{"id":7386,"date":"2021-04-30T06:53:26","date_gmt":"2021-04-29T23:53:26","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=7386"},"modified":"2021-04-30T18:56:14","modified_gmt":"2021-04-30T11:56:14","slug":"beruang-madu-agrowisata-di-kota-balikpapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beruang-madu-agrowisata-di-kota-balikpapan\/","title":{"rendered":"Beruang Madu, Agrowisata di Kota Balikpapan"},"content":{"rendered":"<p>Mau ke penangkaran beruang madu? Ayo datang ke kota Balikpapan. Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai agrowisatanya. Berikut ulasannya!<\/p>\n<h2>Wisata Agrowisata Alam Bebas<\/h2>\n<p>Agrowisata bernuansa alam bebas di penangkaran beruang madu di Balikpapan, Kalimantan Timur merupakan salah satu tempat wisata yang memiliki konsep edukasi tentang lingkungan hidup habitat asli dari beruamg madu.<\/p>\n<p>Beruang madu adalah binatang yang dilindungi, populasinya terus berkurang seiring berkurangnya kawasan hutan hujan tropis di Pulau Kalimantan yang berubah fungsi menjadi pertambangan batubara atau perkebunan kelapa sawit<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/destinasi-agrowisata-di-bali-liburan-sembari-belajar\/\">Destinasi Agrowisata di Bali, Liburan Sembari Belajar<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penangkaran Beruang Madu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_7393\" aria-describedby=\"caption-attachment-7393\" style=\"width: 350px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7393\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/tempat-rehabilitasi-beruang-madu-min.jpg\" alt=\"beruang madu\" width=\"350\" height=\"233\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7393\" class=\"wp-caption-text\">kotabalikpapan.wordpress.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Lokasi ini berada di Kawasan Wisata Pendidikan dan Lingkungan Hidup (KwPLH) Balikpapan. Lokasi kawasan ini berada di km 23 jalan raya Balikpapan \u2013 Samarinda dengan kendaraan yang berjarak tempuh sekitar 30 menit dari kota.<\/p>\n<p>Saat ini KWPLH Kota Balikpapan menjaga 6 ekor beruang madu, 2 betina bernama Anna dan Chan, dan 4 ekor jantan bernama Haris, Batik, Bedu, dan Pedru.<\/p>\n<p>Adapun total luas hutan \u00a0yang dihuni 6 ekor beruang ini adalah 1,3 hektare. Sebenarnya luas hutan ini masih kurang untuk beruang madu karena beruang madu betina saja membutuhkan satu kawasan yang bisa dia kuasai sendiri seluas 500 ha.<\/p>\n<p>Tempat pusat informasi beruang berupa bangunan kayu yang berisi semua hal tentang beruang dari berbagai belahan dunia seperti beruang kutup, panda dan beruang alaska.<\/p>\n<p>Informasi yang disajikan berupa jenis-jenis beruang, pola makan, jenis makananya semua dapat penjelasannya.\u00a0Bahkan tentang musim kawin mereka. Tempat ini sangat bagus buat pengetahuan anak-anak tentang beruang.<\/p>\n<p>Dilokasi ini terdapat dua rumah Lamin, rumah adat Kalimantan Timur. Salah satu rumah adatnya terdapat toko suvenir yang menjual t-shirt dan buku tentang beruang baik berupa informasi atau dalam bentuk kartun untuk mengedukasi anak-anak.<\/p>\n<p>Dengan memberi suvenir disini kita berarti ikut mendonasikan sebagian keuntungan penjualan suvenir ini untuk konservasi beruang madu.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/perkebunan-teh-kayu-aro-agrowisata-yang-wajib-dikunjungi\/\">Perkebunan Teh Kayu Aro, Agrowisata yang Wajib Dikunjungi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mengenali Kebiasaan Beruang Madu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_7395\" aria-describedby=\"caption-attachment-7395\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7395\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Salah-Satu-Beruang-di-Penangkaran-Beruang-Madu-Balikpapan-via-Instagram-1024x1024.jpg\" alt=\"beruang madu\" width=\"300\" height=\"300\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7395\" class=\"wp-caption-text\">travellingyuk.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Untuk memanggil beruang madu untuk makan menggunakan lonceng, sebab mereka tidak bisa bersamaan dan pengunjung juga tak bisa terlalu dekat. Setiap harinya dilakukan observasi pola makan dan sisa makanannya.<\/p>\n<p>Dengan mengamati aktifitas beruang madu yang bermalas-malasan diatas ranting-ranting pepohonan yang disusun secara vertikal sambil makan tidaklah membosankan.<\/p>\n<p>Mereka seola-olah sangat nyaman berada di penangkaran tersebut karena jauh dari predator, walaupun sebenarnya populasi mereka didalam sana sangatlah sedikit<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Tips Untuk Bertemu Beruang Madu<\/span><\/h4>\n<p>Beruang madu memiliki sifatnya pemalu, pengunjung diharapkan tidak berisik selama berjalan di jembatan atas hutan, kalau panik mereka akan langsung pergi.<\/p>\n<p>Waktu yang tepat untuk bertemu dengan beruang madu adalah pukul 09.00 WITA dan 15.00 WITA pada saat mereka diberikan makanan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai penangkaran beruang madu di Balikpapan. Semoga Bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/padepokan-pandawa-lima-agrowisata\/\">Padepokan Pandawa Lima, Agrowisata Peternakan &amp; Perkebunan yang Cocok untuk Liburan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau ke penangkaran beruang madu? Ayo datang ke kota Balikpapan. Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai agrowisatanya. Berikut ulasannya! Wisata Agrowisata Alam Bebas Agrowisata bernuansa alam bebas di penangkaran&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7396,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1410,1234,4],"tags":[201,1421,1422],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/beruang-madu-kalimantan.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7386"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7386"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7386\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7398,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7386\/revisions\/7398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}