{"id":4946,"date":"2025-07-11T01:00:35","date_gmt":"2025-07-10T18:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=4946"},"modified":"2025-07-12T08:21:49","modified_gmt":"2025-07-12T01:21:49","slug":"review-buku-pertanian-organik-suatu-kajian-sistem-pertanian-terpadu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/review-buku-pertanian-organik-suatu-kajian-sistem-pertanian-terpadu\/","title":{"rendered":"Review Buku Pertanian Organik, Suatu Kajian Sistem Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p>Membaca buku tentang pertanian organik sangat diperlukan oleh siapapun, baik petani maupun konsumen, untuk mengetahui betapa pentingnya pertanian organik saat ini.<\/p>\n<p>Membicarakan tentang\u00a0pertanian organik\u00a0memang seperti tak ada habisnya tema untuk dibahas. Ada saja sesuatu yang bisa dibicarakan dan dibahas lebih detail serta lengkap. Hal tersebut memang tidak bisa dilepaskan dari pokok pembahasannya, yaitu pertanian jenis organik.<\/p>\n<p>Jenis pertanian tersebut seiring perjalanan waktu hingga sekarang semakin digandrungi\u00a0oleh banyak orang. Khususnya mereka yang bekerja dan beraktivitas di bidang pertanian. Bukan hanya sekedar petani penggarap lahan pertanian saja, tetapi juga mereka yang secara langsung ataupun tidak langsung terjun ke dunia pertanian.<\/p>\n<p>Mereka yang suka atau tertarik dengan pertanian organik, mungkin hanya sekedar ikut-ikutan orang lain saja, mengikuti tren, ataupun karena benar-benar ingin serius di bidang tersebut. Mereka sudah mengetahui apa saja yang menarik dan menguntungkan dari jenis pertanian itu.<\/p>\n<p>Namun sayangnya, mereka belum mengetahui kesulitan, tahapan, kesalahan, dan rintangan yang nanti akan dihadapi. Maka dari itu, perlu diberikan informasi mengenai pertanian organik kepada masyarakat umum. Bukan hanya informasi yang dasar-dasarnya saja, tetapi juga hingga mendetail. Dengan begitu, tiap orang yang mengetahuinya bisa langsung belajar secara otodidak.<\/p>\n<p>Nah, salah satu cara memberikan informasi yang sebenar-benarnya dan valid, yaitu dengan membaca buku pertanian organik. Berikut ada sebuah buku yang berjudul <em><i>Pertanian Organik<\/i><\/em><em><i>\u00a0Suatu Kajian Sistem Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan<\/i><\/em>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4948\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Buku-Pertanian-Organik.jpg\" alt=\"Buku Pertanian Organik\" width=\"1275\" height=\"1651\" \/><\/p>\n<p>Lalu, apa saja informasi yang menarik dan bermanfaat dari buku ini? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian di bawah ini hingga tuntas.<\/p>\n<h2><strong><b>Apa itu P<\/b><\/strong><strong><b>ertanian Organik<\/b><\/strong><strong><b>?<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Pada buku yang disusun oleh Nurhidayati, Istirochah Pujiwati, Anis Solichah, Djuhari, dan Abd. Basit dari Program Studi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang, ada beberapa definisi pertanian organik\u00a0yang dicetuskan oleh beberapa orang, pihak, atau organisasi tertentu.<\/p>\n<p>Menurut Anonymous, 2000, pertanian organik\u00a0adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Menurut International Federation of Organic Agriculture Movements, pertanian organik\u00a0adalah sistem pertanian holistik yang mendukung dan mempercepat biodiversitas, siklus biologi, dan aktivitas biologi tanah. Sertifikasi produk organik yang dihasilkan, penyimpanan, pengolahan pasca panen, dan pemasaran harus sesuai standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi.\u00a0Dalam hal ini,\u00a0penggunaan GMO (<em><i>Genetically Modified Organism<\/i><\/em>) tidak diperkenankan dalam setiap tahapan pertanian organik,\u00a0mulai produksi hingga pasca panen.