Teknologi Industri Pertanian

Teknologi industri pertanian menjadi isu sekaligus tema yang menarik untuk dibahas. Pembahasannya bukan hanya dalam lingkup sebatas teknologinya saja, tetapi juga aplikasinya di lapangan. Dimana teknologi tersebut sangat membantu pekerjaan di bidang pertanian. Mulai dari menyiapkan lahan, memproduksi jenis tanaman tertentu, proses pemanenan, hingga pendistribusiannya. Jadi, prosesnya menyentuh dari awal hingga akhir yang melibatkan teknologi pertanian.

Tentu saja dengan menggunakan teknologi industri pertanian, hasil yang diharapkan sangat melimpah sekaligus menguntungkan. Dengan begitu, kesejahteraan terutama oleh para petani penggarap lahan pertanian benar-benar terwujudkan. Pasalnya, mereka itulah yang bersentuhan langsung dengan bidang pertanian itu sendiri.

Pengantar Awal Buku Teknologi Industri Pertanian

Lalu, apa itu industri pertanian? Dapat diartikan bidang pertanian yang sudah masuk bidang industri. Dimana industri itu sendiri merupakan proses komersialisasi beragam produk yang diproduksi atau diciptakan, lalu diperjualbelikan di pasaran untuk masyarakat umum yang membutuhkan. Baik produk dalam wujud barang ataupun jasa dengan manfaat serta tujuannya masing-masing.

Baca Juga : [Review Buku] 29 Teknik Urban Farming

Jadi, teknologi industri pertanian merupakan penemuan-penemuan di bidang pertanian dalam beragam wujud dan fungsi dalam proses komersialisasi di pasaran umum. Tentu saja proses tersebut melibatkan produsen dan konsumen secara garis besarnya. Masing-masing yang mempunyai fungsi dan tujuan berbeda.

Indonesia menjadi salah satu pasar teknologi industri pertanian yang prospektif. Bukan hanya dari teknologi pertanian hasil ciptaan anak bangsa sendiri saja, tetapi juga menjadi pasar teknologi pertanian dari luar negeri. Tentu saja ada kendala-kendalanya yang mau tidak mau harus dihadapi untuk bisa mewujudkan industrialisasi yang maju dan prospektif.

Teknologi Industri Pertanian

Ilustrasi 1 : Industrialisasi pertanian dapat terwujud bila diterapkan berdampingan dengan teknologi

Nah, dalam buku yang berjudul Pengantar Teknologi Industri Pertanian karya Prof. Nurpilihan Bafdal ini dibedah lebih dalam dan detail. Editor atau penyunting bukunya adalah Prof. Djumali Mangunwidjadja dan Dr. Akmadi Abbas. Diterbitkan oleh Unpad Press, yaitu penerbitan milik Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, pada tahun 2012.

Baca Juga : [Review Buku] Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Pertanian dan Kehutanan

Lalu, apa yang menarik dari buku yang mempunyai ketebalan 100 halaman ini? Untuk lebih jelasnya, silakan membaca uraian berikut yang semoga bermanfaat bagi Anda sekalian.

Mengenal Isi Buku Teknologi Industri Pertanian

Buku berjudul Pengantar Teknologi Industri Pertanian ini mempunyai beberapa bab di dalamnya yang membahas beberapa hal krusial mengenai isu atau tema tersebut. Dimulai dari Bab I Pendahuluan yang berisi tentang pengantar mengenai kondisi bidang pertanian serta industrialisasi di Indonesia.

Isi BAB I

Sebagian besar pertaniannya masih tradisional terutama dalam proses mengolahan lahan, pemanenan, hingga pendistribusian hasil pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan terobosan baru untuk bisa memodernkan bidang pertanian Indonesia. Dengan begitu, proses perubahan ke arah yang lebih baik akan berjalan terus. Akhirnya, kemajuan pertanian di Indonesia benar-benar menjadi kenyataan.

Isi BAB II

Selanjutnya, Bab II Teknologi Industri dan Pertanian. Di dalamnya menjabarkan pengertian-pengertian seputar teknologi industri pertanian dengan lebih detail. Selain itu, keterkaitannya tema yang dibahas dalam pembangunan di Indonesia dewasa ini.

Tak ketinggalan, pembahasan mengenai teknologi dan industri yang menjadi opsi atau pilihan yang paling cocok untuk bidang pertanian di Indonesia. Hal itu dikarenakan ketiga unsur tersebut bisa dikombinasikan menjadi satu kesatuan. Hasilnya, mampu menciptakan sebuah sinergi yang bermanfaat sekaligus memberikan keuntungan bagi banyak orang.

