Kementan Kawal Harga Pangan di Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan ini, pemerintah terkhusus Kementan bersama dengan Polri dan Satgas Pangan ternyata sedang berkolaborasi untuk mengawal stabilitas harga pangan hingga menjelang HKBN (Hari Besar Keberagaman Nasional) Idul Fitri nanti.

Hal itu dilakukan dengan harapan agar masyarakat dapat menikmati harga pangan yang terjangkau. Usaha pemerintah dalam melakukan pengawasan ini sudah terbukti loh selama 3 tahun. Dengan harga yang relatif stabil ini dapat dilihat dari angka penurunan inflasi makanan dari periode 2014 – 2018 rata-rata turun hingga 5,17%.

Walaupun harga masih tergolong stabil dan tingkat inflasi makanan dapat dikendalikan, tetapi ada beberapa sejumlah bahan pangan pokok selama bulan Ramadan dan jelang Lebaran yang mulai naik seperti misalnya komoditas bawang putih dan bawang merah.

Mengawal Harga Pangan

Untuk mencegah hal ini terjadi, pemerintah menggelar OP (Operasi Pasar) dengan harga Rp 25.000,-/kg untuk bawang putih dan Rp 22.000,-/kg untuk bawang merah. Dan hasilnya masih stabil untuk harga bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati dengan harga 23.000/kg

Baca Juga : [Review Buku] PERTANIAN ORGANIK (Persyaratan, Budidaya, dan Sertifikasi)

Terkhusus untuk bawang putih, pemerintah akan melakukan import sebesar 100.000 ton untuk menjaga stabilitas harga pangan dengan harapan tidak ada alasan lagi bahwa harga bawang putih akan naik.

Dengan pengawalan tersebut, Amran berharap konsumen bisa tenang merayakan Lebaran karena mendapatkan harga kebutuhan pangan pokok yang terjangkau. Salah satu upaya pemerintah adalah mengadakan operasi pasar dan pasar murah. Nah bagaimana dengan di daerah kamu? Apakah harga pangan masih aman sobat PTD?

Sumber : Oke Zone dan Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.