{"id":5818,"date":"2022-12-22T01:00:21","date_gmt":"2022-12-21T18:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=5818"},"modified":"2022-12-21T20:34:32","modified_gmt":"2022-12-21T13:34:32","slug":"cara-budidaya-jambu-kristal-dalam-pot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-budidaya-jambu-kristal-dalam-pot\/","title":{"rendered":"Cara Budidaya Jambu Kristal di dalam Pot"},"content":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin budidaya jambu kristal di dalam pot? Pak Tani Digital akan membagikan langkah-langkahnya. Jadi, baca sampai habis ya artikel pertanian ini.<\/p>\n<p>Jambu Kristal merupakan komoditi tumbuhan biji yang memiliki nilai tinggi. Jambu Kristal sendiri merupakan jambu biji yang berbeda dibandingkan jambu biji lain. Jambu ini memiliki nilai jual yang tinggi, harganya di pasaran sekitar Rp 15,000. Di tingkat petani,\u00a0harganya sudah lumayan tinggi yaitu sekitar Rp 12,000.<\/p>\n<p>Jambu Kristal bukan tanaman jenis jambu yang asli berasal dari Indonesia, melainkan berasal dari negara Taiwan. Jambu ini mulai masuk ke Indonesia pada tahun 90-an.<\/p>\n<p>Jambu ini hampir tidak memiliki biji di dalamnya, dagingnya juga renyah dengan kandungan air yang banyak di dalamnya.<\/p>\n<p>Jambu Kristal mulai dilirik oleh para petani buah saat ini karena memiliki bobot yang lumayan berat dan perawatan yang mudah.\u00a0Harganya yang tinggi mampu memikat para petani jambu untuk menanamnya.<\/p>\n<p>Nah,\u00a0kali ini saya akan mengulas bagaimana cara budidaya\u00a0jambu kristal di dalam pot. Cara ini sangat bermanfaat bagi kalian yang ingin menanam\u00a0jambu kristal tetapi tidak memiliki lahan yang cukup besar untuk membudidayakanya.<\/p>\n<p>Maka dari itu,\u00a0daripada beli dengan harga yang mahal,\u00a0lebih baik menanamnya sendiri di halaman rumah.<\/p>\n<h2><strong><b>Cara <\/b><\/strong><strong><b>Budidaya<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0Jambu Kristal<\/b><\/strong><strong><b> di dalam Pot<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Budidaya jambu Kristal\u00a0cukup mudah tetapi jika kalian menginginkan hasil yang maksimal dengan lahan sempit sehingga tidak memakan terlalu banyak ruang,\u00a0kalian bisa mengikuti langkah-langkah di bawah\u00a0ini. Harus dengan perawatan yang intensif dan mudah.<\/p>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Persiapan Bibit<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Sebelum menanam tanaman apa saja,yang wajib kita siapkan adalah bibit tanaman.<\/p>\n<p>Namun, tidak mudah mendapatkan bibit jambu Kristal ini. Kalian harus mencangkoknya dulu namun tidak di semua daerah ada tanaman jambu Kristal ini.<\/p>\n<p>Jika di daerah kalian tidak ada yang punya bibitnya, kalian bisa membeli di toko-toko <em><i>online<\/i><\/em>. Banyak toko <em><i>online<\/i><\/em>\u00a0yang menjual bibit tanaman ini.\u00a0Kalian bisa memesannya secara <em><i>online<\/i><\/em>. Harga yang ditawarkanya pun beragam dan cukup murah. Untuk satu bibit jambu Kristal harganya berkisar 9-15 ribu rupiah.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-menanam-merawat-tabulampot\/\">Tips Menanam dan Merawat Tabulampot<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<figure id=\"attachment_5820\" aria-describedby=\"caption-attachment-5820\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-5820\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Budidaya-Jambu-Kristal.jpg\" alt=\"Budidaya Jambu Kristal\" width=\"640\" height=\"427\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5820\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: 8villages.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Persiapan Media Tanam dan Media Tumbuh<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Untuk tempat tanamnya,saya menyarankan agar kalian menggunakan drum yang di potong menjadi dua, atau bisa juga menggunakan <em><i>planter bag<\/i><\/em> yang bisa dibeli di toko bibit.<\/p>\n<p>Untuk ukuran <em><i>planter bagnya<\/i><\/em>, kalian bisa menggunakan ukuran yang sesuai dengan keinginan tetapi lebih besar diameternya lebih baik.<\/p>\n<p>Selain itu, untuk media tumbuhnya, kalian bisa menggunakan tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan tanah 2, sekam padi dan kompos 1. Jadi, perbandingannya 2:1:1, kalian bisa mencampurkan bahan-bahan tersebut menjadi satu.<\/p>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Penanaman Jambu Kristal<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Untuk menanamnya, kalian bisa isi bagian bawah <em><i>planterbag<\/i><\/em>\/potongan drum dengan pecahan genteng. Kalian juga bisa menambahkan serabut kelapa untuk menstabil air nantinya.