{"id":9876,"date":"2020-03-03T13:30:36","date_gmt":"2020-03-03T06:30:36","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=9876"},"modified":"2020-03-03T13:31:10","modified_gmt":"2020-03-03T06:31:10","slug":"kejadian-langka-ada-kunang-kunang-di-hutan-mangrove","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kejadian-langka-ada-kunang-kunang-di-hutan-mangrove\/","title":{"rendered":"Kejadian Langka, Ada Kunang-Kunang di Hutan Mangrove"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi keberadaan kunang-kunang? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Kunang-Kunang<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kunang-kunang di Hutan Mangrove<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_9878\" aria-describedby=\"caption-attachment-9878\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9878\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/kunang_kunang.jpg\" alt=\"kunang_kunang\" width=\"500\" height=\"353\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9878\" class=\"wp-caption-text\">ayobandung.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/serangga-terancam-punah-apa-penyebabnya\/\">Serangga Terancam Punah, Apa Penyebabnya?<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kunang-kunang merupakan serangga yang sekarang sulit untuk dijumpai bahkan sudah menjadi salah satu serangga yang keberadaannya hampir punah.<\/p>\n<p>Sama halnya dengan negara Jepang dari tahun ke tahun juga sulit menemukannya, hal ini disebabkan oleh beberpa faktor.<\/p>\n<p>Seperti belalang, kunang-kunang, kumbang, capung dan kupu-kupu. Salah satu serangga yang mjulai terancam di akibat ulah manusia yang disebabkan kerusakan habitat.<\/p>\n<p>Penurunan drastis tercatat pada spesies ini setelah habitatnya dirusak untuk dibuat perkebunan sawit, pertanian budidaya dan peternakan, penggunaan cahaya buatan pada malam hari.<\/p>\n<p>Serta sebagian besar penggunaan insektisida terjadi pada larva, kunang-kunang remaja menghabiskan waktu hingga dua tahun di bawah tanah atau di bawah air,<\/p>\n<p>Biotek Network Laboratory Kitakyuhu Jepang malakukan penelitian di Mangrove Wonorejo dan Gunung Anyar. Kegiatan itu termasuk dalam kerja sama Sister City dengan Pemkot Surabaya.<\/p>\n<p>Keberadaan kunang-kunang dihutan\u00a0mangrove\u00a0Surabaya dinilai sebagai sesuatu kejadian yang langka, terutama bagi warga jepang yang melakukan penelitian.<\/p>\n<p>Beberapa kali melakukan penelitian, mereka menemukan dan melihat langsung kunang-kunang \u00a0padahal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya saja tidak tahu kalau ada kunang-kunang yang hidup di hutan mangrove.<\/p>\n<p>Keberadaan serangga yang satu ini itu sebagai sesuatu yang tak biasa karena di Jepang sudah jarang sekali ditemukannya, bahkan masyarakat Jepang dapat melihatnya setahun sekali saja.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pelestarian Hutan Mangrove<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_9877\" aria-describedby=\"caption-attachment-9877\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9877\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/detiknewscomm.jpeg\" alt=\"kunang-kunang\" width=\"500\" height=\"279\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9877\" class=\"wp-caption-text\">detiknews.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kenali-4-jenis-lebah-madu-dan-produk-yang-dihasilkan\/\">Kenali 4 Jenis Lebah Madu dan Produk yang Dihasilkan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Memang sejak Januari lalu, di Mangrove Wonorejo dan Gunung Anyar diberlakukan larangan membawa plastik. Pengelola telah menyiapkan screening dan petugas untuk memeriksa pengunjung yang membawa makanan aau minuman yang berplastik.<\/p>\n<p>Larangan itu bertujuan untuk menjaga mangrove dan harus diselamatkan dari sampah plastik. Karena ini mengganggu kelangsungan mangrove yang ada di Surabaya.<\/p>\n<p>Selain itu, menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan masyarakat pada lingkungan sehingga kelestaraian hewan atau mangrove lebih terjaga.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai keberadaan kunang-kunang di hutan mangrove. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/yuk-pahami-syarat-label-kemasan-pestisida\/\">Yuk, Pahami Syarat Label Kemasan Pestisida<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber:\u00a0<strong>Detik.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi keberadaan kunang-kunang? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Kunang-Kunang Kunang-kunang di Hutan Mangrove Baca juga: Serangga Terancam Punah, Apa Penyebabnya? Kunang-kunang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9879,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[1919,1786,1787],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/fireflies-on-leaf_1600.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9876"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9876"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9881,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9876\/revisions\/9881"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}