{"id":6527,"date":"2025-02-27T01:55:46","date_gmt":"2025-02-26T18:55:46","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=6527"},"modified":"2025-02-27T13:07:06","modified_gmt":"2025-02-27T06:07:06","slug":"5-tips-budidaya-lele-dengan-buis-beton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tips-budidaya-lele-dengan-buis-beton\/","title":{"rendered":"Budidaya Lele dengan Buis Beton? Ikuti 5 Tips Ini"},"content":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin mencoba budidaya lele dengan menggunakan buis beton? Anda sudah berada di artikel pertanian yang tepat.<\/p>\n<p>Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tak haya rasanya yang enak,\u00a0kandungan gizi yang terkandung dalam ikan lele juga bermanfaat bagi kesehatan.<\/p>\n<p>Daging ikannya\u00a0mengandung protein sebesar 15,6 gram dan mengandung vitamin B sebesar 40%, serta asam lemak sehat yaitu omega 3 dan omega 6 sebesar 220 mg. Dengan besarnya permintaan ikan lele, banyak petani melakukan budidaya ikan lele.<\/p>\n<p>Selain menguntungkan, pemeliharaan juga relatif lebih mudah. Namun, tetap saja banyak kendala yang dihadapi salah satunya adalah ketersediaan lahan yang kurang.<\/p>\n<p>Untuk menyiasati lahan yang kurang, saat ini banyak petani melakukan budidaya ikan lele di buis beton. Selain penggunaan yang mudah,\u00a0buis beton juga dapat ditemukan dengan mudah dan dapat diperoleh dengan harga lebih murah.<\/p>\n<p>Keuntungan budidaya ikan lele dengan buis beton antara lain: lebih hemat tempat, lebih murah dari kolam fiber, dan lebih awet karena mampu bertahan di cuaca ekstrem.<\/p>\n<h2>Budidaya Ikan Lele dengan Buis Beton<\/h2>\n<p>Bagi Anda yang ingin melakukan budidaya ikan lele dengan buis beton,\u00a0Anda dapat mengikuti 5 tips mudah berikut supaya kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mencari buis beton yang kuat &amp; berkualitas<\/span><\/h4>\n<p>Buis beton dapat dengan mudah ditemukan di toko-toko bangunan. Pilihlah buis beton yang kuat dan berkualitas tinggi. Selain kualitas buis\u00a0beton, tempat budidaya juga harus Anda perhatikan karena harus dekat dengan sumber air, karena air kolam harus diganti minimal 3 sampai 5 bulan sekali.<\/p>\n<p>Untuk membuat buis beton menjadi kolam lele,\u00a0Anda harus menutup 1 bagian lubang sebagai alas kolam dengan adukan cor sehingga kuat melekat di tanah.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-membuat-pakan-lele-dari-kotoran-kambing-ini\/\">Pakan Lele Bisa Dibuat dari Kotoran Kambing, Ini Dia Caranya<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Memilih benih lele yang berkualitas<\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6530\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Burayak-Ikan-Lele.jpg\" alt=\"Burayak Ikan Lele\" width=\"550\" height=\"368\" \/><\/p>\n<p>Setelah kolam lele siap, yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah bibit lele. Pilihlah bibit ikan lele yang berkualitas dengan umur 3-4 minggu.<\/p>\n<p>Ciri bibit ikan lele yang berkualitas adalah lele bergerak dengan lincah, tahan penyakit, dan memiliki anggota tubuh yang lengkap. Bobot benih ikan lele yang baik adalah 0,5 gram dengan panjang 1-2 cm.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Memperhatikan kondisi air sebelum menebar ikan lele<\/span><\/h4>\n<p>Sebelum Anda menebar ikan lele, Anda harus memperhatikan kondisi air kolam. Walaupun lele terkenal dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentu lele dapat stres dan mati karena keadaan air.<\/p>\n<p>Air kolam ikan lele yang ideal adalah warna kehijauan dan sedikit berlumpur. Sebelum menebar benih lele,\u00a0pastikan benih sudah beradaptasi dengan air kolam.<\/p>\n<p>Masukkan ikan lele dengan hati-hati supaya tidak stres. Waktu yang paling baik untuk menebar benih ikan lele adalah pagi atau sore hari dengan cuaca yang tidak terlalu terik.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tips-mudah-ternak-ikan-lele-dari-telur\/\">5 Tips Mudah Ternak Ikan Lele dari Telur<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Perawatan ikan selama budidaya<\/span><\/h4>\n<p>Perawatan budidaya ikan lele di\u00a0buis beton hampir sama dengan menggunakan kolam umum lainnya. Yang Anda harus perhatikan adalah pemberian pakan dan menjaga kebersihan kolam.<\/p>\n<p>Anda perlu memberi pakan sebanyak 3\u00a0kali sehari dengan jumlah yang tidak terlalu banyak sehingga pakan tidak tersisa. Kemudian,\u00a0Anda perlu melakukan pembersihan kolam dari sisa-sisa pakan yang mengambang karena dapat menjadi sumber penyakit untuk ikan lele.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0yang perlu Anda perhatikan lagi adalah pada saat berumur 20 hari,\u00a0Anda perlu melakukan penyortiran berdasarkan ukuran. Saat itu,\u00a0Anda dapat memeriksa lele yang memiliki penyakit sehingga tidak dapat menular ke lele lainnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6531\" aria-describedby=\"caption-attachment-6531\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-6531\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Kolam-Lele-dari-Buis-Beton.jpg\" alt=\"Kolam Lele dari Buis Beton\" width=\"400\" height=\"267\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6531\" class=\"wp-caption-text\"><em>Kolam Lele dari Buis Beton<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemanenan<\/span><\/h4>\n<p>Anda dapat memanen ikan lele 90 hari setelah penebaran benih. Saat memanen, Anda perlu menggunakan sarung tangan sehingga tidak melukai ikan lele. Lele yang terluka dapat mengurangi kualitas dan nilai jualnya.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0dengan menggunakan buis beton,\u00a0\u00a0Anda dipermudah dalam pemanenan karena ukuran kolam yang tidak terlalu luas.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah 5 tips budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam buis beton yang dapat Anda ikuti.<\/p>\n<p>Semoga bermanfaat dan jika dilakukan dengan kegigihan dan keuletan, kegiatan budidaya dapat dilakukan dengan baik dan menghasilkan keuntungan yang luar biasa.<\/p>\n<p><strong><b>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/b><\/strong><\/p>\n<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-lengkap-ternak-lele-di-kolam-terpal\/\">Panduan Lengkap Ternak Lele di Kolam Terpal dengan Mudah<\/a><\/strong><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Dino Laferda<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><em>Sumber gambar utama: fishgame.com<\/em><\/p>\n<p><strong>Daftar Pustaka:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-budidaya-lele-dengan-buis-beton<\/li>\n<li>https:\/\/m.detik.com\/finance\/solusiukm\/d-4631647\/5-cara-budidaya-ikan-lele-dengan-terpal-yang-mudah-bagi-pemula<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin mencoba budidaya lele dengan menggunakan buis beton? Anda sudah berada di artikel pertanian yang tepat. Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6529,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[843,1],"tags":[1249,1250,347,381],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Budidaya-Lele-dengan-Buis-Beton.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6527"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6527"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6532,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6527\/revisions\/6532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}