 biji benih kacang kapri dan tunggu hingga 5-7 hari, maka benih tersebut akan tumbuh. Tanaman ini lebih baik ditanam\u00a0pada musim hujan yakni sekitar bulan Maret dan April.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong><b> Lakukan Perawatan Yang Baik<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sama halnya dengan tanaman lain, membudidayakan kacang kapri juga diperlukan perawatan. Seperti penyiangan yang dilakukan sebanyak 2 kali ketika tanaman sudah berumur 3 minggu dan 6 minggu. Setelah itu,\u00a0pastikan tanah tetap gembur agar akar tidak tumbuh ke permukaan. Jangan lupa diberi pupuk.<\/p>\n<p>Untuk menjaga kesehatan tanah, maka diperlukan asupan air yang cukup bila hujan tidak turun\u00a0yaitu dengan melakukan penyiraman. Setelah berumur 3 minggu, pasang turus atau ajir yang terbuat dari bambu pada tanaman. Jangan lupa lakukan pemangkasan secara teratur sebanyak 2 kali.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong><b> Pemanenan Kacang Kapri<\/b><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam memanen kacang kapri, tidak diperlukan waktu lama, pasalnya hanya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan lamanya. Setiap 3 hari sekali,\u00a0bisa melakukan pemanenan hingga tanaman tidak berbuah lagi.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah 5 langkah dalam membudidayakan kacang kapri. Bila Anda memiliki persyaratan yang memadai, maka tak ada salahnya untuk mencoba membudidayakan kacang kapri ini.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Klik &amp; Baca: <\/strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tanaman-yang-mudah-dirawat-menguntungkan\/\" rel=\"bookmark\"><strong>5 Tanaman yang Mudah Dirawat dan Menguntungkan<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sumber gambar utama: info-menarik.net<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <em><strong>Epin Supini<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di <strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kacang kapri merupakan jenis tanaman yang termasuk ke\u00a0dalam kacang polong-polongan dan memiliki manfaat yang banyak bagi tubuh. Mungkin selama ini banyak orang yang tidak sadar bahwa\u00a0mengonsumsi kacang kapri bisa membuat&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4315,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,1],"tags":[164,913,914],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Langkah-Membudidayakan-Kacang-Kapri.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4314"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4314"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4314\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4318,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4314\/revisions\/4318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}