cara ekspor hasil pertanian

Indonesia yang subur dan kaya akan kekayaan alam menghasilkan produk pertanian yang melimpah. Beberapa produk pertanian tertentu bahkan tidak dapat diserap oleh pasar dalam negeri sehingga harganya menjadi sangat murah.

Nah. kondisi seperti ini bisa diatasi dengan menjual produk tersebut ke luar negeri alias di ekspor. Mungkin terdengar sedikit rumit mengingat banyak prosedur yang akan di lalui. Apalagi bagi petani yang berada di daerah pedesaan yang aksesnya terbatas, mungkin tidak sampai berpikir untuk ekspor produk pertanian.

Tenang saja…! Ternyata mengekspor produk pertanian itu gampang kok.

Berikut langkah awal dan prosedurnya:

1. Mengetahui Pasar

Nah, tahap awal kita bisa melakukan survei pasar untuk mengetahui produk apa saja yang biasanya diekspor, apakah produk tersebut produk terlarang atau tidak untuk di ekpor, karena di beberapa negara komoditi pertanian tertentu dilarang diperjualbelikan dan untuk komoditi beras harus mendapatkan izin dari BULOG, karena beras tidak bisa di ekspor apabila ketersediaan dalam negeri belum cukup.

ekspor hasil pertanian ke luar negeri
Source: vovworld.vn

Cara mendapatkan informasinya gampang,  tinggal cek di website  www.insw.go.id. Selain itu informasi yang harus dicari adalah produk apa saja yang biasanya diminta oleh para pembeli di luar negeri dan negara mana saja yang biasanya menjadi target pasar produk tersebut.

Hampir semua produk pertanian berpotensi untuk di ekspor karena masing – masing negara tujuan ekspor mempunyai kebutuhan tersendiri terhadap produk pertanian.

Baca: Kopi Nasional Kian Dicintai Lokal dan Internasional, Peluang & Tantangan

Produk pertanian Indonesia mengalami peningkatan ekspor. Terhitung dari Januari hingga maret 2018 seperti yang disampaikan oleh  Kuntoro Boga Andri  Kepala biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian yang dikutip dari Detik Finance

“Terjadi Peningkatan Ekpor Komoditi Pertanian Indonesia terhitung dari Januari – Maret 2018 seperti kelapa sawit  senilai US$ 4,97 miliar dengan negara tujuan India, jagung senilai US$  7, 8 juta  Negara Tujuan Pilipina, Kelapa US$ 230,44 juta negara tujuan Cina, nanas US$ 52, 5 juta negara tujuan  Amerika, kedelei US$ 19,17 juta negara tujuan Australia, ubi kayu US$ 4,9 juta negara tujuan taiwan, ubi jalar US$  5,9 juta negara tujuan Jepang”

Dengan adanya peningkatan nilai tersebut, berarti peluang petani Indoenesia untuk menjual produknya ke luar negeri sangat tinggi. Selain komoditi pertanian tersebut, produk pertanian seperti kakao, tembakau, rempah – rempah (lada hitam, lada putih, kayu manis, biji pala, vanili ),  karet alam, gaharu , mangga, malak, cengkeh, tomat, jeruk, limau dan tanaman hias juga diterima oleh pasar luar negeri.

Baca: Tingginya Potensi Ekspor Manggis di Pasar Dunia

2. Persiapkan Produk

Mempersiapkan produk untuk di ekspor tentu saja harus lebih hati – hati , mengingat jarak dan waktu yang dibutuhkan produk untuk sampai ke negara tujuan akan lebih lama. Untuk itu diperlukan proses pengemasan sesuai dengan komoditi yang akan diekspor.

Hal – hal yang perlu diperhatikan antara lain pemilihan bahan kemasan, kadar air dan penempatan produk. Barang – barang yang akan diekspor harus memiliki kualitas terbaik sesuai dengan permintaan pembeli dari luar negeri.

