{"id":7135,"date":"2024-08-24T01:49:02","date_gmt":"2024-08-23T18:49:02","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=7135"},"modified":"2024-08-24T14:10:57","modified_gmt":"2024-08-24T07:10:57","slug":"kacamata-berbaha-kopi-yang-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kacamata-berbaha-kopi-yang-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Kacamata Berbahan Ampas Kopi Yang Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p>Kacamata yang ramah lingkungan ini berbahan kopi. Mau tau informasinya? Berikut Pak Tani Digital akan mengulasnya<\/p>\n<p>Bumi yang bebas dari limbah plastik belakangan tengah naik daun di berbagai negara di belahan dunia. Banyak Industri mulai beralih menggunakan material yang berbahan lebih ramah lingkungan. Salah satunya adalah kacamata terbuat dari ampas <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/4127467\/lelaki-autis-buka-kedai-kopi-untuk-membantu-mereka-yang-berkebutuhan-khusus\">kopi<\/a>\u00a0di Ukraina.<\/p>\n<p>Salah satu yang peduli akan bumi adalah perusahaan Ochis yang merupakan perusahaan <em>start-up,<\/em>\u00a0yang mulai mengenalkan kacamata ramah lingkungan dengan\u00a0<em>frame<\/em> berbahan dasar ampas kopi.<\/p>\n<p>Jenis kacamata ini diklaim dapat membantu melindungi bumi karena bahan bakunya dapat terurai 100 tahun lebih cepat ketimbang plastik.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaat-kulit-kopi\/\">Wajib Tahu! Ternyata Ini Dia 3 Manfaat Kulit Kopi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kacamata dari ampas kopi yang dirancang untuk mewujudkan ramahnya lingkungan ini dapat membantu penggunanya tetap merasa nyaman dan tampil modis dalam setiap keadaan, seperti saat kerja, kecan, atau bersepeda, yang dapat dilihat dari tampilan lebih terang dari jenis serupa berbahan plastik, (<em>kickstarter.com)<\/em><\/p>\n<h4>Siapa Pencipta Kacamata Berbahan Ampas Kopi Ini?<\/h4>\n<p>Maksym Havrylenko selaku penemu sekaligus CEO Ochis Coffee\u00a0 sedari kecil memang sudah akrab dengan dunia optik, karena telah bergelut di industri selama 15 tahun.<\/p>\n<p>Penemuan kacamata berbahan ampas kopi ini berawal dari keinginan menciptakan sebuah produk alami. Dimulai mencari bahan yang cocok, seperti <em>mint<\/em>,\u00a0<em>parsley<\/em>\u00a0(semacam seledri), dan kapulaga. Hingga akhirnya memutuskan untuk menggunakan kopi sebagai bahan dasar.<\/p>\n<p>Menurut Maksym Havrylenko kopi adalah bahan yang sempurna karena merupakan minuman sangat populer. Orang-orang mengkonsumsi 2,5 juta cangkir kopi per hari di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Sejak usia 16 tahun, Maksym\u00a0telah aktif mempelajari dan mengembangkan bisnis keluarga. Ia membuat beberapa situs dan mulai membeli kacamata di seluruh negeri.<\/p>\n<p>Awal mulai Marksym menyadari akan kerugian dari penggunaan bingkai plastik pada kacamata. mulai mengembangkan situsnya menjadi layanan perbaikan kacamata pertama di Ukraina. Kesadarannya memunculkan ide untuk menciptakan alternatif yang dapat menggantikan plastik.<\/p>\n<p>Proses pembuatan kacamata dari ampas kopi ini dimulai dari mencampurkan ampas kopi dengan biopolimer terbuat dari minyak nabati sebelum akhirnya jadi bentuk bata. Proses selanjutnya ialah membentuk bingkai menggunakan komputer.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7140\" aria-describedby=\"caption-attachment-7140\" style=\"width: 732px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7140\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/p.png\" alt=\"kacamata berbahan kopi\" width=\"732\" height=\"840\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7140\" class=\"wp-caption-text\">Kacamata yang terbuat dari ampas kopi . Sumber :liputan6.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/7-fakta-menarik-kopi\/\">7 Fakta Menarik Kopi, Sudah Tahu Belum?<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kacamata ramah lingkungan ini dilengkapi lensa <em>polarized<\/em>\u00a0yang dapat melindungi mata dari paparan sinar matahari. Dengan\u00a0pilihan warna biru, hijau, oranye, dan cokelat, penggunanya akan semakin tampil bergaya.<\/p>\n<p><em>Look<\/em>-nya\u00a0kian menarik dengan\u00a0<em>frame<\/em>\u00a0luwes yang dapat dengan mudah menyesuaikan dengan bentuk telinga. Kendati terbuat dari ampas kopi,\u00a0<em>frame<\/em>\u00a0tersebut dapat bertahan lebih dari lima tahun setelah pembelian dan tidak akan patah meski jatuh dari ketinggian tiga\u00a0meter.<\/p>\n<p>Marksym berharap bisnis Ochis Coffee dapat meluas hingga ke seluruh dunia, sebab produk ini merupakan salah satu alternatif yang bisa membantu menyelamatkan Bumi dari limbah plastik.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi kacamata dari ampas kopi. semoga informasi ini menambah wawasan sobat PTD ya!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/banyuwangi-kembali-ekspor-kopi-robusta-tujuannya-swiss-hingga-inggris\/\">Banyuwangi Kembali Ekspor Kopi Robusta, Tujuannya Swiss Hingga Inggris<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Liputan6.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kacamata yang ramah lingkungan ini berbahan kopi. Mau tau informasinya? Berikut Pak Tani Digital akan mengulasnya Bumi yang bebas dari limbah plastik belakangan tengah naik daun di berbagai negara di&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7141,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,19],"tags":[1379,1377,1378],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/002301500_1571212052-Kacamata2.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7135"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7135"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7356,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7135\/revisions\/7356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}