Ketahui Standar Luar Negeri untuk Ekspor Produk Pertanian

Pemerintah harus meningkatkan ekspor produk Indonesia demi mengurangi barang impor dan meningkatkan penghasilan negara. Tetapi, hal itu tidak mudah, Indonesia masih banyak mengimpor dari luar negeri.

Pada produk pertanian, masih banyak yang perlu ditingkatkan secara khusus kualitas produk itu sendiri. Sebagian besar masyarakat Indonesia yang bekerja di bidang pertanian adalah masyarakat kecil yaitu para petani yang berada di pedesaan.

Penurunan ekspor di Indonesia bisa saja disebabkan oleh produk pertanian Indonesia yang tidak sesuai dengan standar luar negeri dan kualitas produk yang kurang baik. Ini adalah salah satu masalah yang harus diselesaikan. Bagaimana caranya agar hasil panen petani- petani kecil dapat diekspor? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

Meningkatkan kualitas produk

Budidaya yang baik dan sesuai dengan tanaman yang dibudidayakan dapat membantu untuk menjaga kualitas produk. Oleh karena itu, benih harus sehat, lahan subur, dan intensif dalam membudidayakan tanaman. Selain itu, juga harus memperhatikan kebersihan, berat, ketahanan produk, dan rasa dari produk pertanian itu sendiri.

Baca juga: Badan Karantina Pertanian, Tempat Cek Kualitas Komoditi Ekspor

Meningkatkan produktivitas

Hasil panen dapat ditingkatkan dengan memperhatikan lahan yang digunakan. Apakah lahan tersebut luas dan memiliki struktur tanah yang baik? Dalam upaya meningkatkan hasil panen, input yang digunakan juga perlu diperhatikan. Contohnya, memberikan pupuk secara efektif supaya tanaman tidak kekurangan pupuk dan menggunakan pestisida yang cukup supaya tidak mengurangi kualitas dan kuantitas produk itu sendiri.

Kualitas produk pertanian harus sesuai dengan standar luar negeri untuk diekspor
Sumber: arah.com

Contoh Standar Luar Negeri

Contoh tanaman yang harus diekspor adalah buah-buahan dan sayuran. Berikut ini adalah Standar Amerika Serikat dalam menerima ekspor produk pertanian dari Indonesia, secara khusus buah mangga. Standarnya terbagi menjadi beberapa kelas yaitu kelas mewah, kelas nomor 1, dan nomor 2.

Nilai $51,1043 AS (Kelas Mewah)

Terdiri dari mangga dengan karakteristik varietas yang sama yaitu matang, bersih, terbentuk dengan baik, dan bebas dari pembusukan. Jika tidak sesuai, maka diberikan toleransi untuk memungkinkan variasi insiden untuk penilaian dan penanganan yang tepat.

Nilai $ 51,1044 AS (Kelas Nomor 1)

Terdiri dari mangga dengan karakteristik varietas yang sama yaitu matang, bersih, terbentuk dengan baik, bebas dari pembusukan, bebas dari kerusakan yang disebabkan oleh serangga dan larva, tidak mengkerut, dan tidak mengalami perubahan warna.

Nilai $ 51,1045 AS (Kelas Nomor 2)

Memiliki karakteristik yang sama yaitu bebas dari pembusukan, tidak mengalami kerusakan, bersih, tidak terserang serangga atau larva, dan tidak mengalami perubahan warna.


Dengan demikian, penetapan standar luar negeri pada produk pertanian dapat disesuaikan dengan negara yang tujuan ekspor Indonesia. Yang perlu ditingkatkan adalah rasa, kebersihan saat packing, ketahanan produk, kualitas buahnya, dan lain-lain. Dengan meningkatkan dan melakukan penetapan standar luar negeri, maka ekspor pertanian di Indonesia akan meningkat.

Baca juga: 4 Langkah Tata Cara Ekspor untuk Pemula

Penulis: Wiwi Sepriani
Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.