{"id":6183,"date":"0024-12-24T01:00:28","date_gmt":"0024-12-23T18:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6183"},"modified":"2024-12-24T10:18:47","modified_gmt":"2024-12-24T03:18:47","slug":"cara-membuat-pakan-lele-dari-kotoran-kambing-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-membuat-pakan-lele-dari-kotoran-kambing-ini\/","title":{"rendered":"Pakan Lele Bisa Dibuat dari Kotoran Kambing, Ini Dia Caranya"},"content":{"rendered":"<p>Ternak ikan lele bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menguntungkan. Caranya pun cukup mudah, salah satunya\u00a0dengan memberi pakan lele secara teratur.<\/p>\n<p>Ada berbagai makanan lele yang bisa kamu beri. Kamu bisa membelinya atau membuat pakan lele sendiri.<\/p>\n<p>Namun, supaya lebih hemat, kamu juga bisa membuat pakan lele sendiri sekaligus meningkatkan kemampuan dalam budidaya ikan, salah satunya dari kotoran kambing. Pasalnya, kotoran kambing bisa dijadikan bahan makanan lele yang mudah dan bergizi.<\/p>\n<h2>Cara Membuat Pakan Lele Dari Kotoran Kambing<\/h2>\n<p>Kotoran kambing bisa dimanfaatkan untuk pengolahan pakan lele yang ekonomis. Kamu bisa membuatnya sendiri dengan mudah. Berikut ini adalah cara membuatnya.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"> Siapkan Bahan<\/span><\/h4>\n<p>Kotoran kambing memanglah bahan utama untuk membuat pakan lele namun Anda memerlukan bahan lainnya sebagai pelengkap agar menjadi pakan yang bergizi<\/p>\n<p>Bahan yang harus disiapkan di antaranya adalah\u00a0kotoran kambing yang sudah dikeringkan selama 1\u00a0minggu, tabung, karung, limbah sayuran, bekatul, satu liter EM-4, 2 liter tetes tebu atau gula pasir, dan 10 hingga 20 liter air.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"> Siapkan Wadah<\/span><\/h4>\n<p>Tempat untuk penampungan kotoran kambing selama proses menjadi pakan lele, adalah wadah yang tepat. Wadah yang bisa kamu gunakan yaitu jerigen atau tabung atau wadah lainnya yang memuat kotoran kambing tersebut .<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-lengkap-ternak-lele-di-kolam-terpal\/\">Panduan Lengkap Ternak Lele di Kolam Terpal dengan Mudah<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Campurkan Gula Pasir, Air, dan EM-4<\/span><\/h4>\n<p>Gunakan wadah untuk membuat campuran gula pasir atau tetesan tebu yang dilarutkan dengan 1\u00a0liter air dan 20 ml EM+4 sebagai senyawa baru. Diamkan selama 2 jam dengan pemasangan aerator.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6122\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Ternak-Lele-di-Kolam-Terpal.jpg\" alt=\"Ternak Lele di Kolam Terpal\" width=\"1103\" height=\"811\" \/><\/p>\n<p>Campuran EM-4 akan meningkatkan hasil budidaya lele yang berkualitas dan mampu diolah menjadi berbagai aneka makanan. Tetes tebu atau gula pasir mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan menghasilkan lele yang bagus.<\/p>\n<p>Dengan olahan makanan lele tersebut, bisa mencegah penyakit stres menyerang ikan lele.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"> Campurkan Seluruh Bahan<\/span><\/h4>\n<p>Ketika semuanya sudah siap, maka campurlah semua bahan seperti limbah sayuran, bekatul, dan kotoran kambing.<\/p>\n<p>Untuk memberi pakan lele yang bagus, sebaiknya jangan menggunakan kotoran kambing yang bau dan lembek. Selain itu, kotoran kambing juga harus bersifat mudah terurai agar menjamin kesehatan pakan yang dibuat.<\/p>\n<p>Campur semua bahan dengan larutan yang sudah dibuat pada langkah no 3. Aduklah semuanya sampai merata, sehingga menghasilkan plankton yang bisa dicerna dengan mudah oleh ikan lele.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"> Tutup Rapat Wadah<\/span><\/h4>\n<p>Gunakan wadah untuk menyimpan olahan pakan ikan yang bisa ditutup rapat. Setelah itu, simpan di tempat teduh dan jangan terkena sinar matahari langsung.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"> Pemberian Pakan<\/span><\/h4>\n<p>Proses fermentasi berjalan selama 14 hari hingga bakteri pada kotoran kambing sudah tidak berbahaya sehingga bisa menjadi makanan pada ikan lele yang berumur kurang dari sebulan.<\/p>\n<p>Anda bisa memberikan pakan dari kotoran kambing ini secara langsung dengan memasukkan pakan ke dalam kolam lele.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah beberapa cara untuk membuat pakan lele dari kotoran kambing dengan mudah. Pasalnya, pakan alami ini lebih bergizi, gurih, berukuran besar, dan praktis.<\/p>\n<p>Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beternak-lele-sistem-bioflok\/\">Cara Beternak Ikan Lele dengan Sistem Bioflok<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Epin Supini<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><em><strong>Referensi: <\/strong><\/em>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-membuat-kotoran-kambing-menjadi-pakan-lele<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ternak ikan lele bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menguntungkan. Caranya pun cukup mudah, salah satunya\u00a0dengan memberi pakan lele secara teratur. Ada berbagai makanan lele yang bisa kamu beri.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6184,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[843,1],"tags":[347,1170,381,1169],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Pakan-Lele-Bisa-Dibuat-dari-Kotoran-Kambing.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6183"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6183"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6183\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6185,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6183\/revisions\/6185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}