{"id":6256,"date":"2024-09-06T01:00:51","date_gmt":"2024-09-05T18:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6256"},"modified":"2024-09-06T09:43:14","modified_gmt":"2024-09-06T02:43:14","slug":"5-tips-tanam-jagung-agar-hasil-panen-berkualitas-bagus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tips-tanam-jagung-agar-hasil-panen-berkualitas-bagus\/","title":{"rendered":"5 Tips Tanam Jagung Agar Hasil Panen Berkualitas Bagus"},"content":{"rendered":"<p>Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Tanam jagung pun menjadi aktivitas bercocok tanam yang digemari saat ini.<\/p>\n<p>Jagung adalah tanaman semusim yang menyelesaikan satu daur hidupnya dalam waktu sekitar 3\u00a0sampai 5\u00a0bulan. Setengah waktu hidupnya merupakan fase vegetatif dan setengahnya lagi generatif.<\/p>\n<p>Tanaman dengan nama ilmiah <em><i>Zea mays<\/i><\/em>\u00a0ini biasa diolah menjadi nasi jagung, dibakar, direbus,\u00a0atau dijadikan olahan kue. Selain itu,\u00a0jagung merupakan bahan pokok tepung maizena dan minyak jagung, serta bahan kosmetika, industri farmasi,\u00a0dan kimia.<\/p>\n<p>Jika Anda tertarik untuk membudidayakan\u00a0jagung, terdapat teknik atau tips tanam jagung yang dapat Anda lakukan agar hasil panen jagung berkualitas bagus. Simak di bawah ini.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Pemilihan Benih <\/span><\/h3>\n<p>Pemilihan benih yang baik merupakan langkah awal untuk menghasilkan jagung yang berkualitas bagus. Oleh sebab itu, benih jagung yang digunakan haruslah\u00a0adalah benih yang sehat dan tidak terserang penyakit.<\/p>\n<ol>\n<li>Pilihlah jenis jagung yang terpercaya dan direkomendasikan oleh pemerintah.<\/li>\n<li>Gunakan benih jagung yang segar dengan tingkat perkecambahan 85%.<\/li>\n<li>Pastikan benih yang digunakan tidak terlihat jelek dan terserang penyakit.Tentunya jangan gunakan benih yang dulunya terserang penyakit.<\/li>\n<\/ol>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-tumbuh-jagung-agar-tumbuh-optimal\/\">4 Syarat Tumbuh Jagung Agar Tumbuh Optimal<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<figure id=\"attachment_6258\" aria-describedby=\"caption-attachment-6258\" style=\"width: 480px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6258 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Jagung.jpg\" alt=\"Jagung\" width=\"480\" height=\"274\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6258\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: sciencenordic.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Pengolahan Lahan &amp; Pembuatan Bedengan<\/span><\/h3>\n<p>Setelah mendapatkan bibit, langkah selanjutnya adalah mengolah\u00a0lahan untuk budidaya jagung.<\/p>\n<p>Agar jagung yang ditanam menghasilkan hasil yang bagus, lahan budidaya sebaiknya dilakukan pecangkulan agar tanahnya gembur. Tanah yang gembur bertujuan untuk memperlancar sirkulasi udara di dalam tanah.<\/p>\n<p>Kemudian setelah dilakukan penggemburan tanah, lahan sebaiknya dibiarkan selama sekitar\u00a01 minggu agar terpapar sinar matahari dan terkena angin.<\/p>\n<p>Jika terdapat gulma,\u00a0juga sebaiknya dilakukan pembersihan sebelum penanaman agar nantinya tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.<\/p>\n<p>Lakukan pengapuran jika pH tanah di\u00a0bawah 5 karena tanaman jagung membutuhkan pH tanah yang cenderung basa. Pengapuran dapat dilakukan dengan menggunakan <em><i>dolomite<\/i><\/em>. Dosis pengapuran harus disesuaikan dengan tingkat keasaman lahan.<\/p>\n<p>Apabila lahan yang akan digunakan sebelumnya adalah lahan sawah, maka lahan dapat langsung digunakan tetapi harus dipastikan bahwa drainase-nya dalam keadaan\u00a0baik.<\/p>\n<p>Selain itu, dapat juga dibuat bedengan. Pembuatan bedengan dapat dilakukan dengan \u00a0lebar sekitar 1 m, serta memiliki ketinggian sekitar 20-30 cm, dengan panjang yang disesuaikan dengan ukuran lahan.