{"id":8372,"date":"2022-12-01T01:23:43","date_gmt":"2022-11-30T18:23:43","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=8372"},"modified":"2022-12-01T09:45:26","modified_gmt":"2022-12-01T02:45:26","slug":"manfaatkan-ampas-tahu-untuk-budidaya-belatung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaatkan-ampas-tahu-untuk-budidaya-belatung\/","title":{"rendered":"Manfaatkan Ampas Tahu Untuk Budidaya Belatung"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau cara budidaya belatung dengan ampas tahu? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Budidaya Belatung Dengan Ampas Tahu<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Manfaatkan Ampas Tahu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8377\" aria-describedby=\"caption-attachment-8377\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8377\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/belatung-rev1.jpg\" alt=\"belatung\" width=\"500\" height=\"250\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8377\" class=\"wp-caption-text\">kumparan.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/budidaya-cacing-sutra-sangat-menguntungkan\/\">Panduan Lengkap Budidaya Cacing Sutra dengan Mudah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Belatung ini selalu di hubungkan dengan hal kotor dan menjijikan namun kali \u00a0ini belatung \u00a0memiliki kandungan \u00a0protein yang tinggi. Bahkan bisnis belatung adalah salah \u00a0satu yang potensial belakangan \u00a0ini.<\/p>\n<p>Belatung sendiri memiliki kadar protein yang tidak jauh berbeda dengan pakan yang di olah dari pabrik. Belatung\u00a0 dapat di jadikan salah satu sumber usaha dan penghasilan sampingan.<\/p>\n<p>Tidak jauh berbeda dengan\u00a0, melakukan pembibitan dan budidaya belatung tidak \u00a0memerlukan \u00a0modal yang terlalu besar. Walaupun demikian, belatung merupakan \u00a0salah satu pakan alami yang merupakan hewan yang menjanjikan untuk di jadikan ladang bisnis.<\/p>\n<p>Lalat \u00a0adalah \u00a0revolusi terakhir dari belatung. Pada umumnya hanya dibutuhkan wahtu beberapa hari \u00a0saja agar belatung-belatung tersebut beubah menjadi lalat. Bagi petani ikan, belatung ini adalah \u00a0pakan yang bergizi dan \u00a0sangat bisa di manfaatkan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Cara Budidaya Maggot Dari Ampas Tahu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8378\" aria-describedby=\"caption-attachment-8378\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8378\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/bel-cover-ccea1f275ff3724f1ea8c68f95bff576_600x400.jpg\" alt=\"belatung\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8378\" class=\"wp-caption-text\">idntimes.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Untuk proses beternak belatung, membbutuhkan alat yang sederhana. \u00a0Ada beberapa media yang bisa menjadi media untuk pertumbuhan belatung, salah satunya dalah ampas tahu. Berikut tata cara dalam budidaya manggot dengan ampas tahu :<\/p>\n<p><strong style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 16px;\">Persiapan Alat dan Bahan<\/strong><\/p>\n<p>Siapkan ember besar yang diberi lobang berukiran 1-2cm \u00a0dan tidak dibuat terlalu rapat pada bagian bawahnya, plastik, tali dan juga media utama yaitu ampas tahu.<\/p>\n<p>Atau bisa mengunakan bak yang tinggi agar hasil panen yang di dapat lebih banyak dan maksimal, karena belatung hanya akan menempel di bagian permukaan saja.<\/p>\n<p>Kemudian siapkan berbagai bahan lain seperti tali dan ampas tahu. Tali di gunakan untuk menggantung ember yang menjadi wadah belatung tersebut. Ini dilakukan agar bisa mengundang lalat dan lebih mudah dalam \u00a0melakukan \u00a0proses beternak.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tahap-budidaya-cacing-tanah\/\">Ingin Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan? Ikuti 5 Tahap Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><strong style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 16px;\">Pembiakan Lalat<\/strong><\/p>\n<p>Tentunya ini merupakan serangkaian proses yang akan menggangu karena akan dengan sengaja membiakan larva lalat menjadi belatung untuk di budidayakan.<\/p>\n<p>Lalat adalah indukan yang digunakan, lalat tersebut dibiarkan bebes mengerumuni ampas tahu yang sengaja dimasukan kedalam wadah \u00a0yang di biarkan agar larva bisa tumbuh di sana<\/p>\n<p>Ampas tahu yang anda gunakan bisa di campur sedikit dengan ikan asin agar aromanya lebih tajam dan lebih mudah memikat para lalat untuk berkumpul.<\/p>\n<p>Biarkan di dalam ember dalam keadaan yang terbuka. Lalat-lalat yang berkumpul akan menghasilkan telur di tempat yang sesuai. Dalam hitungan hari maka belatung akan terkumpul didala wadah.<\/p>\n<p><strong style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 16px;\">Panen<\/strong><\/p>\n<p>Biasanya setelah telur-telur di letakkan \u00a0maka akan menetas menjadi larva dari 6 hingga 7 hari berikutnya. Dan setelah 7 hari maka manggot akan mulai terlihat dan bisa langsung memanennya.<\/p>\n<p>Biasanya akan di butuhkan waktu hingga 2 minggu dari awal proses pembuatan alat hingga panen. Biasanya panen akan di lakukan secara manual menggunakan jebakan manggot agar lebih mudah.<\/p>\n<p>Untuk mengurangi aroma tidak sedap bisa memisahkan\u00a0 media dari hasil belatung\u00a0 seletah terjadi pertumbuhan \u00a0larva maka anda bisa langsung mebersihkan dan segera memanen manggot tersebut.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai budidaya belatung. Semoga informasi nya bermanfaat ya, selamat mencoba sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/maggot-bsf-mengubah-sampah-menjadi-berkah\/\">Maggot BSF, Mengubah Sampah Menjadi Berkah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau cara budidaya belatung dengan ampas tahu? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi tersebut. Simak ulasannya! Budidaya Belatung Dengan Ampas Tahu Manfaatkan Ampas Tahu Baca juga: Panduan Lengkap&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8375,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[842,1],"tags":[1592,1388,1593],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/grubs-3002437_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8372"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8372"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8380,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8372\/revisions\/8380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}