<\/p>\n<p>Menurut Canadian Standars Board \u00a0National Standar for Organic Agriculture, pertanian organik\u00a0adalah suatu sistem produksi holistik yang dirancang untuk mengoptimalisasikan produktivitas dan kemampuan dari bermacam-macam komunitas di dalam agro-ekosistem, termasuk organisme tanah, tanaman, ternak, dan manusia. Tujuan utamanya adalah mampu mengembangkan usaha produktif yang <em><i>suistainable<\/i><\/em>\u00a0(berkelanjutan) dan selaras dengan lingkungan di sekitarnya.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tantangan-pertanian-organik-di-indonesia\/\" rel=\"bookmark\">Tantangan Pertanian Organik di Indonesia<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong><b>Lalu, untuk apa <\/b><\/strong><strong><b>pertanian organik<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0bagi manusia?<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Pembahasan dimulai dari kebutuhan manusia akan pangan atau makanan untuk bisa mempertahankan kehidupannya di bumi. Kita semua sebagai manusia normal sangat membutuhkan pangan.<\/p>\n<p>Bukan sekedar untuk mempertahankan hidup atau mengenyangkan perut\u00a0saja. Namun, tujuannya lebih luas dan menyeluruh, yaitu hingga menyentuh kesehatan tubuh manusia itu sendiri. Maka dari itu, bahan-bahan pangan yang nanti dikonsumsi oleh manusia harus berkualitas bagus dan menyehatkan. Dengan semua dasar dan alasan tersebut, sudah seharusnya pertanian organik\u00a0dilibatkan secara langsung.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4941\" aria-describedby=\"caption-attachment-4941\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-4941\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Produk-pertanian-organik.jpg\" alt=\"Produk pertanian organik\" width=\"1000\" height=\"667\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4941\" class=\"wp-caption-text\">Foto: bloomberg.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dimulai dari revolusi hijau (<em><i>green revolution<\/i><\/em>), dimana rekayasa teknologi bibit unggul maju pesat. Begitu juga di Indonesia yang notabene bidang pertaniannya masih menjadi andalan. Revolusi hijau di Indonesia memberikan dampak dan hasil yang menggembirakan, terutama pada pemenuhan kebutuhan pangan untuk rakyat yang tercukupi.<\/p>\n<p>Bahkan, beberapa komoditas pertanian mampu diekspor, sehingga menyumbangkan devisa negara. Namun demikian, ada sesuatu yang salah pada revolusi hijau tersebut. Penggunaan pupuk kimia buatan pabrik beserta pestisidanya mencemari lahan pertanian. Sudah pasti hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja.\u00a0Pasalnya, bisa berdampak jangka panjang yang sangat merugikan bagi kehidupan masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>Maka dari itu, dibutuhkan cara yang efektif, cerdas, solutif, dan tentu saja tidak merusak maupun merugikan lingkungan. Selain itu, kesehatan tubuh manusia yang setiap hari mengonsumsi hasil pertanian, juga masih tetap terjaga.<\/p>\n<p>Cara yang dimaksud adalah menerapkan pertanian organik\u00a0di tiap lahan pertanian yang ada. Khususnya, lahan pertanian yang di-intensif-kan untuk mengolah dan menghasilkan komoditas tani unggulan yang sekaligus dibutuhkan oleh banyak orang.<\/p>\n<p>Misalnya, lahan pertanian padi, jagung, atau lahan pertanian lainnya yang sudah biasa menghasilkan produk pangan pokok. Nah, disinilah tantangannya tersendiri terutama bagi para petani yang hampir tiap hari bercocok lahan pertaniannya.<\/p>\n<p>Mereka yang sudah terbiasa menggunakan pupuk kimiawi, pestisida, dan sejenisnya sedikit demi sedikit harus meninggalkan serta mengubah kebiasaan tersebut. Tentu saja sangat sulit dan sudah seharusnya didampingi.<\/p>\n<h2><strong><b>Lalu, apa yang menarik dari buku <\/b><\/strong><strong><b>pertanian organik ini?<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Bagi Anda sekalian yang tertarik dengan pertanian organik, sudah pasti buku ini begitu menarik untuk dibaca. Pasalnya, penulis menjabarkan seluk beluk pertanian organik\u00a0secara jelas dan mendetail. Mulai dari pengertian dan sebab akibatnya, hingga prosesnya yang detail serta menyeluruh.