{"id":6321,"date":"2023-06-25T01:00:40","date_gmt":"2023-06-24T18:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6321"},"modified":"2023-06-20T10:18:23","modified_gmt":"2023-06-20T03:18:23","slug":"5-langkah-budidaya-lengkuas-di-dalam-pot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-budidaya-lengkuas-di-dalam-pot\/","title":{"rendered":"Budidaya Lengkuas di dalam Pot, Terapkan 5 Langkah ini"},"content":{"rendered":"<p>Apakah lengkuas merupakan kebutuhan Anda sehari-hari? Apakah Anda ingin mencoba budidaya lengkuas? Saat ini, menanam lengkuas tidak memerlukan lahan yang luas, tetapi juga bisa ditanam di dalam pot.<\/p>\n<p><em><i>Alpinia galanga<\/i><\/em>\u00a0atau yang lebih dikenal dengan nama lengkuas merupakan tanaman yang termasuk umbi-umbian. Ibu-ibu pasti kenal dengan tanaman ini\u00a0karena lengkuas dibutuhkan untuk bumbu masakan.<\/p>\n<p>Lengkuas termasuk rempah penting sebagai bumbu masakan yang tidak bisa tergantikan. Namun, ketersediaan-nya kadang langka di pasaran karena kurangnya petani yang khusus membudidayakan lengkuas.<\/p>\n<p>Nah, meskipun begitu,\u00a0ibu-ibu tidak usah khawatir, Budidaya lengkuas tidak rumit kok. Ibu-ibu bisa memanfaatkan lahan pekarangan atau jika lahan pekarangan-nya\u00a0sempit,\u00a0budidaya lengkuas juga bisa dilakukan dalam pot.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah 5 langkah mudah menanam lengkuas di dalam pot.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Bibit Lengkuas<\/span><\/h3>\n<p>Dalam budidaya lengkuas,\u00a0faktor utama yang perlu diperhatikan adalah bibit. Bibit lengkuas dapat diperoleh dari tanaman induk yang sudah berumur 9-10 bulan.<\/p>\n<p>Pastikan juga tanaman induk tidak terserang hama dan penyakit dan perhatikan juga bentuk benih. Benih tidak cacat seperti tergores atau retak.<\/p>\n<p>Langkah selanjutnya, setelah bibit diperoleh,\u00a0adalah menyiapkan media semai pembibitan. Media semai pembibitan yang digunakan dapat berupa media arang sekam\u00a0dan karung goni lembab yang ditempatkan pada nampan kayu atau plastik.<\/p>\n<p>Jaga kondisinya\u00a0tetap lembab dan tempatkan bibit lengkuas pada bagian paling bawah. Diamkan selama 2-4 minggu.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/4-tahap-budidaya-cabe-keriting-yang-berbuah-lebat\/\">4 Tahap Budidaya Cabe Keriting yang Berbuah Lebat<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<figure id=\"attachment_6324\" aria-describedby=\"caption-attachment-6324\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6324\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Tanaman-Lengkuas.jpg\" alt=\"Tanaman Lengkuas\" width=\"400\" height=\"533\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6324\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: Wikipedia<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Pot sebagai Wadah Tanam<\/span><\/h3>\n<p>Membudidayakan lengkuas di dalam pot perlu memperhatikan ukuran pot sebagai wadah tanam. Untuk mendapatkan umbi yang maksimal,\u00a0gunakan pot dengan diameter 25-45 cm.<\/p>\n<p>Nah, untuk mengurangi biaya, ibu-ibu bisa menggunakan ember bocor, bekas kaleng cat,\u00a0atau kemasan minyak goreng sebagai wadah tanam. Selain ekonomis, penggunaan barang bekas bisa mengurangi tumpukan sampah plastik yang merusak lingkungan.<\/p>\n<p>Selanjutnya, isi wadah dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Kemudian,\u00a0masukkan media tanam tersebut ke dalam pot hingga terisi \u00be bagian.<\/p>\n<p>Sebelum ditanami lengkuas, diamkan media tanam terlebih dahulu selama 1 minggu dan tempatkan pada area yang terpapar sinar matahari untuk menetralkan kondisi media tanam sehingga tanaman lengkuas dapat tumbuh secara optimal.