Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu sayuran yang selalu ada di menu lalapan, yaitu kemangi. Seperti yang sobat PTD ketahui, lalapan merupakan salah satu makanan yang hampir bisa ditemui di seluruh wilayah Indonesia. Jadi kebutuhan akan kemangi cukup banyak ya sobat PTD? Belum lagi kemangi merupakan salah satu sayur kegemaran ibu-ibu, selain untuk pelengkap lalapan, kemangi juga sering diolah sebagai urap.

Sumber gambar: Berita DIY

Kemangi dalam bahasa Inggris disebut basil merupakan dedaunan hijau yang beraroma. Tanaman ini berasal dari Asia dan Afrika. Dan ternyata kemangi masih memiliki kekerabatan dengan mint serta memiliki beberapa jenis. Selain digunakan sebagai pelengkap masakan, kemangi juga dikembangkan menjadi teh dan suplemen.

Jika sobat PTD tertarik untuk menanam kemangi sendiri, berikut kita akan berbagi bagaimana caranya: 

Siapkan Benih

Untuk mendapatkan kemangi yang berkualitas, tentunya harus dimulai dari bibitnya yang juga berkualitas. Sobat PTD bisa mendapatkan biji kemangi dari bunga kemangi yang sudah matang di pohonnya atau dari tanaman yang tua. Ciri-ciri biji kemangi yang sudah siap ditanam adalah kering, berwarna hitam, dan benihnya berasal dari tanaman yang sudah tua. 

Persemaian

Sebelum ditanam, biji perlu disemai agar menjadi bibit terlebih dahulu, caraya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkanlah media semai dengan komposisi arang sekam dan tanah humus dengan perbandingan 1:1,
  2. Masukkan media semai ke dalam tempat atau wadah persemaian yang sudah disiapkan, bisa berupa pot atau polybag,
  3. Taburkan benih pada media semai dengan rata kemudian tutup tipis dengan tanah halus kemudian sirami dengan air secukupnya,
  4. Umumnya biji akan tumbuh dalam waktu sekitar 3 minggu dari persemaian.

Sumber gambar: Berita DIY

Penanaman

Lanjutkan penanaman kemangi dengan langsung. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan media tanam dengan perbandingan komposisi tanah, pupuk kandang dan arang sekam 1:1:1.
  2. Masukkan media tanam ke dalam polybag sampai hampir penuh,
  3. Buat lubang tanam di polybag dan pindahkan bibit dengan hati-hati, masukkan ke dalam lubang tanam, dan tutup lubang sedikit demi sedikit sambil dipadatkan,kemudian siram dengan air.
  4. Tempatkan di tempat yang teduh selama sekitar seminggu agar tidak stress jika terkena sinar matahari yang terlalu panas.

Perawatan

Biasanya perawatan kemangi hanya menggunakan pupuk organik cair yang diaplikasikan dalam interval 2-3 minggu sekali bersama dengan penyiraman. Supaya aman dikonsumsi, gunakanlah pupuk organik dan kompos saja.

Pemanenan

Pemanenan kemangi sangat mudah dilakukan, sobat PTD bisa tinggal memetik saja asalkan daun sudah terlihat tumbuh subur. Hal ini penting dilakukan agar tanaman tetap tumbuh produktif, mirip dengan pemangkasan pada tanaman-tanaman berkayu.

Nah, bagaimana sobat PTD? Mudah bukan?

 

Sumber: https://www.orami.co.id/magazine/cara-menanam-kemangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.