{"id":504,"date":"2018-07-10T10:12:26","date_gmt":"2018-07-10T03:12:26","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=504"},"modified":"2019-08-13T14:05:39","modified_gmt":"2019-08-13T07:05:39","slug":"cara-ekspor-hasil-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-ekspor-hasil-pertanian\/","title":{"rendered":"Ekspor Hasil Pertanian Itu Tidak Seribet Yang Kita Pikir"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia yang subur dan kaya akan kekayaan alam menghasilkan produk pertanian yang melimpah. Beberapa produk pertanian tertentu bahkan tidak dapat diserap oleh pasar dalam negeri sehingga harganya menjadi sangat murah.<\/p>\n<p>Nah. kondisi seperti ini bisa diatasi dengan menjual produk tersebut ke luar negeri alias di <strong>ekspor<\/strong>. Mungkin terdengar sedikit rumit mengingat banyak prosedur yang akan di lalui. Apalagi bagi petani yang berada di daerah pedesaan yang aksesnya terbatas, mungkin tidak sampai berpikir untuk ekspor produk pertanian.<\/p>\n<p>Tenang saja&#8230;! Ternyata mengekspor produk pertanian itu gampang kok.<\/p>\n<p>Berikut langkah awal dan prosedurnya:<\/p>\n<h2>1. Mengetahui Pasar<\/h2>\n<p>Nah, tahap awal kita bisa melakukan survei pasar untuk mengetahui produk apa saja yang biasanya diekspor, apakah produk tersebut produk terlarang atau tidak untuk di ekpor, karena di beberapa negara komoditi pertanian tertentu dilarang diperjualbelikan dan untuk komoditi beras harus mendapatkan izin dari BULOG, karena beras tidak bisa di ekspor apabila ketersediaan dalam negeri belum cukup.<\/p>\n<figure id=\"attachment_506\" aria-describedby=\"caption-attachment-506\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-506\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/infotrainingkonsultan.com_.jpg\" alt=\"ekspor hasil pertanian ke luar negeri\" width=\"700\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/infotrainingkonsultan.com_.jpg 700w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/infotrainingkonsultan.com_-300x180.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/infotrainingkonsultan.com_-600x361.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-506\" class=\"wp-caption-text\"><em>Source: vovworld.vn<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Cara mendapatkan informasinya gampang,\u00a0 tinggal cek di website\u00a0 <a href=\"http:\/\/www.insw.go.id\">www.insw.go.id<\/a>. Selain itu informasi yang harus dicari adalah produk apa saja yang biasanya diminta oleh para pembeli di luar negeri dan negara mana saja yang biasanya menjadi target pasar produk tersebut.<\/p>\n<p>Hampir semua produk pertanian berpotensi untuk di ekspor karena masing \u2013 masing negara tujuan ekspor mempunyai kebutuhan tersendiri terhadap produk pertanian.<\/p>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kopi-nasional-kian-dicintai-lokal-dan-internasional-peluang-tantangan\/\">Kopi Nasional Kian Dicintai Lokal dan Internasional, Peluang &amp; Tantangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Produk pertanian Indonesia mengalami peningkatan ekspor. Terhitung dari Januari hingga maret 2018 seperti yang disampaikan oleh\u00a0 Kuntoro Boga Andri\u00a0 Kepala biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian yang dikutip dari Detik Finance<\/p>\n<p>\u201cTerjadi Peningkatan Ekpor Komoditi Pertanian Indonesia terhitung dari Januari \u2013 Maret 2018 seperti kelapa sawit\u00a0 senilai US$ 4,97 miliar dengan negara tujuan India, jagung senilai US$\u00a0 7, 8 juta\u00a0 Negara Tujuan Pilipina, Kelapa US$ 230,44 juta negara tujuan Cina, nanas US$ 52, 5 juta negara tujuan\u00a0 Amerika, kedelei US$ 19,17 juta negara tujuan Australia, ubi kayu US$ 4,9 juta negara tujuan taiwan, ubi jalar US$ \u00a05,9 juta negara tujuan Jepang\u201d<\/p>\n<p>Dengan adanya peningkatan nilai tersebut, berarti peluang petani Indoenesia untuk menjual produknya ke luar negeri sangat tinggi. Selain komoditi pertanian tersebut, produk pertanian seperti kakao, tembakau, rempah \u2013 rempah (lada hitam, lada putih, kayu manis, biji pala, vanili ),\u00a0 karet alam, gaharu , mangga, malak, cengkeh, tomat, jeruk, limau dan tanaman hias juga diterima oleh pasar luar negeri.