{"id":7621,"date":"2023-05-24T17:06:33","date_gmt":"2023-05-24T10:06:33","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=7621"},"modified":"2023-05-24T15:49:48","modified_gmt":"2023-05-24T08:49:48","slug":"4-tahap-menanam-bunga-bambu-air-serta-perawatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/4-tahap-menanam-bunga-bambu-air-serta-perawatannya\/","title":{"rendered":"4 Tahap Menanam Bunga Bambu Air Serta Perawatannya"},"content":{"rendered":"<p>Apakah kamu tertarik menanam bunga bambu air? Ada 4 tahap menanam bambu air, di artikel pertanian kali ini PTD akan membagikan apa sajakah tahapan-tahapan tersebut.<\/p>\n<p>Tanaman yang bernama latin <em>Equisetum Hymelae<\/em> L. merupakan tanaman hias yang sering disebut dengan bunga bambu air. Bambu air dijuluki <em>rough horsetail<\/em> karena tampak seperti ekor kuda kasar.<\/p>\n<p>Banyak orang yang mengira bambu air sefamili dengan tanaman bambu, padahal dia termasuk tanaman paku.<\/p>\n<p>Selain itu, bambu air hanya memiliki tinggi maksimal 3 meter dan batangnya berdiamater kecil dengan lingkaran berwarna coklat menambah keelokan tanaman tersebut jika dipandang.<\/p>\n<p>Tanaman ini cocok ditanam di media yang berkondisi basah. Asal habitat aslinya berasal dari daerah Amerika Utara, Eropa dan Asia Utara.<\/p>\n<p>Bentuk bambu air yang indah dan elok dimanfaatkan banyak orang sebagai tanaman hias di sekitar pekarangan rumah.<\/p>\n<h2>4 Tahap Menanam Bunga Bambu<\/h2>\n<p>Nah, bagi anda yang tertarik berikut cara menanam bunga bambu air dan perawatannya:<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-budidaya-rumput-jepang\/\">Budidaya Rumput Jepang Mudah Dilakukan dengan 5 Langkah Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Menanam Bunga Bambu Air di Media Tanah<\/strong><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Pilihlah indukan tanaman bunga bambu air yang sehat, bagus dan batangnya terlihat hijau segar.<\/li>\n<li>Selanjutnya, siapkan media tanam pot dan media tanah dengan campuran pupuk kompos.<\/li>\n<li>Pot yang digunakan sebaiknya ada lubang-lubang kecil.<\/li>\n<li>Pemberian tanah lumpur sawah sangat dianjurkan, karena bunga bambu air berasal dari tanaman perairan dan suka dalam kondisi yang basah.<\/li>\n<li>Masukkan semua bahan media tanam ke dalam polybag dan sesuaikan ukurannya dengan besar kecilnya tanaman bambu air.<\/li>\n<li>Tancapkan indukan bambu air ke media tanam dengan jarak 3 cm.<\/li>\n<li>Siram dengan air dan jaga tingkat kebasahan media tanamnya agar bambu air dapat tumbuh dengan baik dan tidak mati kekeringan.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_7624\" aria-describedby=\"caption-attachment-7624\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7624\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/media-tanah.jpg\" alt=\"media tanah\" width=\"550\" height=\"429\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7624\" class=\"wp-caption-text\">saatsantai.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Menanam Bunga Bambu Air di Media Air<\/strong><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Siapkan pot yang tidak berlubang agar air yang diberikan tidak hilang.<\/li>\n<li>Masukkan batu kerikil dan koral dan tancapkan tanaman bunga bambu air di tengahnya agar dapat berdiri kokoh.<\/li>\n<li>Beri air setinggi 2-3 cm di atas batu kerikil dan koral.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_7623\" aria-describedby=\"caption-attachment-7623\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7623\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/media-air.jpg\" alt=\"media air\" width=\"550\" height=\"344\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7623\" class=\"wp-caption-text\">saatsantai.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-budidaya-bunga-krokot-serta-perawatannya\/\">Ingin Budidaya Bunga Krokot? Berikut Ini 11 Cara Serta Perawatannya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Cara Perawatan Bunga Bambu Air di Media Tanah<\/strong><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Jaga kelembaban media tanah lumpur dengan cara disiram air secara rutin dan tepat frekuensinya, karena bunga bambu air adalah tanaman yang habitat aslinya hidup di kondisi lumpur berair.<\/li>\n<li>Pangkas tanaman bambu air yang mulai mengering agar tidak menjalar ke bagian tanaman lainnya. Biasanya ditandai dengan bambu air berwarna coklat yang menjalar di dekat batangnya.<\/li>\n<li>Bambu air yang sudah terlanjur mengering harus dipangkas dan dibuang, efeknya tanaman akan menjadi kurang indah tetapi hal ini bertujuan untuk mencegah terhambatnya pertumbuhan tunas baru yang akan muncul.<\/li>\n<li>Tanaman bunga bambu air yang semakin berkembang dengan banyak dan sudah memenuhi ukuran polybag, segera pindahkan dan split tunas-tunas baru ke polybag lainnya agar pertumbuhannya tidak terganggu dan terhambat karena saling merebutkan nutrisi dalam satu tempat.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Cara Perawatan Bunga Bambu Air di Media Air<\/strong><\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Kondisi air harus dijaga kebersihannya dan jangan biarkan tercemar oleh kotoran, karena dapat mengakibatkan bambu air membusuk.<\/li>\n<li>Ganti air satu minggu sekali agar terjaga kebersihannya.<\/li>\n<li>Bunga bambu air akan tumbuh dengan baik jika ditanam secara berkelompok, tetapi jika sudah memenuhi batas ukuran polybag maka sebagian harus dipindahkan ke polybag lain.<\/li>\n<li>Kemampuan fotosintesis yang tinggi sangat dianjurkan untuk meletakkan tanaman bunga bambu air terkena sinar matahari yang cukup.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p>Sangat mudah bukan cara menanam dan perawatan bunga bambu air? Dengan 4 tahap tersebut anda bisa memilih cara yang terbaik yang dirasa cocok untuk dilakukan di rumah. Terima kasih, semoga berhasil.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/4-tahap-mudah-menanam-bunga-matahari-dari-biji\/\">4 Tahap Mudah Menanam Bunga Matahari dari Biji<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Erna Mutiasari<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Anonim. http:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-menanam-bunga-bambu-air\u00a0 diakses pada 20 Desember 2019<\/li>\n<li>Anonim. 2019. Menanam dan merawat bambu air. https:\/\/jogjagarden.com\/cara-menanam-dan-merawat-bambu-air\/ diakses pada 20 Desember 2019<\/li>\n<li>Anonim. 2016. Langkah-langkah menanam bambu air. https:\/\/www.pertanianku.com\/langkah-langkah-menanam-bambu-air\/ diakses pada 20 Desember 2019<\/li>\n<li>Princes. 2019. https:\/\/www.faunadanflora.com\/cara-menanam-dan-merawat-tanaman-bambu-air\/ diakses pada 20 Desember 2019<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu tertarik menanam bunga bambu air? Ada 4 tahap menanam bambu air, di artikel pertanian kali ini PTD akan membagikan apa sajakah tahapan-tahapan tersebut. Tanaman yang bernama latin Equisetum&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7622,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1332,1],"tags":[1460,1459,161],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/bambu-air.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7621"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7621"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7629,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7621\/revisions\/7629"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}