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Penanaman<\/span><\/h3>\n<p>Penanaman jagung untuk pertama kalinya sebaiknya dilakukan pada musim penghujan agar benih jagung memiliki pengairan yang cukup.<\/p>\n<p>Untuk menanam jagung, cara yang harus dilakukan adalah dengan meletakkan 1-2 butir jagung ke dalam lubang tanam. Kemudian, tutuplah lubang tanam dengan menggunakan kompos dan berikan pengairan yang cukup.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Pengairan<\/span><\/h3>\n<p>Terdapat beberapa metode pengairan yang dapat digunakan dalam budidaya jagung, antara lain :<\/p>\n<ol>\n<li>Metode alur<\/li>\n<li>Metode genangan<\/li>\n<li>Metode sprinkler<\/li>\n<li>Metode bagian dari bawah permukaan<\/li>\n<li>Metode tetesan air<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_6259\" aria-describedby=\"caption-attachment-6259\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6259 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Budidaya-Jagung.jpg\" alt=\"Budidaya Jagung\" width=\"550\" height=\"413\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6259\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: art.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Perawatan &amp; Pemanenan<\/span><\/h3>\n<p>Agar mendapatkan jagung dengan hasil yang bagus, berikut ini adalah cara perawatan yang harus dilakukan :<\/p>\n<p><strong>1. Penyulaman<\/strong><\/p>\n<p>Penyulaman merupakan metode untuk melakukan pengecekan pada bibit jagung yang kira-kira berusia 1\u00a0minggu untuk memastikan bahwa jagung yang ditanam tumbuh dengan normal. Apabila terdapat jagung yang cacat, maka perlu dilakukan pembibitan ulang.<\/p>\n<p><strong>2. Penyiangan<\/strong><\/p>\n<p>Penyiangan merupakan proses pembersihan gulma dari lahan tanam. Penyiangan dilakukan saat jagung berusia 2\u00a0minggu.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/solusi-hama-penggerek-batang-jagung\/\">3 Cara Mengendalikan Hama Penggerek Batang Jagung<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>3. Pemupukan<\/strong><\/p>\n<p>Pemupukan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang jenis Bokashi.<\/p>\n<p><strong>4. Pemanenan<\/strong><\/p>\n<p>Setelah melakukan proses penanaman dan perawatan dengan baik, jagung dapat dipanen saat berusia 65-75 HST.<\/p>\n<p>Jagung yang siap dipanen ditandai dengan warna kelobot yang sudah menguning, terdapat lapisan hitam pada dasar biji jagung,\u00a0dan warna daun jagung sebagian besar sudah menguning.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Demikianlah artikel pertanian tentang tips tanam jagung agar hasilnya maksimal. Nah, apakah sobat PTD tertarik untuk tanam jagung?<\/p>\n<p>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/berhasil-membudidayakan-jagung\/\">Ingin Berhasil Membudidayakan Jagung? Terapkan 5 Hal Ini<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Nevy Widya Pangestika<br \/>\n<\/strong><em>Mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Udayana<\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Tanam jagung pun menjadi aktivitas bercocok tanam yang digemari saat ini. Jagung adalah tanaman semusim yang menyelesaikan satu daur&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":6257,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,1],"tags":[788,64,1187],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Tips-Tanam-Jagung-Agar-Hasil-Panen-Berkualitas-Bagus.jpg","author_info":{"display_name":"Nevy Widya Pangestika","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/nevy-widya-pangestika\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6256"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6260,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6256\/revisions\/6260"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}