<\/p>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ekspor-manggis-ke-luar-negeri\/\">Tingginya Potensi Ekspor Manggis di Pasar Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>2. Persiapkan Produk<\/h2>\n<p>Mempersiapkan produk untuk di ekspor tentu saja harus lebih hati \u2013 hati , mengingat jarak dan waktu yang dibutuhkan produk untuk sampai ke negara tujuan akan lebih lama. Untuk itu diperlukan proses pengemasan sesuai dengan komoditi yang akan diekspor.<\/p>\n<p>Hal \u2013 hal yang perlu diperhatikan antara lain pemilihan bahan kemasan, kadar air dan penempatan produk. Barang \u2013 barang yang akan diekspor harus memiliki kualitas terbaik sesuai dengan permintaan pembeli dari luar negeri.<\/p>\n<h2>3. Persiapan Dokumen<\/h2>\n<figure id=\"attachment_507\" aria-describedby=\"caption-attachment-507\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-507 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/kargo-ekspor.jpg\" alt=\"cara mudah ekspor hasil pertanian\" width=\"700\" height=\"467\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/kargo-ekspor.jpg 700w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/kargo-ekspor-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/kargo-ekspor-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-507\" class=\"wp-caption-text\"><em>Source: flightzona.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Setelah produk dikemas, selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen antara lain dokumen dokumen Pemberitahuan Barang Ekspor (PEB) meliputi :<\/p>\n<ol>\n<li>Data Eksportir<\/li>\n<li>Data Penerima Barang<\/li>\n<li>Data Costums Broker (jika ada)<\/li>\n<li>Sarana Pengangkut yang akan mengangkut<\/li>\n<li>Negara tujuan<\/li>\n<li>Detil Barang , seperti : jumlah dan jenis barang, dokumen yang menyertai, nomor kontainer PEB diajukan ke kantor Bea Cukai setempat<\/li>\n<li>Setelah Eksportasi disetujui oleh bea cukai maka akan diterbitkan dokumen Nota Persetuan ekspor (NPE)<\/li>\n<li>melakukan stuffing dan pengapalan barang menggunakan moda Tranportasi udara (air cargo), laut (sea kargo) atau darat<\/li>\n<li>mengansuransikan barang \/ kargo anda jika menggunakan CIF)<\/li>\n<li>Mengambil pembayaran di Bank (jika menggunakann LC atau pembayaran di akhir)<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kebun-kopi-indonesia-terluas\/\">Fakta! Kebun Kopi Indonesia Terluas, di atas Brazil dan Vietnam<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Nah, bagi Anda petani yang ingin meningkatkan nilai jual hasil pertanian pasti tertantang ni, karena informasi tersebut bisa dengan mudah kamu dapatkan dengan memanfaatkan <em>smartphone<\/em> kamu. Silahkan dicoba!<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><strong><em>Penulis\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/sulassky\/\">Sulassky<\/a><br \/>\n<\/em><\/strong><em>Farmer \u2013 Traveller \u2013 Blogger<\/em><\/p>\n<p>Referensi :<\/p>\n<ul>\n<li>hsh.co.id\/prosedur-dan-tata-cara-ekpor\/<\/li>\n<li>m.detik.com\/finance\/berita\/ekpor-komoditi-pertanian-naik-di-April-2018\/<\/li>\n<li>m.merdeka.com\/uang\/indonesia-ekspor-serentak-produk-prtanian-termasuk-ke-as-rumania-dan-china.html<\/li>\n<li>infotrainingkonsultan.com<\/li>\n<li>ekbis.sindonews.com<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia yang subur dan kaya akan kekayaan alam menghasilkan produk pertanian yang melimpah. Beberapa produk pertanian tertentu bahkan tidak dapat diserap oleh pasar dalam negeri sehingga harganya menjadi sangat murah.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":505,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[863,1],"tags":[57,65,6,5],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Ekspor3.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/504"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=504"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/504\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":509,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/504\/revisions\/509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}