Ilustrasi 2 : Dengan menggunakan teknologi industri pertanian, tentu akan menghasilkan sinergi yang baik

Isi BAB III

Bab III Pengembangan Teknologi Industri Pertanian di Indonesia. Dalam bab ini, menjabarkan secara kronologis penciptaan dan penemuan yang berhasil diciptakan oleh anak bangsa dalam mendukung industri pertanian di Indonesia. Tak terkecuali, beberapa tantangan pengembangan teknologinya di era global seperti sekarang. Dimana persaingan bukan hanya terjadi di dalam negeri antar perusahaan atau instansi saja.

Baca Juga : 5 Teknologi Tepat Guna yang Dibutuhkan Petani Padi

Namun, persaingan sudah menyebar antar negara di bidang sama. Bahkan, produk teknologi dari negara lain bisa masuk ke Indonesia dan dikomersilkan bebas. Maka dari itu, pemerintah seharusnya melindungi produk dan karya bangsa sendiri. Persaingan bisa dimenangkan dengan satu syarat yang harus dipenuhi, yaitu sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Harus terus digembleng terus peningkatan kualitas SDM Indonesia agar tidak kalah bersaing dengan negara lain.

Isi BAB IV

Bab IV Pengembangan Teknologi Industri Pertanian Memacu Agroindustri Berbasis Keunggulan komoditi Daerah. Dalam bab ini, ada istilah baru yang muncul dan dilibatkan, yaitu agroindustri. Artinya, kombinasi antara bidang pertanian dan industri yang keduanya mampu meningkatkan komoditi hasil pertanian daerah berkualitas unggul, sehingga mendatangkan keuntungan berlipat.

Namun demikian, proses mengarah menuju agroindustri berbasis keunggulan komoditi daerah tidak mudah. Ada beberapa hal atau langkah strategis yang harus dilakukan. Dimulai dari revitalisasi teknologi industri pertanian itu sendiri. Dilanjutkan dengan penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM). Lalu, kenapa UKM juga ikut dilibatkan? Hal itu dikarenakan mulai dari usaha-usaha kecil dan menengah yang dimiliki oleh masyarakat itulah mampu menggerakkan proses perubahan ke arah yang lebih baik di masa depan.

Baca Juga : Agroedutourism IPB, Wisata Pertanian Edukatif yang Menarik

Selanjutnya, tidak lupa memasyarakatkan teknologi tepat guna di bidang pertanian. Bahkan, sang penulis juga memperkirakan perkembangan teknologi industri pertanian merambah dunia pendidikan. Khususnya, pendidikan perguruan tinggi yang SDM-nya mampu menciptakan beragam teknologi tepat guna yang dibutuhkan para petani Indonesia.

Petani Indonesia

Ilustrasi 3 : Peningkatan SDM diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lewat teknologi

Isi BAB V

Pada BAB V Sumber Daya Alam, Teknologi, dan Industri. Penulis yang sudah bergelar guru besar ini melibatkan unsur lainnya terkait perkembangan teknologi industri pertanian di Indonesia, yaitu sumber daya alam (SDA).

Setelah SDM sudah dibahas pada bab berikutnya, maka giliran SDA yang di Indonesia begitu melimpah sudah seharusnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses perubahan ke arah yang lebih baik untuk bidang pertanian itu sendiri. Maka dari itu, perlu ditemukan teknologi tepat guna yang mampu mengolah SDA melimpah tersebut untuk menghasilkan produk-produk unggulan di bidang pertanian. Tentu saja harus dilakukan oleh SDM yang berkualitas. Hasilnya, beberapa aplikasi digital teknologi industri pertanian berhasil diciptakan untuk diterapkan sebagai teknologi tepat guna.

Manfaat Membaca Buku Ini

Dengan membaca buku ini hingga tuntas, Anda bisa mengetahui teknologi industri pertanian di Indonesia secara umum. Namun sayangnya, hanya sebatas surface atau permukaannya saja dan tidak mendetail. Penulis memang ingin memperkenalkan tema atau isu ini terlebih dulu kepada masyarakat umum melalui buku ini. Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan di kemudian hari ditulis buku dengan tema sama, tetapi lebih detail pembahasannya. Semoga bermanfaat dan sukses selalu petani Indonesia.a

Penulis: Arifin Totok

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.