{"id":58,"date":"2024-08-28T01:04:30","date_gmt":"2024-08-27T18:04:30","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=58"},"modified":"2024-08-31T18:45:57","modified_gmt":"2024-08-31T11:45:57","slug":"inspirasi-produk-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/inspirasi-produk-pertanian\/","title":{"rendered":"3 Inspirasi Cantik dari Produk Pertanian"},"content":{"rendered":"<p><span class=\"fontstyle0\">Apa yang kamu pikirkan jika mendengar tentang \u201cproduk pertanian\u201d?\u00a0Kebun yang luas? Sawah? Makanan?<\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\"><br \/>\nTapi tahukah kamu kalau ternyata ada produk pertanian unik yang bisa kamu manfaatkan sebagai\u00a0dekorasi di rumah atau hiasan untuk mempercantik kamar kamu. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Mau tahu? Simak sampai habis ya.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"fontstyle0\"><br \/>\n1. Terarium<\/span><\/h2>\n<p><span class=\"fontstyle0\"><br \/>\nTerarium atau taman mini dalam kaca ini sangat cocok buat kamu yang suka keindahan natural tapi\u00a0tidak punya cukup waktu untuk merawat taman. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Selain itu, karena disimpan di dalam wadah kaca,\u00a0kamu bisa menjadikan terarium sebagai dekorasi rumah di sebelah manapun yang kamu inginkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Ada berbagai macam tipe terarium yang bisa kamu pilih. Mulai dari tanaman paku, lumut, sukulen,\u00a0kaktus, atau tanaman apapun yang kamu sukai. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Tapi pastikan tanaman yang kamu pilih adalah\u00a0tanaman yang ukurannya kecil, suka tempat teduh, toleran terhadap kelembaban tinggi, dan mudah\u00a0dirawat ya.\u00a0Selain bisa dibuat sendiri, kamu juga bisa membeli terarium yang sudah jadi.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"fontstyle0\">2. Tanaman dalam botol<br \/>\n<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_60\" aria-describedby=\"caption-attachment-60\" style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-60 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/2-fatinia.com-.jpg\" alt=\"produk pertanian\" width=\"620\" height=\"372\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/2-fatinia.com-.jpg 620w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/2-fatinia.com--300x180.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/2-fatinia.com--600x360.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-60\" class=\"wp-caption-text\"><em>Source: fatinia.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Tanaman dalam botol ini sebenarnya merupakan salah satu tahapan dalam proses kultur jaringan.\u00a0Satu bagian tanaman seperti sel atau jaringan tanaman ditumbuhkan dalam kondisi steril dan di dalam\u00a0botol kaca agar bisa tumbuh kembali menjadi satu tanaman lengkap kembali.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">\u00a0Cara ini biasanya digunakan untuk membudidayakan tanaman atau mempercepat perbanyakan dari\u00a0suatu jenis tanaman. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Misalnya seperti pisang, anggrek, ataupun tanaman lainnya. Akan tetapi, dengan sedikit kreasi, tanaman dalam botol ini bisa menjadi hiasan yang cukup cantik juga. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Apalagi jika tanaman yang dikultur adalah jenis bunga. Selain cantik dipandang, tanaman hias\u00a0yang dikultur juga tidak memerlukan perawatan karena seluruh kebutuhan tanaman tersebut sudah\u00a0ada di dalam botol kaca.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"fontstyle0\"><br \/>\n3. Hidroponik<br \/>\n<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_61\" aria-describedby=\"caption-attachment-61\" style=\"width: 568px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-61 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/3.jpg\" alt=\"tanaman hidroponik\" width=\"568\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/3.jpg 568w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/3-300x202.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 568px) 100vw, 568px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-61\" class=\"wp-caption-text\"><em>Source: www.bebeja.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Hidroponik adalah cara menanam tanaman yang unik dan sangat cocok untuk mereka yang tinggal di\u00a0kota. Karena untuk melakukan cara ini, kamu tidak perlu memiliki lahan yang luas. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Kamu bisa\u00a0mengubah halaman belakang atau halaman depan rumah kamu jadi taman kecil dengan beragam jenis\u00a0tanaman dengan memanfaatkan cara hidroponik ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat taman hidroponik. Misalnya dengan\u00a0menggunakan cara <em>Nutrient Film Technique<\/em> atau WICK yang lebih mudah dan murah. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Pastikan juga tanaman kamu mendapat nutrisi, intensitas cahaya, dan suhu yang sesuai untuk kehidupannya ya.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span class=\"fontstyle0\">Jadi, mana yang akan kamu pilih untuk hiasan rumahmu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Penulis:\u00a0<a href=\"https:\/\/id.linkedin.com\/in\/runaaviena\">Qothrunnada Sungkar<\/a><\/em><\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>Kirimkan tulisanmu segera: baca di <a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/penulis\"><strong>sini<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di <strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang kamu pikirkan jika mendengar tentang \u201cproduk pertanian\u201d?\u00a0Kebun yang luas? Sawah? Makanan? Tapi tahukah kamu kalau ternyata ada produk pertanian unik yang bisa kamu manfaatkan sebagai\u00a0dekorasi di rumah atau&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1],"tags":[6,5,7],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/1.jpg","author_info":{"display_name":"Sahabat PakTani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/sapat\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58\/revisions\/63"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}