3. Persiapan Dokumen

cara mudah ekspor hasil pertanian
Source: flightzona.com

Setelah produk dikemas, selanjutnya adalah mempersiapkan dokumen antara lain dokumen dokumen Pemberitahuan Barang Ekspor (PEB) meliputi :

  1. Data Eksportir
  2. Data Penerima Barang
  3. Data Costums Broker (jika ada)
  4. Sarana Pengangkut yang akan mengangkut
  5. Negara tujuan
  6. Detil Barang , seperti : jumlah dan jenis barang, dokumen yang menyertai, nomor kontainer PEB diajukan ke kantor Bea Cukai setempat
  7. Setelah Eksportasi disetujui oleh bea cukai maka akan diterbitkan dokumen Nota Persetuan ekspor (NPE)
  8. melakukan stuffing dan pengapalan barang menggunakan moda Tranportasi udara (air cargo), laut (sea kargo) atau darat
  9. mengansuransikan barang / kargo anda jika menggunakan CIF)
  10. Mengambil pembayaran di Bank (jika menggunakann LC atau pembayaran di akhir)

Baca: Fakta! Kebun Kopi Indonesia Terluas, di atas Brazil dan Vietnam

Nah, bagi Anda petani yang ingin meningkatkan nilai jual hasil pertanian pasti tertantang ni, karena informasi tersebut bisa dengan mudah kamu dapatkan dengan memanfaatkan smartphone kamu. Silahkan dicoba!

Penulis Sulassky
Farmer – Traveller – Blogger

Referensi :

  • hsh.co.id/prosedur-dan-tata-cara-ekpor/
  • m.detik.com/finance/berita/ekpor-komoditi-pertanian-naik-di-April-2018/
  • m.merdeka.com/uang/indonesia-ekspor-serentak-produk-prtanian-termasuk-ke-as-rumania-dan-china.html
  • infotrainingkonsultan.com
  • ekbis.sindonews.com

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Comments

  1. Bagaimana cara mengetahui produk dan komuditi apa aja yang bisa di ekspor dan daerah tujuan serta Bayer yang bisa menerima produk kita

  2. Min, untuk portal insw.go.id adalah portal kepabeanan Imigrasi Indonesia.
    Jadi tidak ada info soal permintaan buyer dari luar negeri.
    Jadi untk portal yang tepat, dimana? apakah terintehrasi dengan portal dari perwakilan kedutaan Indonesia di negara2 maju ?
    Terimakasih

  3. Pagi Admin ,

    Bagaimana cara melihat daftar buyer luar negri membutuh kan apa saja.
    agar bisa kita mengekspor produk kita.

    Thanks

    1. Daftar buyer di luar negeri berbeda-beda, tergantung dari negaranya. Bapak bisa mencari komoditi-komoditi yang laku di suatu negara dengan melakukan riset di internet.

        1. Saya bisa membuatkan website untuk data entri, agar seller dan buyer bisa saling terkoneksi dan melihat data keluar masuk barang secara langsung

  4. Salam kenal dr Tomohon Manado.

    Kami siap pengadaan kelapa, jagung &nenas
    Mohon info & petunjuk.
    Trima kasih
    Salam sukses

    1. Halo, silahkan beriklan komoditi Anda di aplikasi Pak Tani Digital yang dapat diunduh di bit.ly/paktaniapp atau download di google playstore dengan mengetikkan ” Pak Tani Digital “. Terima kasih

      1. Halo Pak, Anda bisa coba menjual hasil olahan jagung Anda langsung ke pembeli akhir di aplikasi Pak Tani Digital ya. Aplikasinya bisa di-download di bit.ly/paktaniapp. Terima kasih.

  5. Min, saya punya lengkuas. kapasitas nyampe setegah ton sehari.

    lengkuas bisa di exspor gaa yaah. untuk membantu petani2 di daerah saya juga.

    1. Halo, Anda bisa menjual komoditi petani-petani di daerah Anda di aplikasi Pak Tani Digital ya, bisa di-download di bit.ly/paktaniapp atau Google Play Store. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.