{"id":8071,"date":"2022-11-06T01:35:00","date_gmt":"2022-11-05T18:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=8071"},"modified":"2022-11-26T10:56:16","modified_gmt":"2022-11-26T03:56:16","slug":"16-jenis-tanaman-hias-yang-tahan-segala-cuaca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/16-jenis-tanaman-hias-yang-tahan-segala-cuaca\/","title":{"rendered":"16 Jenis Tanaman Hias yang Tahan Segala Cuaca"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau tanaman hias yang tahan cuaca? Pak Tani Digital akan memberikan informasi tersebut. Berikut ulasannya!<\/p>\n<h2>Tanaman Hias Tahan Cuaca<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8072\" aria-describedby=\"caption-attachment-8072\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8072\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/gaillardia-mesa-yellow-2486283_640.jpg\" alt=\"bunga\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8072\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tanaman hias merupakan tanaman yang digunakan untuk memperindah atau mempercantik lingkungan sekitar. Bukan hanya tanaman yang berbentuk bunga saja, melainkan semua jenis tanaman yang memiliki kesan keindahan dan tahan cuaca.<\/p>\n<p>Pada dasarnya tanaman hias bisa tumbuh di habitat tertentu, namun terdapat 16 jenis tanaman hias outdoor yang bisa tahan cuaca, baik panas maupun hujan diantaranya adalah :<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-membudidayakan-tanaman-hias\/\">5 Tips Mudah Membudidayakan Tanaman Hias<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kaktus<\/span><\/h4>\n<p>Kaktus merupakan tanaman hias yang bisa bertahan di cuaca panas, karena kaktus memiliki persediaan air dalam batangnya. Ada beberapa jenis kaktus yang bisa dijadikan tanaman hias seperti kaktus centong, panda, kubis, anggur dan <em>golden barrel<\/em>.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Cemara<\/span><\/h4>\n<p>Cemara merupakan tanaman yang seringkali dijadikan untuk memperindah lingkungan. Tanaman ini memiliki bunga, baik jantan maupun betina, pada bunga betina terlihat seperti rambut yang kecil berwarna kemerah-merahan. Serta terdapat ranting yang beruas di dahan besar, sehingga terlihat seperti jarum.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Thunbergia<\/span><\/h4>\n<p>Thunbergia merupakan jenis tanaman hias yang berupa bunga bewarna putih atau warna ungu yang menjuntai indah. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari untuk terus berbunga, sehingga mampu bertahan di cuaca panas.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><em>Bougenville<\/em> (Bunga Kertas)<\/span><\/h4>\n<p>Bougenville seringkali disebut dengan bunga kertas yang memiliki beragam warna. Tanaman hias yang satu ini tidak memerlukan perawatan khusus, karena mampu bertahan di segala cuaca, termasuk cuaca panas.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga Kamboja<\/span><\/h4>\n<p>Bunga yang berukuran kecil, berwarna putih dengan bagian dalam bewarna kuning ini merupakan tanaman hias yang mampu hidup di cuaca kering dan panas.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Lidah Mertua<\/span><\/h4>\n<p>Lidah mertua merupakan tanaman hias yang bisa beradaptasi di lingkungan kering maupun basah.Tanaman ini juga memiliki motif yang bagus seperti bergaris-garis, zig-zag, berbentuk daun, dan tidak beraturan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Palem<\/span><\/h4>\n<p>Palem merupakan tumbuhan yang berbentuk pohon, perdu, ataupun semak dan seringkali dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini mampu beradaptasi di cuaca kering maupun basah.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Jengger Ayam<\/span><\/h4>\n<p>Jengger ayam merupakan bunga yang berbentuk jengger ayam dan seringkali dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini mampu beradaptasi di tempat yang cukup panas.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><em>Agave<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Agave adalah sebuah tanaman yang berduri, namun memiliki bentuk daun serta motif yang menarik. Tanaman ini bisa beradaptasi di lingkungan panas, dan di lingkungan sedikit air.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga <em>Euphorbia<\/em><\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8073\" aria-describedby=\"caption-attachment-8073\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8073\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/blanket-flower-3590803_640.jpg\" alt=\"bunga\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8073\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tanaman-yang-mudah-dirawat-menguntungkan\/\">5 Tanaman yang Mudah Dirawat dan Menguntungkan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Bunga ini menjadi salah satu tanaman hias yang juga merupakan tumbuhan bunga besar sebagai bahan obat herbal. Tanaman ini bisa beradaptasi di lingkungan panas maupun suhu dingin, yang merupakan bunga terbesar yang mempunyai spesies sekitar 2.420.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Beringin<\/span><\/h4>\n<p>Beringin merupakan pohon tinggi, besar yang sering dijadikan bonsa unik. Pasalnya pohon ini juga sebagai tanaman hias yang berada di pekarangan, dan bisa hidup di cuaca panas maupun hujan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga Pentas<\/span><\/h4>\n<p>Bunga pentas merupakan tanaman yang seringkali berbunga, biasanya dalam satu tahun tanaman ini bisa berbunga sampai 4 kali. Bunganya yang bewarna merah sangat sedap dipandang mata, maka tak heran bila bunga ini sering dijadikan tanaman hias.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Daun Encok (<em>Plumbago zeylanica<\/em>)<\/span><\/h4>\n<p>Daun encok seringkali dijadikan sebagai tanaman obat encok, namun tanaman yang memiliki tampilan menarik juga bisa dijadikan sebagai tanaman hias.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga Sepatu<\/span><\/h4>\n<p>Bunga sepatu memiliki warna merah merona serta tak berbau, yang sangat cocok ditanam di daerah tropis seperti Indonesia. Keindahan bunga sepatu seringkali dijadikan sebagai tanaman hias.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga<em> Gaillardia<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Gaillardia merupakan tanaman bung yang masuk ke dalam jenis keluarga bunga matahari, tanaman ini berwarna kuning atau merah.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bunga Geranium\u00a0(Tapak Dara)<\/span><\/h4>\n<p>Bunga geranium merupakan tanaman hias yang memiliki banyak manfaat seperti menghasilkan minyak parfum, salep, dan sabun. Selain itu tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengusir nyamuk.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah beberapa jenis tanaman yang tahan terhadap cuaca. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tanaman-hias-dengan-kopi-di-rumah-mengapa-tidak\/\">Tanaman Hias Dengan Kopi Di Rumah, Mengapa Tidak?<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Epin Supini<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p>Sumber<\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/mitalom.com\/macam-macam-jenis-tanaman-hias-yang-cocok-hidup-di-tempat-panas\/<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau tanaman hias yang tahan cuaca? Pak Tani Digital akan memberikan informasi tersebut. Berikut ulasannya! Tanaman Hias Tahan Cuaca Tanaman hias merupakan tanaman yang digunakan untuk memperindah atau mempercantik&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8074,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[841,1332],"tags":[1536,1537,161],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/a-fleshy-plant-1465050_640.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8071"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8071"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8071\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8082,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8071\/revisions\/8082"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}