{"id":8358,"date":"2022-06-26T04:51:09","date_gmt":"2022-06-25T21:51:09","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=8358"},"modified":"2022-06-26T10:30:21","modified_gmt":"2022-06-26T03:30:21","slug":"cara-beternak-lintah-untuk-kesehatan-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-beternak-lintah-untuk-kesehatan-dengan-mudah\/","title":{"rendered":"Cara Beternak Lintah untuk Kesehatan Dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau cara mudah beternak lintah untuk buka usaha? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai tahapannya. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Lintah<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Manfaat Lintah Untuk Kesehatan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8360\" aria-describedby=\"caption-attachment-8360\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8360\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/leech-1055446_640.jpg\" alt=\"berternak lintah\" width=\"500\" height=\"356\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8360\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tahap-budidaya-cacing-tanah\/\">Ingin Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan? Ikuti 5 Tahap Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Lintah\u00a0adalah hewan dari kelompok filum <em>annelida<\/em> dari sub kelas <em>Hirudinea<\/em>. Ada jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air laut ataupun air tawar.<\/p>\n<p>Lintah seringkali membuat geli atau jijik, namun hewan ini dapat mendatangkan keuntungan jika dibudidayakan karena sekarang ini lintah banyak digunakan sebagai alat utama dalam berbagai terapi yang membantu menyembuhkan beberapa penyakit.<\/p>\n<p>Kandungan pada ludah lintah seperti hirudin, histamine, enzim calin, <em>carboxypeptidase A inhibitor<\/em> dan kolagen memiliki manfaar untuk kesehatan dalam tubuh seperti mengatasi hipertensi, mengobati diabetes, mmepercepat penyembuhan luka serta menyembuhkan dan menjaga kesehatan kulit<\/p>\n<p>Dengan melihat kandungan dalam ludah lintah memiliki manfaat dalam tubuh. Hal ini merupakan peluang yang baik untuk pemula yang ingin membudidayakan lintah sebagai usaha baru.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Budidaya Lintah<\/span><\/h4>\n<p>Ada 3 cara ternak lintah yang harus dilakukan secara bertahap, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<figure id=\"attachment_8361\" aria-describedby=\"caption-attachment-8361\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8361\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/yy1.jpg\" alt=\"berternak lintah\" width=\"500\" height=\"312\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8361\" class=\"wp-caption-text\">cakrewela.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membudidayakan-belut-kolam-air-jernih\/\">5 Langkah Membudidayakan Belut di Kolam Air Jernih<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Persiapan<\/strong><\/p>\n<p>Siapkan kolam tembok sebagai tempat budidaya lintah dengan ketinggian air sekitar 30 cm dengan tambahan alas seperti pecahan genteng dan akar-akar tumbuhan sebagai media lintah untuk menempelkan tubuhnya.<\/p>\n<p>Saat lintah masih anakan, pastikan suhu kolam sekitar 18-20 derajat cercius, sedangkan saat proses pembesaran maka suhu dinaikkan sekitar 25-30 derajat celcius. Kolam untuk lintah harus ditutupi dengan kawat kasa agar lintah tidak melintasi kolam.<\/p>\n<p>Perhatikan pH air di mana berada sekitar 5 sampai 7 dengan kelembaban udara 30 persen. Setiap 1 m2 bisa diisi dengan 800 indukan lintah.<\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Pembesaran<\/span><\/strong><\/p>\n<p>Pada tahap ini, bisa mendapatkan indukan lintah dengan membelinya di peternak lain atau di toko ternak. Sebaiknya memilih indukan yang sudah berumur minimal 6 bulan agar lebih cepat bertelur.<\/p>\n<p>Pada tahap pembesaran ini, bisa memberi pakan berupa belut, hewan berkulit licin, lele, dan lain sebagainya.<\/p>\n<p><strong>Tahap Ternak<\/strong><\/p>\n<p>Pada proses pembibitan biasanya akan memakan waktu 6 bulan di mana induk-induk lintah mulai bertelur saat memasuki usia 15 hari.<\/p>\n<p>Kemudian, telur lintah tersebut terbungkus oleh kokon dalam waktu sekitar 14 hari. Jumlah anakan lintah dalam satu kokon sekitar 12 sampai 20 ekor.<\/p>\n<p>Jangan lupa untuk memisahkan indukan dan anak lintah untuk menghindari indukan memakan anak lintahnya sendiri. Beri pelet pada anakan lintah 2 minggu sekali selama 2 bulan, setelah itu beri makanan biasa seperti lintah dewasa.<\/p>\n<p>Demikianlah cara budidaya lintah yang bisa dilakukan oleh pemula. Anakan lintah biasanya bisa dipanen atau dijual saat usianya sudah mencapai minimal 4 bulan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Iulah informasi mengenai cara beternak lintah untuk kesehatan. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/budidaya-cacing-sutra-sangat-menguntungkan\/\">Panduan Lengkap Budidaya Cacing Sutra dengan Mudah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau cara mudah beternak lintah untuk buka usaha? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai tahapannya. Simak ulasannya! Lintah Manfaat Lintah Untuk Kesehatan Baca juga: Ingin Budidaya Cacing&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8359,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,4,1423],"tags":[1591,1590,1388],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/leech-368345_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8358"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8358"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8358\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8387,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8358\/revisions\/8387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}