<\/p>\n<p>Memang buku ini diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa, tetapi tidak ada salahnya dibaca\u00a0oleh\u00a0masyarakat umum. Minimal bisa menambah pengetahuan mengenai apa itu pertanian organik\u00a0yang hingga sekarang sudah dipraktikkan di Indonesia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4942\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Tantangan-Pertanian-Organik-di-Indonesia.jpg\" alt=\"Tantangan Pertanian Organik di Indonesia\" width=\"1280\" height=\"851\" \/><\/p>\n<p>Tim penulis coba menguraikan penjabaran pertanian organik\u00a0itu sendiri secara sederhana dan mudah dipahami. Maka dari itu, sebagian besar istilah pertanian asing yang ditulis sudah diberi definisi atau pengertiannya. Hal tersebut sangat membantu banyak orang saat membaca dan memahami buku ini. Terutama Anda sekalian yang masih awam perihal pertanian organik.<\/p>\n<p>Pembahasan tiap materi dalam bab dan sub bab-nya saling terkait serta terpadu. Maka dari itu, memang buku pertanian organik\u00a0ini disarankan untuk dibaca banyak orang. Bukan hanya sebatas kalangan akademisi saja, tetapi juga para petani yang sudah terbiasa terjun langsung di lapangan atau lahan pertanian.<\/p>\n<p>Dapat sedikit disimpulkan\u00a0materi mengenai pertanian organik\u00a0di sini, sebelum Anda sekalian benar-benar membaca buku ini. Pertanian organik adalah teknik budidaya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia buatan pabrik.<\/p>\n<p>Sementara itu, tujuan utama dari pertanian organik, yaitu menghasilkan berbagai produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi kesehatan tubuh manusia karena merupakan salah satu kebutuhan primer pokok yang mau tidak mau harus terpenuhi agar bisa bertahan hidup.<\/p>\n<p>Tujuan lainnya yang tidak kalah penting, yaitu proses pertanian organik\u00a0tersebut tidak merusak lingkungan sekitar. Terutama tidak merusak lahan pertanian meskipun sudah berlangsung lama digunakan lahannya.<\/p>\n<p>Buku ini belum dikomersilkan secara luas karena diterbitkan oleh lembaga penerbitan kampus yang pemasarannya terbatas. Maka dari itu, Anda yang ingin membaca atau bahkan memilikinya bisa menghubungi langsung civitas akademis atau lembaga penerbitan yang bersangkutan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Demikianlah tulisan singkat <em><i>review<\/i><\/em>\u00a0buku yang membahas perihal pertanian organik\u00a0secara lengkap. Semoga bermanfaat sekaligus menginspirasi Anda sekalian.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Klik &amp; Baca: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/review-buku-pertanian-organik-2\/\" rel=\"bookmark\">[Review] Buku Pertanian Organik, Solusi Alternatif Pertanian<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <em><strong>Arifin Totok<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong>.<\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membaca buku tentang pertanian organik sangat diperlukan oleh siapapun, baik petani maupun konsumen, untuk mengetahui betapa pentingnya pertanian organik saat ini. Membicarakan tentang\u00a0pertanian organik\u00a0memang seperti tak ada habisnya tema untuk&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4947,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,19,529],"tags":[1030,544],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Review-Buku-Pertanian-Organik-Suatu-Kajian-Sistem-Pertanian-Terpadu-dan-Berkelanjutan.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4946"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4946"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4949,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4946\/revisions\/4949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}