{"id":7055,"date":"2022-06-26T05:07:41","date_gmt":"2022-06-25T22:07:41","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=7055"},"modified":"2022-06-26T10:29:08","modified_gmt":"2022-06-26T03:29:08","slug":"9-jenis-ikan-tuna-yang-harus-kamu-ketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/9-jenis-ikan-tuna-yang-harus-kamu-ketahui\/","title":{"rendered":"9 Jenis Ikan Tuna Yang Harus Kamu Ketahui"},"content":{"rendered":"<p>Apakah kamu sudah mengetahui, bahwa ada 9 jenis ikan tuna dengan nama dan bentuk yang berbeda? Nah, PTD akan membahasnya di artikel kali ini.<\/p>\n<p>Jenis ikan tuna sangat beragam ketika ditemukan di berbagai dunia. Ikan tuna sendiri pun termasuk ke dalam marga ikan cengkalang. Berikut ini merupakan jenis ikan tuna yang dapat ditemukan di berbagai belahan dunia diantaranya adalah.<\/p>\n<h2>9 Jenis Ikan Tuna<\/h2>\n<p>Berikut jenis-jenis ikan tuna, yaitu:<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> <em>Thunnus Atlanticus<\/em>, Tuna Sirip Hitam<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Jenis ikan tuna ini disebut dengan tuna sirip hitam, dikarenakan pada bagian punggungnya berwarna hitam. Ikan tuna sirip hitam ini termasuk ke dalam jenis ikan tuna yang memiliki peringkat ke 3 terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Karena ikan ini memiliki ukuran paling kecilnya yaitu 1 meter saja, dan ketika sudah dewasa beratnya sekitar 21 kg dengan hanya hidup dalam waktu 5 tahun saja.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-ternak-ikan-mas-bagi-pemula\/\">Ini Dia 5 Langkah Ternak Ikan Mas Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> <em>Thunnus Orientalis<\/em>, Tuna Sirip Biru Pasifik<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Jenis ikan tuna yang satu ini termasuk ke dalam salah satu ikan tuna yang statusnya hampir punah, hal ini ditulis secara fakta. Nama latin dari ikan tuna sirip biru pasifik adalah (<em>Thunnus orientalis<\/em>).<\/p>\n<p>Ikan ini juga terkadang melakukan imigrasi ke samudra pasifik selatan. Jenis ikan tuna sirip biru pasifik merupakan predator ikan yang panjangnya bisa mencapai 3 m dengan berat nya sekitar 450 kg.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> <em>Thunnus Thynnus<\/em>, Tuna Sirip Biru Atlantik<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ikan tuna sirip biru atlantik ini merupakan ikan yang biasanya diberikan bahan makanan untuk sushi dan sashimi.<\/p>\n<p>Pasalnya dengan mengkonsumsi ikan ini bisa mendapatkan ragam manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Maka tak heran bila jenis ikan tuna yang satu ini terbilang sangat mahal harganya di negara Jepang.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> Ikan Tongkol Abu-Abu (<em>Thunnus Tonggol<\/em>)<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ikan ini merupakan marga dari tunnus yang beratnya mencapai 359 kg dengan panjangnya berukuran mencapai 145 cm.<\/p>\n<p>Ciri-ciri dari jenis ikan tuna yang satu ini ialah memiliki badan yang ramping bila dibandingkan dengan ikan tuna jenis lainnya. Selain itu, ikan tongkol abu-abu memiliki sirip dada yang pendek<\/p>\n<figure id=\"attachment_7068\" aria-describedby=\"caption-attachment-7068\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7068\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/tongkol-abu.jpg\" alt=\"tongkol abu\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7068\" class=\"wp-caption-text\">tokopedia.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/usaha-ikan-nila-merah-yang-menjanjikan\/\">Ternak Ikan Nila Menjadi Mudah Dengan 5 Tahap Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> Ikan Tuna Ramping \/ Tuna Slender (<em>Allothunnus Fallai<\/em>)<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Dalam bahasa inggris ikan ini disebut dengan tuna slender. Atau bisa juga disebut dengan ikan tuna ramping yang merupakan satu-satunya dari marga genus <em>Allothunnus<\/em>.<\/p>\n<p>Panjang dari ikan tuna yang satu ini bisa mencapai 1 m dan Anda bisa menemuinya di seluruh laut yang ada di dunia dengan garis lintang 20<sup>0<\/sup> dan 50<sup>0<\/sup> selatan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Tuna Jenis Albakor<\/span><\/h4>\n<p>Ikan tuna albakor merupakan jenis ikan yang tidak merah melainkan putih, sama halnya dengan jenis ikan konsumsi lain. Jenis ikan tuna ini biasanya dijual di pasaran tradisional dengan kisaran harga yang cukup tinggi.<\/p>\n<p>Anda bisa mendapatkannya dengan menangkap ikan tuna ini di laut lepas, lakukan dengan berbagai cara, salah satunya dipancing<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> Madidihang (Tuna Sirip Kuning \u2013 <em>Yellowfin Tuna<\/em>)<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Jenis ikan tuna sirip kuning atau juga yang populer dengan sebutan madidihang. Ikan ini merupakan ikan laut dari <em>famili scombridae<\/em> yang hidupnya dengan cara mengembara di lautan tropika yang ada di dunia.<\/p>\n<p>Jenis ikan tuna yang satu ini merupakan ikan terbesar ketiga setelah ikan tuna sirip biru dan juga ikan tuna mata besar. Ikan ini memiliki bentuk tubuh seperti terpadu dan juga ukuran panjangnya sekitar 150 cm.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7070\" aria-describedby=\"caption-attachment-7070\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7070 size-full\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/tuna-sirip-kuningg.jpg\" alt=\"tuna sirip kuning\" width=\"500\" height=\"329\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7070\" class=\"wp-caption-text\">m.ayobandung.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> <em>Thunnus Obesus<\/em>, Tuna Mata Besar<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Jenis ikan tuna yang satu ini bisa kita jumpai disekitaran perairan terbuka seperti samudra dengan iklim sedang.<\/p>\n<p>Untuk di indonesia sendiri, Anda bisa menemukannya di laut Banda, laut Sulawesi, Samudera Hindia, perairan utara Papua dan laut Flores. Pada umumnya panjang ikan tuna mata besar ini mencapai 60-180 cm.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong> <em>Thunnus Maccoyii<\/em>, Tuna Sirip Biru Selatan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ciri-ciri dari jenis ikan tuna sirip biru selatan adalah memiliki tubuh yang panjang seperti terpedo dan juga siripnya langsing dan pendek, dengan seluruh tubuhnya yang dilapisi sisik kecil.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah 9 jenis ikan tuna yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengolah-kaldu-ikan-menjadi-pupuk-cair\/\">Cara Mengolah Kaldu Ikan Menjadi Pupuk Cair<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:<strong> Epin Supini<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu sudah mengetahui, bahwa ada 9 jenis ikan tuna dengan nama dan bentuk yang berbeda? Nah, PTD akan membahasnya di artikel kali ini. Jenis ikan tuna sangat beragam ketika&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7065,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,843],"tags":[365,368,335],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/tuna.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7055"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7055"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7076,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7055\/revisions\/7076"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7065"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}