{"id":6000,"date":"2023-01-07T01:00:45","date_gmt":"2023-01-06T18:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6000"},"modified":"2023-01-07T09:17:02","modified_gmt":"2023-01-07T02:17:02","slug":"asal-usul-cabe-peter-cara-budidaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/asal-usul-cabe-peter-cara-budidaya\/","title":{"rendered":"Yuk, Ketahui Asal Usul Cabe Peter dan Cara Budidayanya"},"content":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda\u00a0mendengar di negeri ini bahwa ada biji cabe yang harganya\u00a0Rp6.000\/butir? Padahal,\u00a0kebanyakan benih cabe di negeri ini, harganya cuma kisaran Rp15.000\/bungkus dengan isi ratusan butir.\u00a0Di keluarga tanaman cabe <em><i>(<\/i><\/em><em><i>Capsicum annum<\/i><\/em><em><i>), <\/i><\/em>benih yang tergolong mahal tadi adalah benih Cabe Peter.<\/p>\n<p>Cabe Peter memiliki nama latin <em><i>Capsicum annuum var annuum<\/i><\/em>.\u00a0Tapi, harga di atas itu\u00a0adalah harga\u00a0beberapa tahun yang lalu. Saat ini,\u00a0harganya sudah lebih murah karena semakin mudah untuk mendapatkannya, misalnya lewat belanja <em><i>online<\/i><\/em>.<\/p>\n<h3><strong><b>Cabe Peter di Indonesia<\/b><\/strong><\/h3>\n<p>Dari pantauan di media <em><i>online<\/i><\/em>, sedikitnya ada beberapa pembudidaya yang mempelopori Cabe Peter di tanah air. Dua di antaranya ada di Yogyakarta dan Surabaya. Mereka mendapatkan benih cabe tersebut dari Amerika.<\/p>\n<p>Berkat ketekunan dan ketelatenannya, keduanya berhasil memproduksi benih, yang kini banyak diburu oleh para penggemar cabe impor ini.<\/p>\n<p>Di awal-awal usahanya, rata-rata mereka bisa meraih omzet jutaan per bulan. Sebut saja Anank di Yogyakarta, bisa mencapai omzet hingga 10 juta rupiah per bulan. Sementara, Louise di Surabaya, sebulan bisa menjual 100 paket dengan harga Rp30.000\/paket. Satu\u00a0paket berisi 5 butir biji cabe peter.<\/p>\n<p>Para pembelinya adalah para pecinta tanaman hias langka dan unik. Mereka sudah membudidayakan tanaman impor tersebut sejak 5 \u2013 9 tahun terakhir.<\/p>\n<p>Ya, Cabe Peter kian populer di negeri ini, terutama karena bentuknya yang menyerupai alat kelamin laki-laki. Itu makanya cabe ini dijuluki sebagai \u201c<em><i>The Most Pornographic Pepper<\/i><\/em>\u201d oleh sebuah majalah perkebunan Organic Gardening Magazine.<\/p>\n<p>Bentuknya\u00a0yang unik dan langka menjadi daya tarik yang besar bagi para pecinta tanaman hias. Sebagian dari mereka menjadikan \u201cPeter Pepper\u201d sebagai koleksi kebanggaannya.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cabai-terpedas\/\">Ketahui Cabai Terpedas di Indonesia dan di Dunia<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6002\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Cabe-Peter.jpg\" alt=\"Cabe Peter\" width=\"1000\" height=\"1000\" \/><\/p>\n<h3><strong><b>Varian Cabe Peter<\/b><\/strong><\/h3>\n<p>Ada 3 varian Peter Pepper yang beredar di Indonesia, yaitu\u00a0merah, oranye,\u00a0dan kuning. Di beberapa tempat lainnya,\u00a0ada yang hijau.<\/p>\n<p>Grow Vegetables At Home melaporkan cabe yang banyak dijumpai di Texas ini bisa tumbuh hingga ketinggian mencapai 1,5 meter dengan batang dan daun berwarna hijau. Jika tanaman mendapat sinar matahari dan nutrisi yang cukup, sebatang pohon Peter Pepper menghasilkan hingga 100 cabe dengan ukuran panjang hingga 4 inci setiap cabenya.<\/p>\n<h3><strong><b>Asal-Usul Si Peter Pepper<\/b><\/strong><\/h3>\n<p>Di kalangan para ahli, \u201c<strong><b>The Chili Willy Peppers<\/b><\/strong>\u201d, sebutan lain dari Cabe Peter ini, masih terus ditelusuri kepastian asal-usulnya. Namun,\u00a0mereka sepakat jika tanaman yang pertama kali dipopulerkan oleh seorang jurnalis Texas bernama Frank X. Tolbert, merupakan jenis cabe yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.<\/p>\n<p>Tidak mengherankan jika tanaman ini kemudian banyak ditemukan di beberapa negara bagian Amerika Serikat seperti Lousiana, Mexico,\u00a0dan Texas Timur. Kini, bisa juga ditemukan di Indonesia.<\/p>\n<p>Menurut para ahli dari universitas di Texas dan Lousiana, Cabe Peter ini seperti kebanyakan cabe lainnya, yakni bisa dikonsumsi karena tidak beracun. Namun, karena tingkat kepedasan yang mencapai 3 \u2013 6 \u00a0kali lipat dari cabe kebanyakan, para ahli menyarankan untuk menjadikannya sebagai tanaman hias saja.