<\/p>\n<p>Lalu, kalian isi setengah <em><i>planter bag<\/i><\/em> tadi dengan media tumbuh yang sudah disiapkan. Masukan bibitnya dan uruk dengan tanah yang sudah diracik tadi.<\/p>\n<p>Jika kalian sudah menanamnya, jangan lupa menyiramnya. Untuk media tanah, kalian bisa tambahkan dolomit untuk menjaga tanah dari jamur agar tumbuhan sehat dan terhindar dari penyakit.<\/p>\n<h2><strong><b>Perawatan Tanaman Setelah Tanam<\/b><\/strong><\/h2>\n<p>Setelah melakukan penanaman, maka langkah selanjutnya adalah merawat tanaman jambu kristal supaya dapat berbuah dengan maksimal.<\/p>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Penyiraman<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Tanaman yang sudah siap,jangan lupa ditaruh di tempat terbuka yang memiliki pencahayaan yang cukup.<\/p>\n<p>Untuk penyiramanmya sendiri, jika pada musim kemarau, kalian bisa menyiramnya setiap hari, cukup satu kali saja di pagi atau sore hari. Jika pada musim hujan, penyiraman dilakukan jika media tanam sudah terlihat kering.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Pemangkasan<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Untuk pemangkasan, tanaman tambulampot harus dipangkas agar bisa berbuah secara maksimal.<\/p>\n<p>Pangkas bagian cabang yang menurut kita tidak terlalu baik pertumbuhanya agar nantinya jika dipupuk, nutrisi pupuk tidak termakan oleh batang yang kurang baik tadi.<\/p>\n<p>Untuk teori pemangkasan,1 batang utama (sekunder) hanya boleh memiliki 3 batang cabang (primer), sedangkan dari 3 batang cabang hanya boleh memiliki 3 tunas baru (tersier).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5821\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/JAMBU-KRISTAL-TAMBULAMPOT.jpg\" alt=\"JAMBU KRISTAL TAMBULAMPOT\" width=\"454\" height=\"340\" \/><\/p>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Pemupukan<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Untuk pemupukannya sendiri,kita harus lebih antusias lagi karena tanaman tambulampot hanya memiliki persedian nutrisi yang terbatas. Jadi, kita harus memupuknya agar tanaman bisa berbuah secara maksimal nantinya.<\/p>\n<p>Pemupukan pertama kita lakukan paling tidak 1 bulan setelah tanam dan untuk pemupukan selanjutnya, bisa kita lakukan 2-3 bulan sekali.<\/p>\n<p>Untuk pemupukannya, lebih baik menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang karena lebih baik untuk tanaman. Boleh menambahkan pupuk kimia tapi dosisnya jangan teralu banyak.<\/p>\n<h4><b><\/b><span style=\"color: #008000;\"><strong><b>Masa Panen<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Masa panen tanaman jambu Kristal tambulampot ini bervariasi tergantung cara perawatan dan bibit yang kita tanam.<\/p>\n<p>Ada yang 8 bulan berbuah,ada yang 1,5 tahun baru bisa berbuah. Untuk bisa dipanen, biasanya tanaman jambu biji membutuhkan waktu 4-5 bulan dari bunga jambunya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Untuk menanam jambu ini, saya rasa cukup mudah karena tidak membutuhan perawatan yang rumit sehingga kita masih bisa menikmati waktu bersama keluarga.<\/p>\n<p>Budidaya\u00a0jambu kristal bisa dijadikan satu resensi untuk mulai membudidayakan tumbuhan tambulampot daripada kita membeli dengan harga 15,000\/kg. Mending kita tanam sendiri di pekarangan rumah.<\/p>\n<p>Saya rasa sudah cukup lengkap cara yang saya bagikan hari ini. Jangan lupa berbagi pengalaman bersama teman kalian agar mereka bisa saling belajar budidaya tanaman tambulampot, khususnya jambu kristal.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Klik &amp; Baca: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-menanam-kangkung-pot-polybag\/\">Cara Menanam Kangkung di dalam Pot atau Polybag<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sumber gambar utama: helpinghandsyangon.org<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<em><strong>Ahmad Masruchi Anwar<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin budidaya jambu kristal di dalam pot? Pak Tani Digital akan membagikan langkah-langkahnya. Jadi, baca sampai habis ya artikel pertanian ini. Jambu Kristal merupakan komoditi tumbuhan biji yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5819,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[841,1],"tags":[1079,1080,1078,1077],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Cara-Budidaya-Jambu-Kristal-di-Dalam-Pot.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5818"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5818"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5823,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5818\/revisions\/5823"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}