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Penanaman<\/span><\/h3>\n<p>Bibit lengkuas dapat dipindahkan ke dalam pot setelah ditumbuhi tunas baru atau terlihat adanya mata tunas pada bibit.<\/p>\n<p>Bibit lengkuas ditanam di dalam\u00a0pot yang sudah dipersiapkan dengan terlebih dahulu melubangi media tanam pot dengan kedalaman 10-15 cm.<\/p>\n<p>Tempatkan mata tunas pada bagian atas, kemudian tutup lubang dengan tanah dan siram dengan air secukupnya hingga tanah menjadi lembab. Jangan sampai tergenang untuk menghindari pembusukan bibit.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tips-sukses-budidaya-durian-musang-king\/\">5 Tips Sukses Budidaya Durian Musang King<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<figure id=\"attachment_6325\" aria-describedby=\"caption-attachment-6325\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-6325 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Lengkuas-di-dalam-Pot.jpg\" alt=\"Lengkuas di dalam Pot\" width=\"750\" height=\"421\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6325\" class=\"wp-caption-text\"><em>Foto: pertanian99.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Pemeliharaan<\/span><\/h3>\n<p>Pemeliharaan lengkuas cukup mudah. Tempatkan pot\u00a0di\u00a0posisi yang terpapar matahari dan lakukan penyiraman secara rutin.<\/p>\n<p>Untuk hasil yang optimal,\u00a0lakukan penambahan pupuk kandang setelah tanaman berumur 1 bulan. Jangan lupa melakukan penyiangan rumput supaya pertumbuhan lengkuas tidak terhambat.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #008000;\">Pemanenan<\/span><\/h3>\n<p>Lengkuas bisa dipanen setelah berumur 10-11 bulan setelah tanam. Cara pemanenan juga sangat mudah.<\/p>\n<p>Cukup menggali sekeliling tanaman dan melingkarkan bagian tanaman dengan perlahan-lahan hingga rumpun bisa terangkat tanpa ada bagian umbi yang tertinggal.<\/p>\n<p>Potong bagian batang umbi dan cuci bersih umbi dengan air mengalir. Keringkan umbi dan lengkuas siap untuk dipasarkan atau digunakan sebagai bumbu\u00a0masakan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Cukup mudah bukan? Ibu-ibu pasti bisa membudidayakan lengkuas.<\/p>\n<p>Nah,\u00a0yang juga perlu diperhatikan adalah jenis lengkuas. Lengkuas mempunyai dua jenis yaitu lengkuas putih dan merah. Lengkuas putih digunakan untuk bumbu masakan dan lengkuas merah digunakan sebagai bahan obat.<\/p>\n<p>Nah, Sobat PTD, apakah kamu tertarik untuk mencoba budidaya lengkuas?<\/p>\n<p><strong><b>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/b><\/strong><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tips-mudah-budidaya-kunyit\/\">5 Tips Mudah Budidaya Kunyit Sampai Panen<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/sulassky\/\">Sulassky<\/a><br \/>\n<\/strong><em>Farmer \u2013 Traveller \u2013 Blogger<\/em><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><em><strong>Referensi:<\/strong><\/em><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-menanam-lengkuas<\/li>\n<li>http:\/\/www.kerjanya.net\/faq\/18012-lengkuas.html<\/li>\n<li>https:\/\/bibitbunga.com\/cara-cepat-menanam-lengkuas-di-pot\/<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah lengkuas merupakan kebutuhan Anda sehari-hari? Apakah Anda ingin mencoba budidaya lengkuas? Saat ini, menanam lengkuas tidak memerlukan lahan yang luas, tetapi juga bisa ditanam di dalam pot. Alpinia galanga\u00a0atau&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6323,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[840,1],"tags":[1202,1201],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Budidaya-Lengkuas-di-dalam-Pot.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6326,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6321\/revisions\/6326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}