<\/p>\n<p>Jika tingkat kepedasan cabe biasa sekitar 7.000 skala scoville, maka si \u201cPeter Peppers\u201d ini mencapai 10.000 \u2013 23.000 skala scoville.<\/p>\n<p>Bahkan menurut media <em>chilipeppermadness.com<\/em>, tingkat kepedasannya\u00a0mencapai 30.000 skala scoville. Itu artinya, Peter Pepper ini 6 kali lebih pedas ketimbang cabe Jalapeno dan Serano. Kedua cabe ini punya tingkat kepedasan yang cocok untuk bumbu masakan dan saus.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mencegah-kering-batang-tanaman-cabai\/\">5 Cara Mencegah Kering Batang pada Tanaman Cabai<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6003 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Tanaman-Cabe-Peter.jpg\" alt=\"Tanaman Cabe Peter\" width=\"500\" height=\"500\" \/><\/p>\n<h3><strong><b>Cara Budidaya Cabe Peter<\/b><\/strong><\/h3>\n<p>Secara umum, cara budidaya Cabe Peter sama dengan cabe-cabe lainnya. Kesamaan itu mulai dari penyiapan benih, penyemaian, pemeliharaan,\u00a0hingga penyiapan media tanaman dan pemeliharaan.<\/p>\n<p>Pakar tanaman Alice Brantley di majalah Backwoods Home berpendapat bahwa The Chili Willy Peppers akan tumbuh baik di lahan terbuka dengan sinar matahari yang cukup,\u00a0tanah \u00a0yang subur,\u00a0dan air yang cukup seperti tanaman cabe lainnya.<\/p>\n<p>Untuk hasil terbaik, ia menyarankan menggunakan <em><i>sta<\/i><\/em><em><i>r<\/i><\/em><em><i>ter<\/i><\/em>\u00a0benih, namun jika tidak ada, benih cukup disemai di dalam pot dengan cahaya yang cukup.<\/p>\n<p>Seperti para ahli dari universitas di Texas dan Lousiana, tanaman hias yang berbuah sangat pedas ini mudah beradaptasi di lingkungan baru. Jadi, tidak mengherankan jika di Indonesia pun bisa berkembang, seperti yang dilakukan oleh pembudidaya di Yogyakarta dan Surabaya tadi.<\/p>\n<p>Dengan nilai ekonomi yang terbilang tinggi, Cabe Peter menawarkan peluang ekonomi tinggi bagi Anda\u00a0yang ingin membudidayakannya, meskipun\u00a0sebagai tanaman hias saja.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mahasiswa-brawijaya-penemu-penghambat-patek-cabai\/\">Hebat! 3 Mahasiswa Pertanian Universitas Brawijaya Temukan Bakteri Penghambat Patek Cabai<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Fuad Bakhtiar<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><em>https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Peter_pepper<\/em><\/li>\n<li><em>http:\/\/grow-vegetables-at-home.com\/miscellaneous-gardening\/how-to-grow-yourself-a-hot-peter-pepper-penis\/<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/www.brilio.net\/creator\/mengenal-cabai-peter-si-tumbuhan-paling-porno-di-dunia-031233.html#<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/belajartani.com\/19-cabe-peter-peter-pepper\/<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/www.jitunews.com\/read\/19348\/cabai-porno-itu-bernama-peter-pepper-ini-teknis-budidayanya<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/peluangusaha.kontan.co.id\/news\/peter-pepper-si-pedas-bertampang-porno-1<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/peluangusaha.kontan.co.id\/news\/budidayanya-tak-beda-dari-cabai-jenis-lain-2<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/www.liputan6.com\/health\/read\/810701\/red-peter-pepper-cabai-rawit-berbentuk-mrp<\/em><\/li>\n<li><em>https:\/\/www.ayoberkebun.com\/pembibitan\/cara-menanam-cabe-dari-biji.html<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda\u00a0mendengar di negeri ini bahwa ada biji cabe yang harganya\u00a0Rp6.000\/butir? Padahal,\u00a0kebanyakan benih cabe di negeri ini, harganya cuma kisaran Rp15.000\/bungkus dengan isi ratusan butir.\u00a0Di keluarga tanaman cabe (Capsicum annum),&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6004,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,1],"tags":[37,1115,466,1114],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Asal-Usul-Cabe-Peter-dan-Cara-Budidayanya.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6000"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6000"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6006,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6000\/revisions\/6006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6004"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}