Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai teknik pemanenan yang benar pada tanaman brokoli.

Tanaman Brokoli

brokoli-2
pixabay.com

Baca juga: Ketahui Teknik Panen Kakao Yang Benar

Brokoli merupakan sayuran yang tumbuh dari jenis tanaman kubis atau Cruciferae. Bagian yang dapat dikonsumsi dari tanaman ini yaitu bunga serta tangkai brokoli.

Pasalnya bagian tersebut memiliki banyak kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh, yaitu vitamin C, vitamin A, mineral, serta zat besi.

Brokoli sendiri merupakan tanaman yang gampang rusak, sebab bunga brokoli disusun dari jaringan muda aktif dengan proses biologis, seperti reaksi biokimia atau enzimatis.

Sehingga diperlukan solusi untuk menjaga brokoli agar tetap segar, salah satunya adalah melakukan teknik panen serta pasca panen brokoli dengan tepat.

Panen serta Pasca Panen Brokoli

Pemanenan Brokoli

Brokoli dapat dipanen ketika kropnya berwarna hijau dengan kuntum bunga yang belum membuka. Umumnya terjadi ketika pada masa 47-65 hari sesudah penanaman, namun juga tergantung dengan varietas yang digunakan.

Teknik pemanenannya yaitu dengan memotong brokoli menggunakan pisau tajam. Di mana Anda dapat memotong batang pada kepala brokoli sekitar 15 cm dari bagian kepala brokoli.

Supaya tanaman menumbuhkan tunas kembali Anda tidak boleh memanen menggunakan gergaji.

Waktu pemanenan yang baik yaitu pagi hari, selepas embun mengeluarkan uapnya, atau pada waktu sore, sebelum embun terjatuh. Berilah naungan plastik pada brokoli yang ditanam, agar Anda tidak perlu melihat embuh terjatuh.

Penyimpanan

Setelah memanen brokoli, Anda perlu menyimpannya di tempat yang sejuk, supaya sayur brokoli tidak mudah layu. Anda bisa menggunakan ruang pendingin atau refrigerator sebagai tempat penyimpanan.

Pasalnya, brokoli merupakan tanaman sayur yang harus disimpan dalam suhu rendah, sekitar kurang dari 10oC. Hal tersebut dapat mengurangi terkena penyakit akibat mikroorganisme.

Penyimpanan dapat dilakukan dengan jangka panjang maupun jangka pendek. Adapun tujuan dari penyimpanan yaitu mengendalikan respirasi, transpirasi, infeksi, laju, serta mempertahankan produk untuk konsumen.

Penyimpanan dapat diperpanjang dengan cara mengendalikan penyakit pasca panen, mengatur atmosfer kimia, penyinaran, pendinginan, dan pengemasan.

 

brokoli-1
pixabay.com

Baca juga: Mengenal Teknik Vertikultur, Cara Bertanam di Lahan Sempit

Pengemasan

Pengemasan berguna untuk memperpanjang usia penyimpanan serta memberi keuntungan kesehatan. Dimana pengemasan yang dilakukan dengan wadah tertutup dapat menghindarkan barang dari debu atau zat berbahaya lainnya.

Tempat pengemasan yang dapat digunakan yaitu keranjang dari bambu, kayu, plastik, karton, dan lainnya.

Adapun manfaat dari proses pengemasan yaitu menghindari kerusakan brokoli seperti kerusakan mikrobiologis dan fisiologis, menjaga kesegaran brokoli, dan memudahkan penyimpanan serta pengangkutan

Pendinginan

Menurut penelitian, sayuran dan buah memerlukan proses pendinginan untuk menjaga kualitasnya. Karena suhu rendah dapat menunda proses pematangan dan semua kegiatan metabolisme.

Selain itu, suhu yang semakin rendah akan memperlambat perkembangan bakteri.

Tahap pendinginan serta pembekuan tidak membunuh mikroba sepenuhnya, karena ketika dicairkan mikroba akan kembali aktif dan membuat bahan pangan busuk.

Meskipun begitu, pendinginan mampu memperpanjang masa penyimpanan sayur serta buah, dengan kata lain sebagai metode pengawet.


Itulah informasi mengenai teknik yang benar pada tahapan pemanenan. Semooga informasi yang diberikan bermnafaat ya sobat PTD!

Baca juga: Teknik Memilih Daun Sirsak yang Dapat Dijadikan Bahan Baku Herbal

Sumber:

http://blog.pasarpetani.com/2013/01/panen-dan-pasca-panen-brokoli-brassica.html?m=1http://ciptoidea.blogspot.com/2013/01/perlakuanpasca-panen-brokoli.html?m=1

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.