{"id":8090,"date":"2020-01-07T12:35:56","date_gmt":"2020-01-07T05:35:56","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=8090"},"modified":"2020-01-09T11:07:31","modified_gmt":"2020-01-09T04:07:31","slug":"ini-dia-cara-ampuh-beternak-jangkrik-alam-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ini-dia-cara-ampuh-beternak-jangkrik-alam-dengan-mudah\/","title":{"rendered":"Ini Dia Cara Ampuh Beternak Jangkrik Alam Dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau beternak jangkrik alam dengan mudah? Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Berikut ulasannya!<\/p>\n<h2>Beternak Jangkrik Alam<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8091\" aria-describedby=\"caption-attachment-8091\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8091\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Usaha-Budidaya-Ternak-Jangkrik.jpg\" alt=\"beternak jangkrik alam\" width=\"500\" height=\"316\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8091\" class=\"wp-caption-text\">pertanianku.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jangkrik alam sekarang bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan dan menjanjikan. Karena permintaan jangkrik ini sudah semakin meningkat di pasaran.<\/p>\n<p>Sehingga banyak orang yang memilih untuk melakukan peternakan jangkrik alam sebagai pekerjaan sampingan. Berikut ini merupakan cara ampuh untuk berternak jangkrik alam di antaranya adalah:<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ingin-coba-ternak-kroto-ini-dia-cara-mudahnya\/\">Ingin Coba Ternak Kroto? Ini Dia Cara Mudahnya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapkan Kandang Jangkrik<\/span><\/h4>\n<p>Persiapkan kandang jangkrik dengan kriteria yang cocok untuk membudidayakan jangkrik, yaitu memiliki panjang 120-200 cm, lebar 60-100 cm, serta tinggi 30-50 cm. Jangan lupa untuk memberi kaki pada kandang agar semut tidak mudah masuk ke dalam kandang jangkrik tersebut.<\/p>\n<p>Kandang bisa dibuat menggunakan triplek yang baik. Letakkan kandang tersebut di tempat yang jauh dari lalu lalang manusia serta di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari.<\/p>\n<p>Dalam pembuatan kondisi kandang, diusahakan mirip dengan habitat asli jangkrik, di mana terdapat lumpur sawah, serta dedaunan kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun, dan lain sebagainya di dalam kandang tersebut.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Bibit Jangkrik<\/span><\/h4>\n<p>Bibit jangkrik bisa didapat di sekitar alam bebas, karena sifat jangkrik yang didapat lebih agresif. Sementara untuk membedakan jenis kelamin jangkrik tersebut yaitu dengan melihat bagian atas tubuhnya.<\/p>\n<p>Jangkrik jantan bertekstur kasar serta bergelombang, sedangkan jangkrik betina tidak. Bibit yang baik baik adalah semua bagian tubuhnya lengkap, serta jangan lupa untuk memilih jangkrik yang gemuk dan sehat.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Perkawinan Jangkrik<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8092\" aria-describedby=\"caption-attachment-8092\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8092\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Cara-Beternak-Jangkrik-Alam-Antigagal.jpg\" alt=\"beternak jangkrik alam\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8092\" class=\"wp-caption-text\">maxmoreone,com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-beternak-ulat-hongkong\/\">Cara Beternak Ulat Hongkong Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Setelah memilih induk jangkrik jantan dan betina, maka bisa langsung mengawinkannya dengan perbandingan 2 ekor jangkrik jantan, dan 10 ekor jangkrik betina per kandang.<\/p>\n<p>Jangan lupa untuk memasukan piring yang sudah diberi pasir ke dalam kandang. Pemberian pasir dilakukan karena pada umumnya jangkrik akan bertelur di atas pasir tersebut.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemeliharaan Telur Jangkrik<\/span><\/h4>\n<p>Tunggu telur yang dihasilkan sampai tua dan siap untuk menetas. Bungkus telur jangkrik dengan kain lalu diikat longgar, lalu masukkan bungkusan tersebut kedalam kotak pertumbuhan jangkrik.<\/p>\n<p>Setelah 3-4 hari, beberapa telur akan menetas dengan melepas kain tersebut. Jangan lupa untuk menebarkan pur halus secara merata di kotak, iris kedebong pisang dengan tipis lalu disebarkan, jangan lupa untuk menutup kotak telur jangkrik dengan benar.<\/p>\n<p>Setelah usia jangkrik telah memasuki 4 hari, berikan kelaras (daun pisang kering) secara bertahap, dan ketika usianya telah memasuki satu Minggu, beri egg tray sebanyak 3-4 kali secara bertahap<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemberian Pakan Jangkrik Alam<\/span><\/h4>\n<p>Pada dasarnya makanan jangkrik alam berupa dedaunan kuning telur, tepung ikan, bekatul jagung, kalk, dan ketan hitam. Namun, pemberian makan harus dilakukan sesuai dengan usia pertumbuhan jangkrik tersebut, seperti<\/p>\n<ul>\n<li>Ketika berusia 0-5 hari diberi pur serta batang pohon pisang yang sudah dicacah.<\/li>\n<li>Ketika berusia 6-19 hari diberi pur sebanyak 2-3 kali sehari.<\/li>\n<li>Ketika berusia 20 hari berikan pur setiap hari dan kelaras.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Panen Jangkrik Alam<\/span><\/h4>\n<p>Pamanena dilakukan setelah menunggu 1 minggu lagi, yakni ketika sudah memasuki usia ke-25. Jangan lupa untuk memberikan pur 4-5 kali setiap hari agar hasil panen maksimal.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah cara beternak jangkrik alam yang bisa dipraktekkan dengan cara mudah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-ternak-ulat-kandang-untuk-pakan-burung\/\">Panduan Ternak Ulat Kandang untuk Pakan Burung<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Epin Supini<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p>Sumber<\/p>\n<ul>\n<li>http:\/\/www.pertanianku.com\/cara-beternak-jangkrik-alam-antigagal\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.trustjayajangkrik.com\/cara-beternak-jangkrik-alam-pembesaran\/<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau beternak jangkrik alam dengan mudah? Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Berikut ulasannya! Beternak Jangkrik Alam Jangkrik alam sekarang bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8093,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[842,1],"tags":[898,897,1388],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/cicada-580103_640.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8090"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8090"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8090\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8094,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8090\/revisions\/8094"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}