{"id":9832,"date":"2020-03-02T18:31:33","date_gmt":"2020-03-02T11:31:33","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=9832"},"modified":"2020-03-02T18:31:33","modified_gmt":"2020-03-02T11:31:33","slug":"penyebab-pupuk-palsu-beredar-di-klaten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/penyebab-pupuk-palsu-beredar-di-klaten\/","title":{"rendered":"Penyebab Pupuk Palsu Beredar di Klaten"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai pupuk palsu yang beredar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan nformasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Pupuk Palsu<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penyebab Beredar Pupuk Palsu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_9835\" aria-describedby=\"caption-attachment-9835\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9835\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/soloposcom.jpg\" alt=\"pupuk palsu\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9835\" class=\"wp-caption-text\">solopos.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/dampak-positif-dan-negatif-penggunaan-pupuk-kimia\/\">Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Pupuk Kimia<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kelangkaan pupuk bersubsidi membuat beberapa oknum yang nakal dan tidak bertanggung jawab melakukan aksinya yaitu membuat pupuk palsu yang diedarkan ke pada petani dengan harga yang murah.<\/p>\n<p>Pupuk bersubsidi jenis Phonska yang diduga palsu beredar di kalangan petani wilayah Planggu, Kecamatan Trucuk,\u00a0Klaten, sejak Januari lalu.<\/p>\n<p>Hal ini dibenarkan dengan seratusan petani di Desa Planggu, Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten menjadi korban peredaran pupuk bersubsidi ini.<\/p>\n<p>petani mendapatkan seratusan petani di Desa Planggu, Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten menjadi korban peredaran pupuk bersubsidi yang diduga palsu.<\/p>\n<p>Persoalan pupuk berawal ketika petani mengalami kesulitan mendapatkan pupuk termasuk dari pengecer resmi padahal tanaman sudah seharusnya sudah masuk pemupukan pertama.<\/p>\n<p>Ketua kelompok Tani Sido Maju saat itu beritikad baik untuk membantu para petani dalam mendapatkan pupuk, sehingga dilakukan \u00a0pengiriman pupuk tersebut sebanyak enam ton.<\/p>\n<p>Yang dikirim dua kali dengan harga kesepatan Rp.110 ribu persak. Kepada petani dijual Epy 120 ribu per sak yang digunakan untuk operasional dan las kelompok.<\/p>\n<p>Hal ini diketahui ketika para petani ketika selesai memupuk tanaman, ada beberapa perbedaan yang mencolok, untuk pupuk yang palsu tersebut lebih berat.<\/p>\n<p>warna coklat keunguan dan jika dicampur dengan urea cepat basah dan jauh berbeda dengan pupuk yang biasa para petani pakai selama ini.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penangkapan Pemilik Pupuk Palsu<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_9834\" aria-describedby=\"caption-attachment-9834\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9834\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/rricoid.jpg\" alt=\"pupuk palsu\" width=\"500\" height=\"375\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9834\" class=\"wp-caption-text\">rri.co.id<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/petani-wajib-tahu-4-jenis-pupuk-kompos-dan-karakteristiknya\/\">Petani Wajib Tahu! 4 Jenis Pupuk Kompos dan Karakteristiknya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan adanya laoran maka ditelusuri bahwa pupuk itu diketahui diproduksi di Gunung Kidul. Setelah dikembangkan lagi ternyata ada juga di Wonogiri.<\/p>\n<p>Dan ketujuh lokasi pabriknya berhasil dibongkar dan polisi menagkap enam orang pemilik dan petugas pemasaran pupuk palsu itu.<\/p>\n<p>Total pabrik pembuat pupuk ini ada tujuh buah. Tiga di antaranya berada di Gunungkidul, DIY, sedangkan empat lainnya berada di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.<\/p>\n<p>Modus yang dipakai adalah memproduksi pupuk yang tidak sesuai standar, selain itu menggunakan kemasan pupuk yang mirip dengan pupuk yang beredar di pasaran.<\/p>\n<p>Tersangka pada kasus ini yang diamankan Polda Jawa Tengah mengaku telah mengedarkan hasil produksinya di Kabupaten Klaten.<\/p>\n<p>Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten turun tangan untuk mendata dan memantau dampak bagi tanaman dan petani.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten, Widiyanti, menambahkan pengaruh pada pupuk palsu itu pada tanaman saat ini belum terlihat.<\/p>\n<p>Namun diperkirakan dampaknya kepada produktivitas tanaman. Informasi dari kepolisian menyebutkan kandungan unsur senyawa dalam pupuk itu lebih rendah dari aslinya. Pihaknya pun akan terus memantau dan mengantisipasi dampak lanjutan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai pupuk palasu beredar. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pembuatan-pupuk-bokashi-skala-pertanian-maupun-rumah-tangga\/\">Pembuatan Pupuk Bokashi Skala Pertanian Maupun Rumah Tangga<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber:\u00a0<strong>Detik.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai pupuk palsu yang beredar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan nformasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Pupuk Palsu Penyebab Beredar Pupuk Palsu Baca juga: Dampak Positif&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9836,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[1903,1904,673],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/tanaman26-1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9832"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9837,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832\/revisions\/9837"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}