{"id":7740,"date":"2023-05-24T17:01:57","date_gmt":"2023-05-24T10:01:57","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=7740"},"modified":"2023-05-24T15:49:22","modified_gmt":"2023-05-24T08:49:22","slug":"5-tahap-menanam-temulawak-yang-benar-bagi-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tahap-menanam-temulawak-yang-benar-bagi-pemula\/","title":{"rendered":"5 Tahap Menanam Temulawak  yang Benar Bagi Pemula"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau tahap untuk menanam temulawak? Mau dengan cara mudah? Pak Tani Digital akan membagikan informasi tersebut. Berikut ulasannya!<\/p>\n<h2>Tanaman Temulawak<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mengenal Tanaman Temulawak<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_7750\" aria-describedby=\"caption-attachment-7750\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7750\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/26956_840x576.jpg\" alt=\"temulawak\" width=\"500\" height=\"343\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7750\" class=\"wp-caption-text\">arah.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Temulawak\u00a0(<em>Curcuma xanthorrhiza)<\/em>\u00a0adalah salah satu tanaman rimpang dari suku\u00a0<em>Zingiberaceae<\/em>\u00a0atau suku temu-temuan. Tumbuhan ini merupakan tanaman obat yang berasal dari Indonesia terutama Pulau Jawa.<\/p>\n<p>Temulawak ini tumbuh dengan berumpun dan juga memiliki batang semu yang termasuk kedalam umbi tunas yang tumbuh didalam tanah, dengan warna coklat kemerahan, kuning tua hingga hijau gelap, memiliki aroma yang tajam serta memiliki rasa yang pahit.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-budidaya-lengkuas-di-dalam-pot\/\">Budidaya Lengkuas di dalam Pot, Terapkan 5 Langkah ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Daunnya berbentuk bundar menanjang hingga lanset, berwarna hijau, cokelat keungguan terang atau cokelat keungguan gelap. Bunga temulawak berwarna kuning tua dan letaknya bergerombol.<\/p>\n<p>Bagian yang dimanfaatkan adalah rimpang te,ulawak untuk dibuat jamu. Rimpang ini mengandung minyak asiri, pati, protein, lemak, selulosa dan mineral dan dipercaya dapat meningkatkan kerja ginjal serta anti inflamasi.<\/p>\n<p>Manfaat lain dari rimpang tanaman ini adalah sebagai obat jerawat, meningkatkan nafsu makan, anti kolesterol, anti inflamasi, anemia, anti oksidan, pencegah kanker, dan anti mikroba.<\/p>\n<p>Dengan melihat banyaknya manfaat bagi tubuh untuk kesehatan, maka membudidayakan tanaman temulawak menjadi salha satu peluang usaha yang dapat meningkatkan penghasilan masyarakat.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Cara Membudidayakan Temulawak<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_7749\" aria-describedby=\"caption-attachment-7749\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7749\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/bibit-temulawak-1.jpg\" alt=\"temulawak\" width=\"500\" height=\"287\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7749\" class=\"wp-caption-text\">bibit.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berikut tahapan budidaya temulawak yang mudah bagi pemula:<\/p>\n<ol>\n<li>Pembibitan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Rimpang induk merupakan rimpang cadang yang digunakan berumur 10-12 bulan. Rimpang yang dibuat menjadi bibit dibelah menjadi 4 bagian dan dijemur 4-6 hari dengan waktu 3-4 jam\/ harinya.<\/p>\n<p>Diamkan ditempat lebab selam 1-2 bulan hingga tumbuh tunas dan siap untuk ditanam<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Persiapan lahan tanam<\/li>\n<\/ol>\n<p>Temulawak tumbuh di daerah dengan ketinggian berkisar antara 5 mdpl hingga 1000 mdpl, dengan suhu berkisar antar 19\u00b0C hingga 30\u00b0C.<\/p>\n<p>Lahan yang dipersiapkan 30 hari seblum penanaman dengan pupuk kandang. Buatlah dengan jarak tanam 30&#215;40 cm dan kedalaman lubang 60 cm dan benih akan siap dimasukkan dalam lobang.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/6-langkah-mudah-budidaya-tebu\/\">Ini Dia 6 Langkah Mudah Budidaya Tebu yang Perlu Kamu Coba<\/a><\/p><\/blockquote>\n<ol start=\"3\">\n<li>Penanaman<\/li>\n<\/ol>\n<p>Penanaman baik dilakukan pada awal musim hujan, masukkan 1 bibit temulawak dengan posisi mata tunas menghadap ke arah atas, lalu timbun dengan tanah<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Pemeliharaan<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Penyiraman dilakukan 1 kali sehari pada pagi atau sore hari<\/li>\n<li>Pemupukan dilakukan setelah penanaman menggunakan pupuk SP36 dan KCL dosis yang telah ditentukan agak tanaman tetap ternutrisi.<\/li>\n<li>Penyulaman dilakukan ketika tanaman ada yang mati<\/li>\n<li>Penyiangan dilakukan 2-4 bulan untuk menghindari pertumbuhan gulma disekitar tanaman<\/li>\n<li>Pengendalian hama dan penyakit menggunakan insteksida dan fungisida sesuai dengan dosis yang dibutuhkan tanaman<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"5\">\n<li>Pemanenan<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pemanenan dilakukan setelah berumur 9 \u2013 10 bulan setelah penanaman. Ciri-ciri temulawak yang siap panen yaitu rimpangnya besar berwarna kuning kecoklatan dan daunnya menguning serta kering.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah cara yang mudah bagi pemula jika ingin membudidaya temulawak. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-mudah-budidaya-cengkeh-agar-cepat-panen\/\">5 Langkah Mudah Budidaya Cengkeh Agar Cepat Panen<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau tahap untuk menanam temulawak? Mau dengan cara mudah? Pak Tani Digital akan membagikan informasi tersebut. Berikut ulasannya! Tanaman Temulawak Mengenal Tanaman Temulawak Temulawak\u00a0(Curcuma xanthorrhiza)\u00a0adalah salah satu tanaman rimpang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7748,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1345,840],"tags":[1468,1467,1469],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/temulawak-dan-khasiatnya_20150608_111054.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7740"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7740"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7740\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7752,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7740\/revisions\/7752"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7748"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}