{"id":8762,"date":"2024-08-24T01:12:57","date_gmt":"2024-08-23T18:12:57","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=8762"},"modified":"2024-08-24T14:09:23","modified_gmt":"2024-08-24T07:09:23","slug":"5-tahapan-budidaya-tanaman-edamame-dengan-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tahapan-budidaya-tanaman-edamame-dengan-benar\/","title":{"rendered":"5 Tahapan Budidaya Tanaman Edamame Dengan Benar"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau cara budidaya edamame dengan benar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Tanaman Edamame<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8767\" aria-describedby=\"caption-attachment-8767\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8767\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/agriculture-beans-hands-close-up-vegetable-local-food-1418438-pxhere.com_.jpg\" alt=\"edamame\" width=\"500\" height=\"332\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8767\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ingin-budidaya-cabe-keriting-ini-dia-langkah-langkahnya-sampai-panen\/\">Ingin Budidaya Cabe Keriting? Ini Dia langkah-Langkahnya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Edamame merupakan jenis sayuran yang berupa kacang-kacangan yang disebut juga kadelai jepang. Kandungan protein pada kacang ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan kedelai.<\/p>\n<p>Kacang ini pula merupakan satu-satunya kacang yang memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap. Dalam satu mangkok kecil edamame terdapat sekitar 16,84 gram protein yang setara dengan protein yang terkandung dalam telur, daging dan juga susu.<\/p>\n<p>Karena kandungan tersebut, di Jepang kacang ini menjadi cemilan sehat karena kacang ini memiliki banyak manfaat seperti menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh. Kacang Edamame ini kini banyak dibudiidayakan dan pangsa pasarnya pun sangat menjanjikan.<\/p>\n<h2>Cara Budidaya Edamame<\/h2>\n<figure id=\"attachment_8766\" aria-describedby=\"caption-attachment-8766\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-8766\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/tanaman-kedelai.jpg\" alt=\"edamame\" width=\"500\" height=\"293\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8766\" class=\"wp-caption-text\">metrobali.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-cara-budidaya-langsat-agar-cepat-berbuah\/\">Panduan Cara Budidaya Langsat Agar Cepat Berbuah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Lahan<\/span><\/h4>\n<p>Sebelum digunakan tanah harus digmburkan dan dibajak sekitar 15 hari sebelum, 5 hari berikutnya, buatlah bedengan dengan panjang 10 m, lebar 1 m, dan tinggi bedengan 20-25 cm. Jarak antar bedengan sekitar 30 cm.<\/p>\n<p>Lakukan pemupukan dasar 3 hari sebelum benih ditanam yang terdiri dari pupuk \u00a0SP 36 sebanyak 200 kg\/hektar dan ditambahkan kapur pertanian sebanyak 600 kg\/hektar.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Benih<\/span><\/h4>\n<p>Pilihlah benih yang berkualitas dan tidak memiliki cacat fisik dan benih edamame yang dibutuhkan sekitar 80-100 kg\/hektar.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Proses Penanaman<\/span><\/h4>\n<p>Bedengan sebaiknya dibasahi agar tetap lembab. Benih edamame yang telah disiapkan ditanam pada bedengan dengan jarak tanam 14\u00d725 cm jika musim hujan dan 12\u00d720 cm jika ditanam saat musim kemarau, kedalaman 1,5-2 cm. Masukkan 1 benih per lubang tanam lalu tutupi dengan tanah gembur.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Perawatan Tanaman<\/span><\/h4>\n<p><strong>Penyiangan<\/strong><\/p>\n<p>Penyiangan dilakukan ketika tanaman berusia 9 atau 10 hari sejak tanam, selanjutnya dilakukan sesuai kondisi tanaman yang banyak gulma disekitarnya.<\/p>\n<p><strong>Penyiraman<\/strong><\/p>\n<p>Penyiraman dilakukan seminggu sekali dengan tetap memperhatikan kondisi tanahnya. Lakukan pengairan dengan cara penggenangan hingga air dalam kapasitas lapang.<\/p>\n<p><strong>Pemupukan<\/strong><\/p>\n<p>Pemupukan tahap pertama dilakukan ketika tanaman berusia 10 HST dengan memberikan\u00a0<a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-kcl-mahkota-kanada-1-kg\">KCL<\/a>\u00a050 kg\/ha,\u00a0<a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-za-1-kg\">ZA<\/a>\u00a050 kg\/ha, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-urea-1-kg\">urea<\/a> 150 kg\/ha dan pemupukan susulan dilakukan<\/p>\n<p>Ketika tanaman berusia 21 HST dengan memberikan <a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-kcl-mahkota-kanada-1-kg\">KCL<\/a>\u00a0100 kg\/ha,\u00a0<a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-za-1-kg\">ZA<\/a>\u00a0100 kg\/ha, dan\u00a0<a href=\"https:\/\/bibitonline.com\/produk\/pupuk-za-1-kg\">urea<\/a> 50 kg\/ha.<\/p>\n<p><strong style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 16px;\">Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)<\/strong><\/p>\n<p>Pengendalian OPT dilakukan secara terkendali, selektif, dan terpadu berdasarkan jenis penyakit dan hama yang menyerangnya.<\/p>\n<p>Pengendalian dengan cara menyemprotkan Reagent 50 C dengan takaran 1 gr dicampur dengan 1 liter air dan ditambah Ingrofol 50 WP dengan dosis 1.5 l\/ha.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemanenan<\/span><\/h4>\n<p>Masa panen muda dilakukan ketika polong mudanya masih berwarna hijau\u00a0 yaitu saat mencapai umur 65 HST. Panen dilakukan secara serentak dengan cara diseleksi dengan interval waktu panen 2 hari sekali.<\/p>\n<p>Untuk panen polong yang telah masak sepenuhnya, bisa dilakukan ketika tanaman berusia 90-100 HST. Agar edamame yang sudah dipanen tetap segar maka hindarkan dari paparan sinar matahari.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai budidaya tanaman edamame. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tahapan-cara-budidaya-pohon-cermai-yang-mudah\/\">Tahapan Cara Budidaya Pohon Cermai yang Mudah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau cara budidaya edamame dengan benar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Tanaman Edamame Baca Juga: Ingin Budidaya Cabe Keriting? Ini Dia langkah-Langkahnya&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8768,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1345,840,4],"tags":[1679,1614,1388],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/plant-fruit-dish-food-produce-vegetable-5335-pxhere.com-1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8762"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8769,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8762\/revisions\/8769"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}