{"id":9798,"date":"2022-11-22T01:05:15","date_gmt":"2022-11-21T18:05:15","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=9798"},"modified":"2022-11-22T08:23:08","modified_gmt":"2022-11-22T01:23:08","slug":"alat-pertanian-modern-yang-wajib-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/alat-pertanian-modern-yang-wajib-diketahui\/","title":{"rendered":"Alat Pertanian Modern yang Wajib Diketahui"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai alat pertanian yang modern? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Alat Pertanian Modern<\/h2>\n<p>Salah satu faktor yang menentukan kesuksesan dalam bercocok tanam, yaitu ketersediaan alat pertanian baik dalam ukuran yang kecil maupun besar.<\/p>\n<p>Seiring perkembangan teknologi, terciptalah alat pertanian modern yang memudahkan para petani untuk melakukan tugasnya.<\/p>\n<p>Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bertani. Meskipun sebagian petani masih menggunakan alat-alat pertanian tradisional.<\/p>\n<p>Namun tetap harus mengetahui alat pertanian modern agar mampu bersaing dengan negara lainnya. Berdasarkan fungsinya, alat pertanian modern dibedakan menjadi 3 kategori.<\/p>\n<p>Pertama sebagai alat pengolah tanah, kedua sebagai alat penanaman modern, ketiga sebagai alat pemanenan.\u00a0 Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut ini merupakan beberapa alat pertanian modern,<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Alat Pengolah Tanah<\/span><\/h2>\n<p>Alat-alat pengolahan tanah digunakan untuk menyuburkan serta menggemburkan tanah sebelum masuk ke dalam proses penanaman.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Traktor<\/span><\/h4>\n<p>Traktor merupakan alat yang modern yang seringkali digunakan oleh banyak petani untuk mengolah tanah. Terdapat traktor besar dan kecil dengan dua jenis roda.<\/p>\n<p>Jenis traktor beroda rantai digunakan untuk tanah yang berlumpur, sedangkan roda dua biasa digunakan untuk tanah yang kering.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9801\" aria-describedby=\"caption-attachment-9801\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9801\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/unnamed.jpg\" alt=\"alat pertanian\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9801\" class=\"wp-caption-text\">distan.jabarprov.co.id<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/alat-pertanian-modern\/\">Anjurkan Petani Menggunakan Alat Pertanian Modern, Mentan : Biar Efektif dan Efisien!<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rotavator<\/span><\/h4>\n<p>Rotavator merupakan alat pengolah tanah yang terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pengolahan diolah dilakukan dengan membolak-balikkan tanah, memotong serta mencacah.<\/p>\n<p>Sedangkan mengolah tanah pada tahap kedua yaitu tanah menjadi rapi, hama tanaman hilang, serta tata air menjadi rapi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Garu Sisir<\/span><\/h4>\n<p>Penggunaan garu sisir dilakukan setelah mengolah tanah dengan bajak singkal. Umumnya, para petani membawa alat ini ketika sawah sedang dalam kondisi basah, supaya tanah menjadi gembur.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bajak singkal<\/span><\/h4>\n<p>Bajak singkal merupakan salah satu alat untuk mengolah tanah secara modern. Alat ini memiliki dua jenis, yaitu bajak singkal satu arah serta bajak singkal dua arah. Alat ini berguna untuk membolak-balikkan tanah.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bajak Subsoil<\/span><\/h4>\n<p>Alat pertanian modern yang ada di Indonesia selanjutnya yaitu bajak subsoil. Alat ini berfungsi agar tanah pecah dengan kedalaman 20-36 inci, untuk membuat parit lahan tanam.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Garu Piring<\/span><\/h4>\n<p>Garu piring merupakan alat modern yang berfungsi untuk mengelola tanah sebelum penanaman. Alat ini juga bisa membersihkan lahan tanam dari rumput yang bala.<\/p>\n<p>Setelah melakukan penanaman, gunakan Garu piring kembali untuk menutupi bibit dalam tanah.<\/p>\n<h2>Alat Penanaman dan Perawatan Modern<\/h2>\n<figure id=\"attachment_9802\" aria-describedby=\"caption-attachment-9802\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9802\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/coba-alat-pertanian_20160202_202454.jpg\" alt=\"alat pertanian\" width=\"500\" height=\"281\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9802\" class=\"wp-caption-text\">jogjatribunnews.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/alat-ukur-derajat-sosoh-beras-tmd-3e\/\">Mengenal Alat Ukur Derajat Sosoh Beras untuk Mengetahui Kualitas Beras<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Jika biasanya para petani melakukan penanaman secara manual atau dengan tenaga manusia, kini berbeda dengan hadirnya alat penanaman modern.<\/p>\n<p>Dimana alat-alat ini memudahkan para petani untuk bercocok tanam. Cara kerja mesin penanaman modern yakni dengan memasukkan benih atau bibit ke dalam tanah yang gembur.<\/p>\n<p>Berikut ini merupakan beberapa alat penanaman modern yang harus diketahui, diantaranya adalah<\/p>\n<ol>\n<li>Mesin Tanam Kentang<\/li>\n<li>Mesin Tanam Jagung<\/li>\n<li>Mesin Tanam Padi<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah melakukan penanaman, langkah selanjutnya yaitu memelihara tanaman hingga panen. Terdapat alat perawatan tanaman yang berfungsi untuk membantu proses pemupukan serta pengairan.<\/p>\n<p>Berikut ini merupakan beberapa alat perawatan tanaman modern yang harus diketahui, diantaranya adalah<\/p>\n<ol>\n<li>Mesin Penebar Pupuk<\/li>\n<li>Mesin Penyemprot Air<\/li>\n<li>Mesin Irigasi<\/li>\n<li>Mesin Penutup Tanah<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Alat Pemanenan Modern<\/h2>\n<p>Kehadiran alat pemanenan modern memudahkan para petani untuk mengumpulkan hasil panen dalam jumlah yang besar. Dengan alat ini, para petani bisa menghemat biaya waktu, serta tenaga yang diperlukan.<\/p>\n<p>Berikut ini merupakan beberapa alat pemanenan modern yang harus diketahui, diantaranya adalah<\/p>\n<ol>\n<li>Mesin Pemanen Gandum<\/li>\n<li>Mesin Pemetik Kapas<\/li>\n<li>Mesin Pemanen Kentang<\/li>\n<li>Mesin Pemanen Jagung<\/li>\n<li>Mesin Pemanen Padi<\/li>\n<li>Mesin Pemanen Tebu<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai alat pertanian modern yang petani wajib ketahui. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membuat-alat-pemberi-pakan-ikan-otomatis\/\">Cara Membuat Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis SGDB<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>http:\/\/www.pertanianku.com\/petani-masa-kini-wajib-tahu-jenis-jenis-alat-pertanian-modern-ini\/<\/li>\n<li>https:\/\/jualalatpertaniancanggih.wordpress.com\/2017\/07\/28\/macam-alat-pertanian-modern-dan-fungsinya-yang-ingin-di-ketahui-petani\/amp\/<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai alat pertanian yang modern? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Alat Pertanian Modern Salah satu faktor yang menentukan kesuksesan dalam&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9805,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[844],"tags":[1900,1068,1901],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/field-wheat-asphalt-food-harvest-crop-1105573-pxhere.com_.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9798"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9798"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9798\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9806,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9798\/revisions\/9806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}