{"id":6065,"date":"2024-01-30T01:00:04","date_gmt":"2024-01-29T18:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6065"},"modified":"2024-01-30T11:16:59","modified_gmt":"2024-01-30T04:16:59","slug":"5-tahap-memusnahkannya-bambu-membuka-lahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tahap-memusnahkannya-bambu-membuka-lahan\/","title":{"rendered":"Sulit Membuka Lahan Karena Terhalang Bambu? Ini 5 Tahap Mudah untuk Memusnahkannya"},"content":{"rendered":"<p>Ketika Anda ingin membuka\u00a0suatu lahan, apa yang menjadi kendala pertama kali? Umumnya, masyarakat yang akan membuka lahan pertanian merasa kerepotan untuk memusnahkan tanaman bambu yang banyak tumbuh,\u00a0terutama pada lahan-lahan subur dekat perairan.<\/p>\n<p>Jika tidak ditangani dengan tepat, maka rumpun bambu yang sudah besar dan rimbun akan sangat merepotkan Anda terutama ketika akan melakukan pengolahan lahan. Selain itu,\u00a0untuk memusnahkan rumpun bambu yang sudah terlanjur rimbun dan besar,\u00a0membutuhkan suatu teknik tertentu agar tanaman bisa musnah hingga ke akar-akarnya.<\/p>\n<p>Tanpa berlama-lama lagi, berikut akan dijelaskan tahap-tahap dalam memusnahkan tanaman bambu, sehingga tanaman musnah sampai ke akar dan tidak berpotensi untuk tumbuh kembali.<\/p>\n<h3>Pisahkan Rumpun Bambu<\/h3>\n<p>Bambu termasuk ke\u00a0dalam jenis tanaman yang memiliki pertumbuhan sangat cepat. Oleh karena itu, memisahkan rumpun-rumpun bambu merupakan cara pertama yang harus dilakukan untuk memusnahkannya.<\/p>\n<p>Tahap yang paling tepat yaitu dengan menggali rumpun mulai dari bagian terluar hingga terdalam. Setelah itu,\u00a0pisahkan rumpun-rumpun bambu sesuai dengan jalurnya.<\/p>\n<p>Meski membutuhkan waktu yang cukup lama, dengan memisahkan rumpun bambu sesuai dengan areanya, maka Anda dapat memusnahkannya lebih cepat.<\/p>\n<h3>Pangkas Batang Bambu Sedekat Mungkin dengan Pangkal<\/h3>\n<p>Agar proses pembongkaran rumpun bambu dapat dikerjakan dengan lebih mudah, maka Anda harus memangkas seluruh batang bambu sedekat mungkin dengan bagian pangkalnya.<\/p>\n<p>Waktu paling tepat untuk melakukan pemotongan bambu yaitu sekitar bulan April hingga Juni ketika bambu sedang mengalami masa pertumbuhan.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengelola-pengairan-sawah-kekeringan\/\">7 Cara Mengelola Pengairan Sawah untuk Antisipasi Kekeringan<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6067\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Rumpun-Bambu.jpg\" alt=\"Rumpun Bambu\" width=\"1280\" height=\"719\" \/><\/p>\n<h3>Gali Rimpang Bambu<\/h3>\n<p>Setelah rumpun bambu dipisahkan dan batang bambu dipangkas, langkah selanjutnya adalah menggali rimpang bambu. Jika rumpun bambu terlalu besar, maka Anda perlu menggali dari bagian dalam menuju bagian terluar.<\/p>\n<p>Waktu menggali rumpun harus dilakukan bersamaan dengan waktu pemangkasan batang bambu. Hal ini karena batang bambu memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.<\/p>\n<h3>Lakukan Secara Rutin Hingga Tunas Tidak Terlihat<\/h3>\n<p>Seperti yang sudah dijelaskan bahwa tumbuhan bambu termasuk ke\u00a0dalam jenis tumbuhan yang\u00a0memiliki pertumbuhan yang cepat. Oleh karena itu,\u00a0proses penggalian dan pemangkasan tidak bisa hanya dilakukan sekali saja.<\/p>\n<p>Anda perlu melakukannya secara rutin dan beberapa kali putaran, untuk memastikan seluruh bagian rumpun bambu sudah digali dan dipangkas.<\/p>\n<p>Setelah itu, jangan terburu-buru untuk mengolah lahan. Anda perlu menunggu beberapa minggu dan memastikan apakah ada pertumbuhan tumbuhan baru lagi pada bekas galian.<\/p>\n<h3><strong><b>Gunakan Perintang Akar dan Herbisida<\/b><\/strong><\/h3>\n<p>Setelah rumpun bambu dipastikan musnah dan tidak berbekas, satu hal yang tidak boleh terlewatkan adalah melakukan tindak pencegahan. Tindak pencegahan yang tepat dilakukan untuk mencegah pertumbuhan bambu adalah dengan memberikan perintang akar.<\/p>\n<p>Perintang akar biasa digunakan jika Anda ingin memangkas tanaman bambu yang berada di halaman rumah,\u00a0dan khawatir akar tanaman bambu milik tetangga akan menyebar sampai ke halaman rumah.<\/p>\n<p>Selain menggunakan perintang akar, Anda juga bisa menggunakan herbisida asal dengan dosis yang tepat.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah beberapa tahapan yang bisa dilakukan untuk memusnahkan bambu sekaligus dapat membuka lahan. Bambu memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat cepat. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengontrol dan mengecek bekas rumpun bambu yang telah dimusnahkan.<\/p>\n<p>Jika masih terdapat tunas bambu yang tumbuh, segera musnahkan agar bambu tidak berkembang dan menghalangi pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang dibudidayakan di kemudian hari.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-kulit-pisang-pupuk-organik\/\">Cara Mengolah Kulit Pisang Menjadi Pupuk Organik<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<em><strong>Novita Awalia Rahmah<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika Anda ingin membuka\u00a0suatu lahan, apa yang menjadi kendala pertama kali? Umumnya, masyarakat yang akan membuka lahan pertanian merasa kerepotan untuk memusnahkan tanaman bambu yang banyak tumbuh,\u00a0terutama pada lahan-lahan subur&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":6066,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1],"tags":[1140,1138,1139,1141],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Membuka-Lahan-dengan-Memusnahkan-Rumpun-Bambu.jpg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6065"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6065"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6068,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6065\/revisions\/6068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}