{"id":9741,"date":"2024-01-29T01:27:53","date_gmt":"2024-01-28T18:27:53","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=9741"},"modified":"2024-01-29T11:37:56","modified_gmt":"2024-01-29T04:37:56","slug":"olahan-buah-bunga-mawar-untuk-dikonsumsi-ini-caranya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/olahan-buah-bunga-mawar-untuk-dikonsumsi-ini-caranya\/","title":{"rendered":"Olahan Buah Bunga Mawar Untuk Dikonsumsi, Ini Caranya"},"content":{"rendered":"<p>Sudah tahu cara olahan buah bunga mawar untuk dikonsumsi? yuk, cari tahu caranya pada artikel kali ini.<\/p>\n<p>Selain keindahan yang diberikan bunga mawar, nyatanya tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai hidangan yang nikmat dan menyehatkan.<\/p>\n<p>Ternyata buah bunga mawar mengandung banyak mineral dan vitamin C. Biasanya tanaman ini diolah sebagai selai, jus <em>liqucur <\/em>serta petal bunganya dapat diolah sebagai <em>punches <\/em>atau salad.<\/p>\n<h2><strong>Cara Olahan Buah Bunga Mawar Untuk<\/strong><strong>\u00a0Dikonsumsi<\/strong><\/h2>\n<p>Jika kamu tertarik untuk mengolahnya, berikut ini merupakan cara pengolahannya agar menjadi bahan yang dapat dimasak:<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaatkan-kulit-jeruk-menjadi-pewangi-ruangan-alami-ini-caranya\/\">Manfaatkan Kulit Jeruk Menjadi Pewangi Ruangan Alami, Ini Caranya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><em>Rosehip Syrup<\/em><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Persiapan Bahan Olahan:<\/p>\n<ol>\n<li>2 kg Rosesip<\/li>\n<li>300 gr gula pasir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses Pembuatan:<\/p>\n<p>Pertama kali buang terlebih dahulu biji, tangkai, dan petal dari buah, kemudian rebus kedalam 2 liter air dengan api sedang sampai bahan lunak, tetapi usahakan agar tidak sampai menjadi bubur.<\/p>\n<p>Selanjutnya, jus yang sudah terbentuk disaring dengan tambahan gula kedalamnya. Lalu air yang disaring di didihkan beberapa menit dan dikemas kedalam botol yang sudah disterilkan terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Setelah itu, selama 30 menit botol di pasteurisasi, sebanyak 1 liter sirup yang dihasilkan dari 2 kg <em>rosehip<\/em>.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9743\" aria-describedby=\"caption-attachment-9743\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9743\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/olahan-bunga-mawar.jpg\" alt=\"rosehip syrup\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9743\" class=\"wp-caption-text\">greatbritishchefs.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><em>Rosehip Liqucur<\/em><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bahan yang disiapkan:<\/p>\n<ol>\n<li>500 gr rosehip<\/li>\n<li>150 gr gula pasir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses Pembuatannya:<\/p>\n<p>Cuci hip hingga bersih, tetapi terlebih dahulu buang biji, sepal dan tangkai. Gula pasir direbus dan <em>rosehip<\/em> dalam botol yang steril disusun.<\/p>\n<p>Kemudian, air rebusan gula\u00a0 dituang keatas susunan <em>rosehip<\/em> dan botol ditutup dengan rapat. Selama 30 menit pasteurisasi dengan memasukkan ke <em>autoclave <\/em>atau dikukus.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/yuk-ngemil-sehat-dengan-olah-sayuran-jadi-keripik\/\">Yuk, Ngemil Sehat dengan Olah Sayuran Jadi Keripik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><em>Rosehip Jam<\/em><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bahan yang dibutuhkan:<\/p>\n<ol>\n<li>1 kg rosehip<\/li>\n<li>1 kg gula pasir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses Pembuatan:<\/p>\n<p>Pertama buang terlebih dahulu biji, petal, dan tangkai dari <em>rosehip<\/em> lalu cuci hingga bersih. <em>Rosehip <\/em>dicelupkan kedalam air yang mendidih selama 20 menit, lalu angkat dan bunga dihancurkan hingga menjadi <em>pure<\/em>.<\/p>\n<p>Lalu gula dimasukkan dan dimasak hingga mengental. Kemudian bahan dimasukkan ke botol yang sudah di pasteurisasi dan disterilkan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9744\" aria-describedby=\"caption-attachment-9744\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9744\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/rosehip-jam.jpg\" alt=\"rosehip jam\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9744\" class=\"wp-caption-text\">greatbritishchefs.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><em>Rosehip Salad<\/em><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bahan yang dibutuhkan:<\/p>\n<ol>\n<li>8 kuntum mawar segar<\/li>\n<li>3 lembar lettuce<\/li>\n<li>2 sendok makan minyak sayur<\/li>\n<li>2 sendok makan jus lemon<\/li>\n<li>Secukupnya garam<\/li>\n<li>Secukupnya kayu manis<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses pembuatan:<\/p>\n<p>Patel bunga dipisahkan, dan cuci bersih, lalu campurkan dengan lettuce yang sudah diiris. <em>Dressing <\/em>dibuat dari jus lemon, minyak, serta bahan lainnya.<\/p>\n<p><em>Dressing <\/em>dituang diatas campuran lettuce dan bunga mawar, lalu aduk hingga merata dan salad bunga mawar siap untuk dihidangkan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong><em>Rosehip Teh <\/em><\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bahan yang dibutuhkan:<\/p>\n<ol>\n<li>50 gr rosehip kering<\/li>\n<li>150 gr gula pasir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Proses pembuatan:<\/p>\n<p>Sepal, biji, dan tangkai<em> rosehip<\/em> dibuang. Iris dan keringkan<em> rosehip<\/em>. Ambil <em>rosehip<\/em> 2-3 sendok makan, dan tambahkan 1 liter air. Lalu diamkan beberapa jam dan rebus 10 menit.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah tadi cara buah olahan bunga mawar untuk dikonsumsi. Bagaimana sobat PTD tertarik untuk mencobanya? Semoga berhasil.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/8-olahan-makanan-khas-beras\/\">Mengenal 8 Olahan Makanan Khas Beras, Ada Yang Khas Bulan Ramadhan Nih<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Donda sari<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0Sumber: <\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/www.pertanianku.com\/cara-mengolah-bunga-mawar-untuk-dikonsumsi\/<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber gambar utama<\/em>: budidayatanamanhiasterbaru.blogspot.com<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah tahu cara olahan buah bunga mawar untuk dikonsumsi? yuk, cari tahu caranya pada artikel kali ini. Selain keindahan yang diberikan bunga mawar, nyatanya tanaman ini juga dapat dimanfaatkan sebagai&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9745,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,19,1423,1387],"tags":[1891,1388,1492],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/olahan-buah-bunga-mawar.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9741"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9741"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9746,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9741\/revisions\/9746"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9745"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}